OTOJATIM - PT Surya Timur Sakti Jatim bersama PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing kembali menggelontorkan bantuan untuk sekolah kejuruan binaan Yamaha di Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Barat. Tahun 2026 ini, sebanyak 12 SMK menerima donasi mesin sepeda motor Yamaha 2PV atau MX King untuk kebutuhan praktik siswa jurusan otomotif.
“Melalui program CSR ini, kami ingin memberikan dukungan nyata kepada SMK binaan Yamaha agar siswa dapat belajar langsung menggunakan teknologi yang sesuai dengan standar industri. Harapannya, lulusan SMK dapat lebih siap kerja dan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, khususnya di bidang otomotif,” ujar Ilham Wahyudi, GM After Sales Yamaha STSJ.
Penyaluran mesin dilakukan bertahap di beberapa wilayah kerja Yamaha STSJ. Mulai area Jember, Malang, hingga Nusa Tenggara Barat. Total ada 12 unit mesin yang dibagikan untuk menunjang pembelajaran praktik di sekolah binaan.
Program ini menjadi bagian dari SMK Performance Evaluation (SPE), yakni evaluasi rutin yang dijalankan Yamaha terhadap sekolah binaan. Lewat program tersebut, Yamaha ingin memastikan materi pendidikan vokasi tetap selaras dengan kebutuhan industri otomotif yang terus berkembang.
Mesin Yamaha MX King yang disalurkan nantinya dipakai siswa untuk praktik teknologi mesin 4 langkah atau 4T. Kehadiran unit mesin asli pabrikan juga memberi kesempatan bagi pelajar untuk mempelajari sistem kerja kendaraan secara langsung, mulai pembongkaran, analisa komponen, hingga pengembangan modifikasi.
Daftar sekolah penerima donasi tersebar di berbagai daerah. Mulai Jombang, Gresik, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Malang, sampai wilayah NTB. Beberapa di antaranya yakni SMK Pancasila Mojowarno Jombang, SMK Muhammadiyah 5 Jember, SMK Negeri 1 Situbondo, SMK Negeri 6 Mataram, hingga SMK PGRI Turen Malang.
Bagi sekolah vokasi otomotif, keberadaan media praktik seperti mesin sepeda motor menjadi kebutuhan penting. Siswa bisa lebih cepat memahami materi karena langsung bersentuhan dengan perangkat yang umum dipakai di dunia kerja.
Yamaha STSJ berharap program tersebut dapat membantu peningkatan kualitas pendidikan vokasi sekaligus melahirkan lulusan SMK yang siap masuk industri otomotif dengan kemampuan teknis yang lebih matang.
![]() |
| Yamaha STSJ menyalurkan donasi mesin MX King ke 12 SMK binaan untuk menunjang praktik siswa otomotif. |
Penyaluran mesin dilakukan bertahap di beberapa wilayah kerja Yamaha STSJ. Mulai area Jember, Malang, hingga Nusa Tenggara Barat. Total ada 12 unit mesin yang dibagikan untuk menunjang pembelajaran praktik di sekolah binaan.
Program ini menjadi bagian dari SMK Performance Evaluation (SPE), yakni evaluasi rutin yang dijalankan Yamaha terhadap sekolah binaan. Lewat program tersebut, Yamaha ingin memastikan materi pendidikan vokasi tetap selaras dengan kebutuhan industri otomotif yang terus berkembang.
![]() |
| Donasi mesin Yamaha MX King untuk SMK binaan Yamaha STSJ di Jawa Timur dan NTB |
Daftar sekolah penerima donasi tersebar di berbagai daerah. Mulai Jombang, Gresik, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Malang, sampai wilayah NTB. Beberapa di antaranya yakni SMK Pancasila Mojowarno Jombang, SMK Muhammadiyah 5 Jember, SMK Negeri 1 Situbondo, SMK Negeri 6 Mataram, hingga SMK PGRI Turen Malang.
Bagi sekolah vokasi otomotif, keberadaan media praktik seperti mesin sepeda motor menjadi kebutuhan penting. Siswa bisa lebih cepat memahami materi karena langsung bersentuhan dengan perangkat yang umum dipakai di dunia kerja.
Yamaha STSJ berharap program tersebut dapat membantu peningkatan kualitas pendidikan vokasi sekaligus melahirkan lulusan SMK yang siap masuk industri otomotif dengan kemampuan teknis yang lebih matang.





