Nurburgring 24 Jam, Audi Menangkan Balap Ketahanan di Sirkuit Terpanjang Sedunia

Balap endurance 24H Jerman 2017. Foto:istimewa/Naskah:Berto

Otojatim (Nurburgring)- Tidak disangka-sangka, tim Land Audi berhasil memenangkan perlombaan Nurburgring 24 Jam pada 27-28 Mei 2017. Perjuangan tim yang tergabung dalam tim pabrikan Audi yang menggunakan supercar R8 LMS bernomor 29 itu benar-benar sulit karena tim yang beranggotakan Kelvin van der Linde, Connor De Phillippi, Markus Winkelhock dan Christopher Mies sempat mengalami masalah kelistrikan sejak jam ke-22 alias 2 jam sebelum menyentuh garis finish.

Kepimpinan tim Land Audi ini terlihat pada jam ke-4 ketika pemegang posisi terdepan yakni tim Traum Motorsport dengan mobil Scuderia Cameron Glickenhaus (SCG) yang dikendarai Jeff Westphal mengalami kecelakaan. Langsung saja mobil R8 berlivery hijau-putih bernomor 29 ini melesat menjadi yang terdepan sampai akhir lomba.

Akan tetapi, pertempuran menjadi sengit ketika mobil R8 dari tim Land Audi mengalami masalah kelistrikan sehingga kepimpinan berpindah ke tim WRT Audi yang saat itu dikendarai
oleh Nico Muller. Mekanik melakukan penyetelan ulang pada mesin R8 supaya bisa berjalan kembali dan ini menjadi malapetaka buat tim Land Audi.

" Kami bertempur selama 23 jam tapi kami tidak mau bernasib tidak finish" ungkap Markus Winkelhock via sportcar365. "Kita bisa saja meraih podium, tapi itu bukan posisi yang kami inginkan dan kami ingin menang dalam perlombaan ini". Hingga pada akhirnya lawan sesungguhnya bukan tim Audi WRT melainkan tim Rowe Racing BMW yang mengandalkan pebalap WTCC, Nicky Catsburg akibat tim WRT melakukan pitstop akhir pada R8 bernomor 9 milik mereka pada 30 menit terakhir.

Pertarungan segitpun tersaji antara R8 LMS bernomor 29 milik Land Audi melawan M6 GT3 bernomor 98 bernomor dari tim Rowe BMW. Sial, hujanpun terjadi pada jam-jam akhir sehingga tim
Rowe memutuskan untuk mengganti ban mobilnya demi beradaptasi dengan cuaca basah. Hingga pada akhirnya tim Land Audi menang dari Rowe BMW dengan gap 29 detik. Adapun tim WRT Audi finish ketiga dengan gap 50 detik.

" Aku menggunakan strategi baru dimana saat pitstop terakhir, aku menggunakan ban basah di jam-jam terakhir lomba" ungkap Van Linde via sportcar 365. "Hingga pada akhirnya strategi ini terbukti jitu dalam lintasan saat cuaca berubah menjadi hujan. Kamipun berhasil memenangkan lomba dan mengasapi lawan kami (Rowe BMW) dimana ban yang mereka gunakan sudah tidak memungkinan
lagi untuk digunakan (ban slick)" tutup pebalap Belanda itu.

Ini adalah kemenangan keempat dari Audi dan yang pertama untuk tim Land. Sebelumnya, Audi Phoenix merajai lomba di 2012 dan 2014 sampai kemenangan ketiga oleh tim WRT melalui Audi R8 LMS  di 2015.
Share on Google Plus

About zaki nadzar

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen