OTOJATIM – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah dengan menghadirkan TEBA (Tempat Edukasi dan Budidaya Organik) Modern sebagai fasilitas pengelolaan sampah organik di lingkungan perusahaan.
TEBA Modern menjadi bagian dari implementasi prinsip keberlanjutan yang diterapkan MPM Honda Jatim dalam mengelola sampah organik secara lebih efektif. Melalui fasilitas ini, sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas di lingkungan perusahaan dikelola dan dimanfaatkan kembali sehingga dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir sekaligus memberikan nilai tambah bagi lingkungan.
Tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengolahan sampah, TEBA Modern juga menjadi sarana edukasi bagi karyawan dan berbagai pihak mengenai pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Langkah ini diharapkan mampu membangun budaya peduli lingkungan sekaligus mendorong penerapan gaya hidup yang lebih berkelanjutan.
HCGS Division Head MPM Honda Jatim, Rita Djohar mengatakan bahwa pengelolaan lingkungan merupakan salah satu fokus perusahaan dalam mewujudkan operasional yang berkelanjutan.
"Kehadiran TEBA Modern merupakan bagian dari komitmen MPM Honda Jatim dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab sekaligus membangun kesadaran bersama bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kami berharap langkah ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk menerapkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan," ujar Rita Djohar.
MPM Honda Jatim akan terus mengembangkan berbagai inisiatif yang mendukung pelestarian lingkungan melalui edukasi, pengelolaan sumber daya yang lebih bijak, serta penerapan praktik ramah lingkungan di lingkungan perusahaan. Upaya tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekaligus menciptakan budaya peduli lingkungan di kalangan karyawan dan masyarakat.
Melalui TEBA Modern, MPM Honda Jatim berharap pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab perusahaan, tetapi juga menjadi budaya yang dapat diterapkan bersama oleh karyawan, komunitas, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

TEBA Modern menjadi bagian dari implementasi prinsip keberlanjutan yang diterapkan MPM Honda Jatim dalam mengelola sampah organik secara lebih efektif. Melalui fasilitas ini, sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas di lingkungan perusahaan dikelola dan dimanfaatkan kembali sehingga dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir sekaligus memberikan nilai tambah bagi lingkungan.
Tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengolahan sampah, TEBA Modern juga menjadi sarana edukasi bagi karyawan dan berbagai pihak mengenai pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Langkah ini diharapkan mampu membangun budaya peduli lingkungan sekaligus mendorong penerapan gaya hidup yang lebih berkelanjutan.
HCGS Division Head MPM Honda Jatim, Rita Djohar mengatakan bahwa pengelolaan lingkungan merupakan salah satu fokus perusahaan dalam mewujudkan operasional yang berkelanjutan.
"Kehadiran TEBA Modern merupakan bagian dari komitmen MPM Honda Jatim dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab sekaligus membangun kesadaran bersama bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kami berharap langkah ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk menerapkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan," ujar Rita Djohar.
MPM Honda Jatim akan terus mengembangkan berbagai inisiatif yang mendukung pelestarian lingkungan melalui edukasi, pengelolaan sumber daya yang lebih bijak, serta penerapan praktik ramah lingkungan di lingkungan perusahaan. Upaya tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekaligus menciptakan budaya peduli lingkungan di kalangan karyawan dan masyarakat.
Melalui TEBA Modern, MPM Honda Jatim berharap pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab perusahaan, tetapi juga menjadi budaya yang dapat diterapkan bersama oleh karyawan, komunitas, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.




