Cari Alamat dan Telepon Dealer:

Yamaha Mio, Dulu Primadona Sekarang Nyaris Terlupakan. (OPINI)

yamaha mio
Yamaha Mio

Saya ingat pertama kali orang tua saya beli sebuah motor matik pertama untuk kantor mereka. Sebuah motor matik paling popular dan semua orang pakai ini motor matik untuk bepergian dan identik dengan perempuan. Iya, itulah Yamaha Mio, motor matik pertama yang saya sering dengar dan sering tunggangi meskipun motor ini buat celaka saya saat di bangku SMA.


Memang, Yamaha Mio terbilang sukses saat pertama diluncurkan oleh Yamaha Motor Indonesia Manufacturing pada tahun 2003. Sebelumnya, mereka mencoba dengan segmen Yamaha Nouvo dan hasilnya juga sama bagus sekali. Namun, segmen Nouvo sendiri terlalu jauh dan bentuknya saja kurang cocok untuk konsumen wanita.

Baca juga: Skutik Tahan Banting Cocok Banget Buat Ojek Online! 

Karena itulah, Yamaha mencoba dengan Mio untuk konsumen wanita dan hasilnya diluar dugaan. Semua orang memakai Yamaha Mio. Saya pun melihat banyak sekali perempuan pakai Yamaha Mio untuk sekedar belanja ke pasar atau antar-jemput anak.

Karena modelnya begitu simpel dan minimalis, rasanya seperti punya motor matik dengan tampilan paling oke di zamannya. Tak heran, penjualan Yamaha saat itu begitu moncer sekali. Pastinya, Yamaha jadi pemain nomor satu di kelas skutik saat itu.

yamaha mio 2004
Debut Perdana Yamaha Mio Begitu kuat sekali 

Namun itu semua tidak berlangsung lama, setelah AHM melihat pasar skutik begitu menggairahkan sekali di Indonesia. Untuk itu, 2007 datanglah pesaing Mio bernama Honda Vario. Sebenarnya Honda Vario berasal dari Thailand dengan nama Click. Dan modelnya sendiri berbeda jauh dengan Yamaha Mio. Lantas, tidak semudah itu mengalahkan Yamaha di segmen skutik.

Baca juga: Hot News! Tampilan Wajah Yamaha N-Max Seperti ini? 

Bahkan Yamaha sendiri keluarkan model skutik terbaru, seperti Mio Soul, Mio GT dan lain-lain. Hal itu dilakukan semata untuk membendung serangan Honda kala itu baru menelurkan Honda Vario. Namun, senjata mereka semua tumbang tatkala Honda keluarkan Beat. Karena sejatinya, Honda Beat bersaing langsung dengan Mio dan tentu saja lebih irit dan lincah.

Alhasil, Yamaha pun kelimpungan sampai akhirnya mereka bisa bangkit tatkala mereka hadirkan Mio dengan Injeksi dan semua produk yang digunakan sudah memakai mesin Blue Core 125. Lantas, ini menjadi pembeda sekaligus daya tarik untuk konsumen yang bosan dengan model Honda Beat atai Vario.

Sayang beribu sayang, Yamaha sepertinya masih sulit bersaing dengan Honda. Itu terbukti dengan melempemnya Yamaha di segmen skutik entry-level. Bahkan Mio sendiri terlupakan setelah masuk Aerox dan N-Max yang notabene jadi mesin uang Yamaha sampai saat ini.

Sedih sekali, nestapa Yamaha Mio hampir terlupakan oleh konsumen. Bahkan jarang sekali melihat motor Mio terbaru berseliweran. Meskipun peminat motor ini masih begitu banyak dan rasanya pengguna motor matik masih suka dengan Yamaha Mio.

Atau sepatutnya Yamaha Mio kudu berubah lagi jadi lebih baik lagi supaya jadi nomor satu? Rasanya itu sulit sekali.
Share on Google Plus

About Adiyasa

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Iklan Sticky