Torsi Besar, Isuzu NMR 71 Ringan Lahap Tanjakan

Isuzu Indonesia -ELF NMR 71 beraksi saat uji coba  di tanjakan Trawas, Pasuruan, Jawa Timur (Dok: Isuzu HR Muhammad)

Otojatim.com, Surabaya-  Kehadiran Isuzu NMR 71 sebagai light truk (truk ringan), pada 2016 lalu di Karawang, tentunya akan menjadi persaingan ketat di kelas light truk. Sebut saja rival terdekatnya seperti Mitshubishi Colt Diesel FE 74 HD dan FE 74S, kemudian rival terdekat lainnya Hino Dutro 130 MD, dan Dutro 130 MDL.

Isuzu NMR 71 diklaim memiliki kabin lebih lega dan irit bahan bakar. Selain itu, penampilannya yang lebih modern. Memiliki kandungan lokal 43 persen, NMR 71 menjadi andalan Isuzu Astra Motor untuk mempertahankan market sharenya sendiri di Jawa Timur sebesar 19 persen.

“Memang saat ini market leader masih dipegang Mitshubishi Colt, tapi kecenderungannya secara share yang berkembang adalah dua produk lainnya, salah satunya Isuzu. Secara produk yang bisa dibuktikan secara teknis jauh lebih unggul, jadi tinggal nunggu waktu booming nya saja,” ungkap Dendy Wardhana, Branch Manager PT Astra International Isuzu HR Muhammad Surabaya.

Isuzu NMR 71 light truk dengan enam roda mengusung mesin diesel 4HG1-T dengan kapasitas 4.570 cc, yang diklaim sanggup menghasilkan tenaga mencapai 123 hp dan torsi puncak hingga 343 Nm. Dan memiliki 6 transmisi percepatan dengan peningkatan gear ratio lebih besar, sehingga menjaga putaran mesin tetap rendah. Inilah yang menjadikan Isuzu NMR 71 sebagai kendaraan light truk hemat bakar.

“Truk ringan enam ban ini memiliki beberapa kelebihan dikelasnya, selain kabin yang lebih luas dikelasnya, juga memiliki transmisi 6 percepatan, yang menjadikan Isuzu NMR 71  lebih bagus dan kuat di jalan menanjak dan kencang di jalan datar. Selain itu, lebih efisien dalam perpindahan percepatan dan irit bahan bakar,” jelas Dendy menjawab kelebihan Isuzu NMR 71.

Mengenai akselerasi dan transmisi, lebih jauh Dendy menjelaskan secara teoritis. “Tenaga yang dirasakan oleh driver dimulai dari fuel engine dan transmisi yang berputar di roda. Kalau kita mau bicara soal engine, apakah power besar itu menjadi patokan, kan belum tentu. Semua itu tergantung distribusi tenaga tersebut. Soal tenaga kita tidak bisa mengklaim dari PS nya (PS atau Pferdestarke atau daya kuda (dk) adalah gaya yang dibutuhkan untuk menggerakan benda seberat 75 kg sejauh 1 meter dalam waktu 1 detik), tetapi semua itu bisa dilihat pada saat kendaraan menanjak dan bergerak di sini yang paling penting adalah torsinya. Selain torsi, kita juga harus melihat rpm nya,” papar Dendy.

“Kalau kendaraan menanjak pastinya kendaraan menggunakan gigi rendah dalam hal ini gigi satu. Dan Isuzu NMR memiliki gigi satu yang besar dikelasnya. Kenapa bisa paling besar, karena percepatan Isuzu NMR menggunakan 6 speed. Dengan demikian, Isuzu NMR sangat pas untuk segala medan menanjak atau jalan datar. Di medan menanjak Isuzu NMR kuat sementara di jalan datar karena memiliki percepatan 6 speed kendaraan jadi lebih cepat melaju,” tambah Dendy.

Mengenai muatan, Isuzu NMR tidak memiliki masalah sesuai dengan GVW yang tertera Isuzu NMR 71 bisa mengangkat beban hingga mencapai 8,25  ton.

“Ini GVW resmi 8,25 ton, tapi pada kenyataanya kalau orang memakai kendaraan 6 roda gak ada yang sesuai dengan GVW, ada yang bisa mencapai muatan 10 ton. Untuk Isuzu NMR apakah bisa mengangkat beban sampai 10 ton lebih, tentu bisa saja bahkan semua merek pun bisa, tapi harus diingat dampak lainnya misalnya, ban pecah, baut putus, as roda putus, per putus,” ujar Dendy seraya mengingatkan dampak lain dari muatan yang melebihi kapasitas.

“Jadi kalo dihitung-hitung dari uang yang didapat dan pengeluaran yang di dapat karena kelebihan beban itu, tidak efisien. Akhirnya yang efisien itu adalah sekitar 10-11 ton. Walau pun itu melanggar aturan yang sudah ditetapkan,” tambah Dendy.

Penawaran Isuzu NMR saat ini ada paket dengan penawaran bunga murah, dan diskon tambahan untuk aplikasi bak atau box.

“Untuk gimick-gimick penawaran ada paket bunga murah ke beberapa leasing Isuzu salah satunya ACC, untuk memperingan cicilan. Ujung ujungnya sih samalah. Kalau menurut saya penawaran yang ditawarkan Isuzu sangat kompetitif dibandingkan dengan kompetitor lain.” ujar Dendy setengah berpromosi.

Diakhir wawancara, Dendy memberikan tips bonus untuk para pengusaha dan calon konsumen,”Kalau orang menjalankan bisnis transportasi angkutan , biaya operasional yang paling besar adalah BBM dan ban. Namanya service itu biayanya gak seberapa, apalagi ini mobil baru. Harga spare part kira kira semua merek sama. Sementara yang lainnya, soal keselamatan pengemudi. Tadi kita sepakat, kabin Isuzu NMR sangat nyaman, membuat driver lebih nyaman dalam mengemudi, dan resiko kecelakaan akan lebih kecil,” jelas Dendy menutup obrolannya.
Share on Google Plus

About Argo Santoso

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen