Buang Nama MP4, McLaren Pakai Warna Oranye pada MCL32

McLaren F1 2017 - MCL32

Woking, Otojatim.com - Berjaya di kancah balap GT, tapi tak bersinar di kancah F1. Itulah yang terjadi pada kubu Mclaren yang prestasinya lagi stagnan ketika belum menemukan strategi yang tepat untuk mencari formula kemenangan supaya bisa sejajar dengan prestasi mobil supercar 650 GT3-nya yang meraih juara konstruktor di Blancpain GT musim 2016.

Berakhir di tempat keenam seakan menjadi cambuk dimana tahun sebelumnya seakan menjadi tahun yang lumayan berat untuk tim asal Inggris itu. Berbagai masalah seperti peforma mesin Honda yang tidak "bergigi" untuk menyalip mesin Ferrari, Mercedes bahkan Renault inilah yang membuat Mclaren membuang beberapa orang penting supaya bisa berjaya seperti dulu. Zak Brown dipilih menjadi CEO Mclaren menggantikan Ron Dennis yang mundur pada akhir tahun lalu.

Dibawah kendali Zak Brown, Mclaren melahirkan mobil baru yang sangat berbeda. Adalah MCL32, mobil baru mereka untuk tahun 2017.

Dibuangnya MP4 dikarenakan proyek bernama panjang Marlboro Project 4 ini merupakan proyek F1 milik Ron Dennis saat berlaga pertama kali pada 1981 silam. Nama itu pula dipakai untuk nama supercar GT perdana mereka yakni MP4-12C guna mengalahkan Ferrari 458, Porsche 911 dan Lamborghini Galardo di lintasan jalan dan sirkuit balap dalam kancah Blancpain GT.

Alonso dan Vandoorne
MCL32 tampil dengan warna oranye. Hal ini dilakukan untuk mengenang sang sosok pendiri, Bruce Mclaren ketika balap Can-Am di Amerika pada 1960-an. Wujud MCL32 nampak mirip dengan tim lama bernama Spyker (saat ini Force India) karena mengusung warna oranye sebagai warna dasar.

Warna ini dulunya dipakai pada mobil MP4 21 saat uji coba sebelum liverynya kembali menjadi silver akibat memakai mesin Mercedes. Bagian lain yang berubah adalah penggunaan sirip hiu bersama hidung jempol sebagai piranti aerodinamika utamanya.

Tahun ini merupakan tahun dimana Stoffel Vandoorne akan ditandemkan dengan Fernando Alonso. Vandoorne yang sebelumnya hanya tampil sekali di GP Bahrain menggantikan Alonso mampu tampil apik sehingga dirinya bisa mendapat poin akibat finish ke-10.

Pebalap Belgia ini menggantikan Jenson Button yang memutuskan pensiun pada tahun lalu. Semoga saja Vandoorne mampu tampil apik seperti musim lalu berkat mobil baru yang kini jauh lebih berbeda akibat regulasi F1 musim 2017.
Share on Google Plus

About Handi Cahyono

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen