OTOJATIM - Pasar motor listrik di Surabaya makin panas setelah PT Indomobil Emotor Internasional memperkenalkan Indomobil eMotor QT dan QT Pro kepada publik Jawa Timur. Motor listrik bergaya futuristik itu langsung membidik kebutuhan masyarakat urban yang butuh kendaraan praktis, hemat, nyaman, dan tetap enak dipandang saat dipakai harian.
“Surabaya merupakan kota dengan perkembangan yang sangat pesat dan masyarakat yang terbuka terhadap teknologi baru. Karena itu, kami melihat Surabaya sebagai pasar yang potensial untuk kendaraan listrik, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan harian yang efisien, praktis, namun tetap stylish,” ujar CEO PT Indomobil Emotor Internasional, Pius Wirawan.
QT dan QT Pro sebelumnya sudah tampil di ajang Indonesia International Motor Show 2026. Kini motor listrik itu mulai didekatkan ke pasar Surabaya yang dikenal punya mobilitas padat sejak pagi hingga malam.
Indomobil eMotor tampaknya sadar bahwa pasar Indonesia punya karakter unik. Banyak pengguna motor di Tanah Air memakai kendaraan dalam waktu sangat lama. Motor dipakai bertahun-tahun, diwariskan ke anggota keluarga lain, bahkan masih bertahan hingga puluhan tahun selama rangka dan mesinnya kuat.
Hal itu ikut menjadi perhatian dalam pengembangan QT dan QT Pro. Pius menyebut kualitas frame atau rangka tetap dipertahankan meski motor ini bermain di segmen harga terjangkau.
“Meski harganya murah, bukan berarti kualitasnya kelas dua. Kita tetap mempertahankan frame yang kuat dan teknologi yang stabil,” kata Pius.
Angle ini menjadi menarik karena salah satu kekhawatiran masyarakat saat pindah ke motor listrik adalah soal daya tahan kendaraan dalam penggunaan jangka panjang. Banyak calon konsumen masih bertanya apakah motor listrik bisa sekuat motor bensin yang biasa dipakai belasan tahun.
Indomobil eMotor mencoba menjawab keraguan itu lewat konstruksi kendaraan dan kualitas komponen yang tetap dijaga. QT dan QT Pro juga dibekali standar IP67 yang membuat motor memiliki perlindungan terhadap air dan debu.
“QT memiliki standar IP67 yang sama seperti Adora, Sprinto, dan Tyrano. Jadi meskipun secara fitur tidak bombastis, secara kualitas tetap dipertahankan,” ungkapnya.
Bukan cuma itu, baterai motor juga dirancang dengan usia pakai hingga 800 cycle menggunakan teknologi LMO + LMFP. Indomobil eMotor bahkan sudah menyiapkan program pembelian baterai baru untuk konsumen di masa depan, termasuk opsi cicilan agar biaya penggantian tetap terasa ringan.
“Kami juga menyediakan program pembelian baterai dengan paket kredit. Jadi lebih murah dan memudahkan konsumen,” ujar Pius saat doorstop media di Surabaya.
Soal keamanan, isu pencurian baterai motor listrik juga ikut menjadi perhatian. Pius mengklaim pihaknya sudah menyiapkan beberapa lapis perlindungan pada kendaraan.
“Indomobil eMotor itu dari awal punya empat tahap perlindungan motor. Ada alarm sensitif, immobilizer, sampai battery lock. Untuk QT sendiri posisi baterainya tidak mudah diakses karena ada di deck, jadi lebih sulit diambil,” jelasnya.
Di sisi desain, QT dan QT Pro memang dibuat tampil menonjol. Lampu LED modern dengan konsep starburst crystal LED dan infinite skyline LED membuat tampilannya terlihat berbeda saat malam hari.
“Yang kita desain itu sangat stylish. Jadi malam hari itu stand out banget karena ada LED di samping,” kata Pius.
Pilihan warnanya juga dibuat ekspresif. QT hadir dalam enam warna seperti Jet Black, Citrine Yellow, Ruby Red, Moonstone Grey, Topaz Blue, dan Rose Quartz. Sedangkan QT Pro tampil dengan kombinasi dual-tone yang memberi kesan lebih premium.
Meski bermain di kelas entry level, fitur yang dibawa ternyata cukup lengkap. QT dan QT Pro sudah memiliki Traction Control System untuk menjaga kestabilan kendaraan. Ada pula keyless system, NFC key, reverse mode, push assist mode, adjustable suspension, anti-theft alarm, hingga Smart LED Display.
Khusus QT Pro, tersedia Hill Start Assist yang membantu motor tetap tertahan saat berhenti di tanjakan. Fitur seperti ini masih jarang ditemukan di motor listrik harga Rp20 jutaan.
Sales Area Manager PT Indomobil Emotor Internasional, Andre Tambajong, menyebut QT dan QT Pro memang disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat perkotaan yang ingin kendaraan praktis namun tetap mengikuti gaya hidup modern.
“Melalui QT dan QT Pro, kami ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih mudah, nyaman, dan menyenangkan untuk masyarakat Surabaya. Kami percaya kendaraan listrik juga sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan saat ini,” ujar Andre.
Indomobil eMotor juga cukup percaya diri dengan efisiensi biaya penggunaan motor listrik. Pius menyebut penghematan pengeluaran bulanan menjadi salah satu alasan masyarakat perlahan mulai melirik kendaraan listrik.
“Penghematan itu real. Bahkan perusahaan-perusahaan sudah mulai adopsi secara massal. Tinggal masyarakat butuh konfirmasi bahwa ini benar-benar hemat,” tuturnya.
QT dipasarkan dengan harga Rp16,9 juta OTR Surabaya, sedangkan QT Pro Rp20,7 juta OTR Surabaya. Selisih harga keduanya tidak terlalu jauh, namun QT Pro membawa kapasitas baterai lebih besar dan performa lebih tinggi untuk penggunaan jarak lebih panjang.
Untuk memperkuat pasar, Indomobil eMotor juga terus memperluas jaringan dealer dan layanan purnajual. Tahun lalu jaringan mereka masih sekitar 80 titik. Kini sudah mencapai 153 jaringan dan ditarget mendekati 200 titik pada tahun ini.
“Masyarakat itu perlu rasa percaya. Makanya kita terus tambah jaringan supaya mereka yakin motor listrik ini bukan tren sesaat,” ujar Pius.
Selain hadir di Surabaya, seluruh lini produk Indomobil eMotor juga bakal tampil dalam Indomobil Expo 2026 pada 25-31 Mei 2026.
![]() |
| Indomobil eMotor QT dan QT Pro hadir di Surabaya membawa desain stylish, fitur modern, dan rangka kuat untuk pemakaian jangka panjang. |
QT dan QT Pro sebelumnya sudah tampil di ajang Indonesia International Motor Show 2026. Kini motor listrik itu mulai didekatkan ke pasar Surabaya yang dikenal punya mobilitas padat sejak pagi hingga malam.
Indomobil eMotor tampaknya sadar bahwa pasar Indonesia punya karakter unik. Banyak pengguna motor di Tanah Air memakai kendaraan dalam waktu sangat lama. Motor dipakai bertahun-tahun, diwariskan ke anggota keluarga lain, bahkan masih bertahan hingga puluhan tahun selama rangka dan mesinnya kuat.
Hal itu ikut menjadi perhatian dalam pengembangan QT dan QT Pro. Pius menyebut kualitas frame atau rangka tetap dipertahankan meski motor ini bermain di segmen harga terjangkau.
“Meski harganya murah, bukan berarti kualitasnya kelas dua. Kita tetap mempertahankan frame yang kuat dan teknologi yang stabil,” kata Pius.
Angle ini menjadi menarik karena salah satu kekhawatiran masyarakat saat pindah ke motor listrik adalah soal daya tahan kendaraan dalam penggunaan jangka panjang. Banyak calon konsumen masih bertanya apakah motor listrik bisa sekuat motor bensin yang biasa dipakai belasan tahun.
Indomobil eMotor mencoba menjawab keraguan itu lewat konstruksi kendaraan dan kualitas komponen yang tetap dijaga. QT dan QT Pro juga dibekali standar IP67 yang membuat motor memiliki perlindungan terhadap air dan debu.
“QT memiliki standar IP67 yang sama seperti Adora, Sprinto, dan Tyrano. Jadi meskipun secara fitur tidak bombastis, secara kualitas tetap dipertahankan,” ungkapnya.
![]() |
| Pius Wirawan CEO PT Indomobil Emotor International saat memberikan ketetangan pada awak media saat peluncuran Motor listrik Indomobil eMotor QT dan QT Pro |
“Kami juga menyediakan program pembelian baterai dengan paket kredit. Jadi lebih murah dan memudahkan konsumen,” ujar Pius saat doorstop media di Surabaya.
Soal keamanan, isu pencurian baterai motor listrik juga ikut menjadi perhatian. Pius mengklaim pihaknya sudah menyiapkan beberapa lapis perlindungan pada kendaraan.
“Indomobil eMotor itu dari awal punya empat tahap perlindungan motor. Ada alarm sensitif, immobilizer, sampai battery lock. Untuk QT sendiri posisi baterainya tidak mudah diakses karena ada di deck, jadi lebih sulit diambil,” jelasnya.
Di sisi desain, QT dan QT Pro memang dibuat tampil menonjol. Lampu LED modern dengan konsep starburst crystal LED dan infinite skyline LED membuat tampilannya terlihat berbeda saat malam hari.
“Yang kita desain itu sangat stylish. Jadi malam hari itu stand out banget karena ada LED di samping,” kata Pius.
Pilihan warnanya juga dibuat ekspresif. QT hadir dalam enam warna seperti Jet Black, Citrine Yellow, Ruby Red, Moonstone Grey, Topaz Blue, dan Rose Quartz. Sedangkan QT Pro tampil dengan kombinasi dual-tone yang memberi kesan lebih premium.
Meski bermain di kelas entry level, fitur yang dibawa ternyata cukup lengkap. QT dan QT Pro sudah memiliki Traction Control System untuk menjaga kestabilan kendaraan. Ada pula keyless system, NFC key, reverse mode, push assist mode, adjustable suspension, anti-theft alarm, hingga Smart LED Display.
![]() |
| Jajaran manajemen PT Indomobil Emotor International |
Sales Area Manager PT Indomobil Emotor Internasional, Andre Tambajong, menyebut QT dan QT Pro memang disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat perkotaan yang ingin kendaraan praktis namun tetap mengikuti gaya hidup modern.
“Melalui QT dan QT Pro, kami ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih mudah, nyaman, dan menyenangkan untuk masyarakat Surabaya. Kami percaya kendaraan listrik juga sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan saat ini,” ujar Andre.
Indomobil eMotor juga cukup percaya diri dengan efisiensi biaya penggunaan motor listrik. Pius menyebut penghematan pengeluaran bulanan menjadi salah satu alasan masyarakat perlahan mulai melirik kendaraan listrik.
“Penghematan itu real. Bahkan perusahaan-perusahaan sudah mulai adopsi secara massal. Tinggal masyarakat butuh konfirmasi bahwa ini benar-benar hemat,” tuturnya.
QT dipasarkan dengan harga Rp16,9 juta OTR Surabaya, sedangkan QT Pro Rp20,7 juta OTR Surabaya. Selisih harga keduanya tidak terlalu jauh, namun QT Pro membawa kapasitas baterai lebih besar dan performa lebih tinggi untuk penggunaan jarak lebih panjang.
Untuk memperkuat pasar, Indomobil eMotor juga terus memperluas jaringan dealer dan layanan purnajual. Tahun lalu jaringan mereka masih sekitar 80 titik. Kini sudah mencapai 153 jaringan dan ditarget mendekati 200 titik pada tahun ini.
“Masyarakat itu perlu rasa percaya. Makanya kita terus tambah jaringan supaya mereka yakin motor listrik ini bukan tren sesaat,” ujar Pius.
Selain hadir di Surabaya, seluruh lini produk Indomobil eMotor juga bakal tampil dalam Indomobil Expo 2026 pada 25-31 Mei 2026.






