Dimas Ekky Finis Urutan Ke-5 Kejuaraan Dunia CEV Motorland Aragon


Dimas Ekky, pembalap masa depan Indonesia meski tidak naik podium di ajang CEV Moto2 European Championship, namun posisinya aman pada posisi ke-6 Kejuaraan Dunia Moto2 ini.



Otojatim.com (Aragon, Spanyol) – Dua pembalap muda Indonesia penuh talenta yang bernaung di bawah bendera Astra Honda Racing Team, Dimas Ekky Pratama dan Andi “Gilang” Farid Izdhar, sukses membuktikan debutnya di ajang balap CEV International Championship putaran ketujuh yang berlangsung di sirkuit Motorland Aragon, Spanyol Minggu (8/10).

Kedua pembalap muda Indonesia yang memulai balapan dari grid ke-11 dan 20, rupanaya tidak membuat keduanya patah semangat. Begitu start dimulai, tekanan dan konsistensi yang diberikan Dimas sepanjang balapan, membuatnya mampu menyelesaikan balapan dengan finish di posisi kelima dalam dua kali balapan CEV Moto2 European Championship.

Sementara itu, Andi Gilang kembali mencetak point di Moto3 European Championship dengan finish di posisi 10 besar.

Diputaran pertama CEV Moto2, Dimas Ekky memulai balapan dengan baik dan langsung mengisi posisi terdepan, bersama tujuh pembalap lainnya. Pembalap asal Depok, Jawa Barat ini berusaha untuk tetap konsisten menjaga ritme balapnya di posisi ke-8.

Memasuki putaran terakhir, Dimas menunjukan bakatnya sebagai pembalap masa depan Indonesia, dengan memacu tunggangannya melewati pembalap-pembalap tangguh di depannya. Hingga memasuki tikungan terakhir pada lap terakhir, Dimas berhasil merangsek dan finish di posisi ke-5.

Begitu pula pada aksi Dimas di balapan kedua. Dimas kembali menunjukan kelasnya sebagai pembalap petarung yang tidak kenal menyerah. Pembalap AHRT yang memulai balapan dari posisi ke-11 ini dapat kembali melesat menempati posisi ke-5 pada balap kedua.
“Ini merupakan dua hasil yang bagus di seri CEV Motorland Aragon setelah mendapatkan hasil kualifikasi yang tidak sesuai harapan. Pada balapan pertama saya finis di urutan kelima setelah bertarung keras. Hasil yang sama pun dapat kembali diulang pada balapan kedua, meski roda saya kerap spinning di tikungan cepat dan kehilangan waktu karena suhu aspal yang makin tinggi," ujar Dimas Ekky.

Sementara, pada bagian lain di CEV Moto3 Junior World Championship, Andi Gilang pun tidak kalah hebatnya. Memulai balapan dari posisi 20, perlahan namun pasti Andi Gilang mampu memperbaiki posisinya, hingga finish di posisi ke-10

Sementara itu pembalap muda Indonesia lainya Andi Gilang yang bertarung di kelas CEV Moto3 Junior World Championship, yang memulai balapan dari posisi 20, harus puas finish di posisi 10.



“Saya merasa membuat kemajuan besar akhir pekan ini. Hari demi hari saya membuat peningkatan dan saya sangat menikmati pertarungan saat balap. Saya bisa bertarung di grup kedua dan finis di posisi 10 besar. Ini pertarungan yang sulit dan saya sangat senang dengan hasil ini,” ujar Andi Gilang.

Sementara itu, dari tanah air General Manager Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor (AHM) A Indraputra mengatakan,  perjuangan pebalap muda Indonesia di ajang balap CEV International Championship hampir memasuki babak akhir dan dukungan akan terus diberikan demi meraih mimpi mereka untuk membanggakan bangsa.

“Sekali lagi para pebalap telah melewati pertarungan yang sulit dan mampu meraih hasil positif. Kedua pebalap telah menunjukkan bagaimana mereka berjuang keras untuk meraih mimpinya. Balapan tinggal menyisakan seri terakhir di Valencia pada November mendatang. Kami berharap melalui Astra Honda Racing Team, para pebalap dapat sekali lagi mengibarkan Merah Putih di kejuaraan Eropa ini,” ujar Indraputra dengan rasa bangga.

Dengan hasil balapan Minggu (8/10), Dimas Ekky berada di urutan keenam kejuaraan dunia Moto2 dengan 93 poin. Sementara, Andi Gilang berada di urutan ke15 kejuaraan dunia Moto3 Junior dengan 29 poin.

Balapan masih menyisakan satu seri lagi yang akan diadakan di Valencia pada 18-19 Nopember 2017 mendatang.

Share on Google Plus

About Argo Santoso

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen