-->
close
Sepeda Jakarta-Surabaya

Pabrik Toyota Indonesia Mulai Produksi Massal Mobil Listrik pada 2022

toyota indonesia produksi mobil listrik
(Ilustrasi) Deretan mobil konsep listrik Toyota. Foto:Istimewa

Jakarta, Otojatim.com - Toyota Indonesia (TAM dan TMMIN) mengumumkan bahwa tahun ini akan memperbanyak pilihan model Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Battery Electric Vehicle (BEV) Plug-in Hybrid Vehicle (PHEV) sebagai upaya untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

Pada saat yang sama, Toyota akan terus melakukan upaya untuk mempersiapkan pasar dengan terus-menerus meningkatkan kesadartahuan publik tentang kendaraan elektrifikasi. Hal ini merupakan bagian dari komitmen dan kontribusi Toyota terutama dalam mendukung upaya pemerintah untuk mempercepat implementasi teknologi elektrifikasi di Indonesia.

Baca: Rencana Ambisius Toyota Hadirkan Enam mobil Listrik di tahun 2020-2025

Toyota juga berencana untuk memulai produksi model kendaraan elektrik hibrida (HEV) di Indonesia pada tahun 2022. Model HEV produksi lokal tersebut akan ditujukan tidak hanya untuk pasar domestik, namun juga untuk pasar ekspor.

Toyota Indonesia berkomitmen untuk mengambil bagian dalam upaya menyebarluaskan kendaraan elektrifikasi seperti BEV, PHEV, dan HEV, termasuk di dalamnya rantai suplai dari komponen-komponen utama kendaraan elektrifikasi yang sesuai dengan kondisi di Indonesia dengan mempertimbangkan keunggulan dan tantangan dari masing-masing teknologi.

Indonesia merupakan salah satu basis produksi dan ekspor kendaraan serta komponen Toyota yang penting di Asia Pasifik. Toyota dan perusahaan-perusahaan grup Toyota di Indonesia memproduksi kendaraan dengan kandungan lokal tinggi di level 75% hingga 95%.

TMMIN juga melakukan ekspor produk-produk otomotif berupa kendaraan utuh (Completely Built-Up – CBU), kendaraan terurai (Completely Knock Down – CKD), mesin bensin dan etanol, komponen, serta alat bantu produksi ke lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Afrika, Amerika Latin, Karibia, Pasifik, dan Timur Tegah. Produksi lokal dan ekspor berkontribusi pada neraca perdagangan yang positif serta mendukung perkembangan industri dan ekonomi.

(Rilis TMMIN)
LihatTutupKomentar