Hoax, Ban Pecah Akibat Air Keras Dalam Botol Minuman


Aksi kejahatan yang selama ini meneror masyarakat perihal adanya botol air mineral yang diisi dengan air keras kemudian di letakkan di jalan dan menjadi penyebab pecahnya ban, ternyata hoax.



Otojatim.com (Surabaya) – Maraknya pemberitaan lewat broadcast atau pesan berantai mengenai ban pecah akibat melindas botol plastik air mineral yang berisi air keras, mendapat tanggapan dari Yusuf Wibisono, Praktisi Otomotif.

Yusuf Wibisono, pria asli Madiun, Jawa Timur ini menjelaskan kepada Otojatim, ketika dihubungi via telepon, Rabu (18/10).

Menurutnya apa disampaikan oleh Sosmed atau media online mengenai beredarnya isu soal ban pecah ketika menginjak botol air mineral berisi air keras, ternyata tidak betul alias hoax.

“Secara instan, ban tidak akan pecah., tapi ada baiknya memang ban harus dihindarkan dari bahan kimia, seperti oli, air aki dan lain-lain,” kata Yusuf membuka obrolan.

Memang secara logika, memang tidak masuk akal jika botol air mineral yang terbuat dari PVC akan tahan jika di isi dengan air keras, tentunya botol akan meleleh

“Sejak dari pabrikan, selalu ada edukasi untuk menyimpan ban dengan baik dan benar dan dijauhkan dari bahan kimia, karena bisa mempengaruhi struktur kimiawi ban jika dalam jangka waktu lama,” jelas Yusuf.

Ketika disinggung perihal maraknya pesan berantai mengenai modus kejahatan dengan menggunakan botol air mineral yang diisi dengan air keras, sehingga membuat ban kendaraan pecah, Yusuf sama sekali tidak percaya ban bisa pecah secara instan begitu saja.

”Jika beberapa hari ini beredar broadcast tentang ban yang terkena air keras dan langsung meledak, maka diperlukan investigasi lebih lanjut, kapan terkena dan apakah sudah ada laporan ke pihak berwajib dan lain-lain, untuk itu perlu ada klarifikasi bahwa cairan kimia tidak bisa merusak struktrur ban secara instan atau langsung,” kata Yusuf

Jadi jelas sekarang, bahwa ban kendaraan tidak bisa pecah begitu saja jika melindas botol air mineral yang berisi air keras.

“Kecuali jika memang ban tersebut kurang angin atau terkena benda tajam tepat dibagian “Shoulder” bahu ban, tapi itupun masih sangat kecil kemungkinannya,” tandas Yusuf.


 “

Share on Google Plus

About Argo Santoso

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen