Gak Punya Pilihan Transmisi Manual, XForce Tawarkan Penggantinya

  • Mitsubishi tidak membekali XForce dengan pilihan transmisi manual, meskipun basis mesinnya sama dengan Xpander maupun Pajero Sport. Ternyata, ada alasan kuat mengapa hal ini dilakukan.

Otojatim.com - Mitsubishi XForce dibekali dengan mesin berkode 4A91 1.500 cc MIVEC DOHC 16 katup yang diklaim mampu menghasilkan tenaga 103 Tk pada 6.000 rpm dan torsi maksimal 141 Nm pada 4.000 rpm. 


Basis mesin tersebut mirip dengan milik Xpander dan Pajero Sport. Namun bedanya, tidak ada pilihan transmisi manual pada Mitsubishi XForce. Tenaga mesin hanya disalurkan melalui transmisi otomatis CVT menggunakan sistem penggerak FF (Front Engine-Front Wheel Drive). Mengapa demikian?


Tetsuhiro Tsuchida, Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), menjawab bahwa ada beberapa alasan mengapa XForce tidak mengusung transmisi manual. 


“Ini model global, tidak hanya untuk Indonesia, akan dijual juga nantinya di Vietnam, Thailand, Filipina, termasuk di seluruh dunia. Setelah dicoba di Jepang setahun yang lalu, saya sebagai penggemar manual, ternyata merasa kalau matik zaman sekarang justru lebih enak dibandingkan manual. Tidak seperti 10 tahun lalu. Saya rasa konsumen akan setuju dengan hal ini," kata Tsuchida di Pekanbaru, Provinsi Riau, beberapa waktu lalu.

Transmisi CVT pada XForce memiliki karakter step up yang sensasinya seperti transmisi manual dengan akselerasi naik perlahan berkat gearbox yang sudah di-tune up.


Masahiro Tamura, Product Appeal Evaluation Departemen Mitsubishi Motors, menjelaskan bahwa transmisi matik CVT Xforce telah mengalami sejumlah pembaruan agar mampu menyesuaikan dengan medan jalan sehingga lebih aman dan nyaman saat dikendarai.


"Saat kita berada di posisi tanjakan kurang lebih 7 persen, Mitsubishi Xforce akan mendeketksi itu, dan secara otomatis akan improve tenaga 25 persen dari kendaraannya dengan memilih posisi gigi yang lebih besar. Jadi secara otomatis mobilnya akan lebih responsif," kata Tamura di sela-sela Media Test Drive Mitsubishi Xforce di Karawang, Jawa Barat belum lama ini. 


Hal serupa juga akan terjadi saat mobil melintasi jalan menurun. CVT Xforce akan memberikan deselerasi yang lebih besar ketika mobil menurun dengan derajat 5 persen. Secara otomais engine brake akan aktif dan tenaga akan berkuran hingga 10 persen.


"Sebetulnya fitur ini jarang tersedia di Indonesia atau di negara ASEAN lainnya. Selama ini hanya ada di kendaraan Eropa," tambah Tamura.

Rifat Sungkar, pebalap sekaligus Brand Ambassador Mitsubishi Motors, juga turut merangkum bagaimana kinerja transmisi CVT XForce dapat membuat berkendara terasa semakin mudah.


"Saat pedal gas diinjak penuh 100 persen, mobil ini akan terasa sporty karena perbedaan giginya step up, terasa seperti 8-percepatan. Namun jika driving ability-nya 50 persen atau santai, maka akan membentuk kurva yang flat sehingga tidak terasa slip," kata Rifat.


Menurut Rifat, perubahan software pada transmisi CVT adalah poin plus utama dari Mitsubishi Xforce. "Efisiensi bahan bakarnya dapet, sporty feeling-nya dapet, safety fiturnya juga dapet," pungkas Rifat.

LihatTutupKomentar
close
harga yamaha lexi