Zenix Hybrid Geser Posisi Innova Diesel, Yakin Lebih Baik?

  • Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid rasanya memang diciptakan khusus untuk menggantikan posisi Innova Diesel. Pasalnya semua kelebihan yang ada pada Innova Diesel terpenuhi pada Zenix. Apalagi disempurnakan dengan berbagai teknologi teranyar.

Kijang Zenix Hybrid

Otojatim.com - Toyota Innova Diesel baik versi 2004 hingga versi Reborn yang diluncurkan pada 2016 tak pernah kehilangan peminat. Tentu saja karena mobil ini dianggap pas dengan kebutuhan seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Fungsional hariannya sesuai dengan mobilitas masyarakat kita yang gemar bepergian jauh bersama keluarga sambil membawa banyak barang.


Apalagi soal bahan bakar. Innova diesel memang punya daya pikat sendiri berkat konsumsi BBM yang irit dan kemampuannya menenggak solar subsidi. Kelebihan lainnya adalah tenaga besar, kuat di tanjakan, dan muat banyak penumpang. Benar-benar memenuhi kriteria mobil paling diminati oleh pasar Indonesia.


Menurut data yang dibagikan Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy, lebih dari 60% penjualan Kijang Innova berasal dari varian diesel. Bahkan perubahan spesifikasi ke EURO 4 pada April 2022 ini tak membuat posisi MPV legendaris ini goyah.  


"Komposisi penjualan Innova diesel cukup stabil di angka 65-70%. Perubahan spesifikasi ke Euro 4 tidak mempengaruhi tingginya minat konsumen terhadap Innova diesel," ujar Anton dalam sebuah wawancara.


Lebih lanjut Anton menyebutkan bahwa penjualan retail Toyota Kijang Innova terus mengalami peningkatan, dengan lebih dari 27 ribu unit terjual hingga Agustus 2022 lalu. Angka ini naik 10% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.


Berdasarkan data dari Gaikindo, pada tahun-tahun pertama peluncuran Kijang Innova, yakni tahun 2004 - 2005, angka penjualan varian diesel memang lesu lantaran image mesin diesel pada Kijang Kapsul yang kurang baik. Namun seiring berjalannya waktu, peminat Innova Diesel makin melonjak. Puncaknya pada tahun 2015, dimana mesin generasi baru yang lebih hening dan bertenaga dihadirkan untuk varian diesel. 


Hingga pada tahun 2018 Innova diesel mampu mengalahkan penjualan Innova bensin dengan persentase 53%. Bahkan, puncak tertinggi adalah di tahun 2022 (hingga Agustus) yang mencapai 72%.

Innova Hybrid

Namun, tahun 2022 rupanya benar-benar menjadi tahun terakhir bagi kesuksesan Innova Diesel. Pasalnya Innova Zenix Hybrid siap menggantikan dengan spesifikasi yang lebih canggih. Tak sedikit konsumen yang ragu, apakah anak baru ini bisa memenuhi kebutuhan pengguna layaknya Innova diesel? 


Toyota Kijang Innova Zenix resmi diluncurkan oleh PT Toyota Astra Motor dengan dua varian yakni bensin dan hybrid. Sementara varian diesel tidak lagi hadir, karena semua  kelebihannya telah diserap oleh Zenix Hybrid bahkan ditambahkan dengan teknologi-teknologi teranyar yang membuatnya performanya semakin baik.


Dari sisi kenyamanan, Zenix Hybrid memiliki dimensi yang lebih bongsor dengan suspensi baru. Maka tak heran jika interiornya lebih lapang dan nyaman apalagi dengan kehadiran panoramic sunroof yang lebar.


Teknologi hybrid mengombinasikan asupan bahan bakar gasoline dengan tenaga dorong mesin bertenaga listrik, dengan demikian secara otomatis Zenix Hybrid lebih irit dibandingkan Innova Diesel.


"Mengapa konsumen memilih diesel? Pertama soal konsumsi bahan bakar yang irit. Pada model Innova diesel, konsumsi BBM-nya adalah 14 km/liter. Tapi coba dulu Innova Zenix dengan teknologi hybrid generasi kelima ini. Tenaganya besar dan konsumsi bahan bakar yang irit, dimana konsumsi BBM-nya bisa mencapai 21 km/liter," terang Anton.


Soal tenaga juga tak perlu diragukan. Gabungan dua engine, yakni engine combustion dan engine electric mampu menghasilkan tenaga 186PS, lebih besar dari diesel yang hanya 149PS. Sementara torsi yang dihasilkan mesin diesel adalah 342Nm, sedangkan Zenix Hybrid 187 Nm + 206 Nm (Bensin+Elektrik).

Innova Diesel Vs Zenix Hybrid

Kontur jalanan Indonesia yang beragam membuat konsumen mendambakan kendaraan yang dapat diandalkan di segala medan. Tanjakan biasanya menjadi salah satu indikator kekuatan mobil di mata penggunanya. Apabila mobil bisa menanjak dengan isi penumpang penuh, maka predikat kuat sudah pasti disematkan padanya. Zenix Hybrid sendiri sudah melewati uji coba medan ekstrem. Hasilnya ia dapat menanjak dengan muatan penuh tanpa kendala. Bahkan bisa berhenti 3 detik di tengah tanjakan tanpa melorot baik ketika pijakan kaki pindah dari pedal gas ke pedal rem, ataupun sebaliknya.

IKLAN

Fitur-fitur modern lainnya turut dihadirkan seperti; Toyota Saftey Sense (TSS) versi 3.0 (serupa milik Toyota Voxy dan bZ4X). Teknologi ini terintegrasi dengan Pre-Colission System (PCS), Dynamic Radar Cruise Control (DRCC) with Curve Speed Reduction, Lane Tracing Assist (LTA), hingga Automatic High Beam (AHB). Semakin mantap dengan teknologi T-Intouch yang dapat menghubungkan mobil dengan smartphone secara komprehensif sehingga pemilik bisa menemukan lokasi mobil lewat smartphone (find my car). Ada pula fitur yang memudahkan pencarian kendaraan bila dicuri (stolen vehicle tracking).


Perubahan haluan Toyota Innova dari diesel menuju hybrid adalah sebuah keniscayaan demi mengikuti perkembangan zaman. Kehadiran Kijang Innova Zenix Hybrid merupakan bentuk kontribusi terbaik Toyota dalam memajukan dunia otomotif Nasional sekaligus mendukung kebijakan pemerintah menuju era elektrifikasi.

LihatTutupKomentar
close
daftar yamaha maxiday 2022