iklan jual beli mobil
vario baru

Surabaya-Malang Pakai Chery TIGGO 8 CSH, Baru Paham Gunanya Fitur Ini

OTOJATIM – Bepergian keluar kota dan road trip merupakan hal yang menyenangkan, dimana ada kenikmatan tersendiri ketika mobil sudah masuk tol dan perjalanan panjang dimulai. Laju kendaraan lebih konstan, sementara kabin cukup tenang. Tinggal mengatur kecepatan, menikmati perjalanan, dan membiarkan rute menuju Malang mengalir.
Chery TIGGO 8 CSH
Chery TIGGO 8 CSH digunakan untuk perjalanan Surabaya-Malang dan kembali ke Surabaya, menguji berbagai fitur bantuan berkendara dan teknologi PHEV.
Dalam kondisi seperti ini, Chery TIGGO 8 CSH mudah dinikmati. Posisi duduk nyaman, tenaga tersedia ketika dibutuhkan, dan suasana kabin mendukung.

Namun kondisi perjalanan tak selalu mulus. Ada truk yang bergerak lebih lambat. Mobil di jalur sebelah sesekali berpindah lajur, membuat kita harus lebih aware dengan jarak kendaraan di depan.

Fitur yang semula terlihat sebagai daftar spesifikasi mulai punya arti ketika mobil benar-benar digunakan jarak jauh.

Saat Truk di Depan Makan Lajur
Kendaraan besar menjadi pemandangan biasa di jalan tol. Kita harus bisa membaca gerakan truk sekaligus memperhatikan kendaraan di jalur sebelah.

Bayangkan ketika truk tiba-tiba berpindah dan menutup jalan kita, respons pertama tentu harus mengurangi kecepatan dan bersiap mengerem.

Pada kondisi seperti ini, Adaptive Cruise Control pada TIGGO 8 CSH membantu menjaga jarak dengan kendaraan di depan sesuai pengaturan yang dipilih.

Pekerjaan kecil seperti mengatur jarak pun menjadi lebih ringan, terutama ketika kondisi lalu lintas mulai berubah-ubah.

Ketika Kendaraan di Samping Masuk ke Area Sulit Terlihat
Semakin mendekati Malang, lalu lintas semakin padat. Saat hendak selap-selip, kita harus memeriksa spion, memperhatikan kendaraan di samping, lalu memastikan ruang cukup untuk melakukan manuver.

Blind Spot Detection memberikan peringatan ketika terdapat kendaraan pada area yang sulit terlihat dari posisi pengemudi, meskipun spion dan pengamatan langsung tetap diperlukan sebelum mengambil keputusan.

Adaptive Cruise Control dan Blind Spot Detection merupakan bagian dari 14 fungsi ADAS pada TIGGO 8 CSH. 

Setelah beberapa jam berada di jalan, fungsi tiap elemen ADAS lebih mudah dipahami ketika ditempatkan pada situasi yang memang membutuhkan bantuan. 

Jalan Mulai Berkelok, Baru Terlihat Karakter Mobilnya
Kontur jalan yang naik turun dan berkelok di area Batu-Malang mengharuskan kecepatan diturunkan sampai level aman. Sesekali permukaan aspal berubah.

Di bagian ini, platform T1X dengan konstruksi bodi yang menggunakan baja berkekuatan tinggi menjadi fondasi kendaraan, sementara sistem suspensi bekerja menjaga gerakan bodi ketika mobil melewati tikungan dan permukaan jalan yang tidak rata.

Jalan rusak tetaplah jalan rusak. Yang menentukan adalah bagaimana mobil meresponsnya.

Redaman yang terkontrol membuat gerakan bodi tidak berlebihan. Penumpang di belakang pun tidak terus-menerus menerima hentakan setiap kali roda melewati perubahan permukaan.
Untuk kendaraan yang dipakai menempuh perjalanan panjang, karakter seperti ini berpengaruh terhadap kenyamanan dan rasa lelah penumpang.

7-Seater, Barang Bawaan Tetap Punya Ruang
Perjalanan keluarga membutuhkan ruang untuk penumpang sekaligus perlengkapan yang dibawa.

TIGGO 8 CSH menyediakan tujuh tempat duduk, sehingga keluarga dapat bepergian bersama dalam satu kendaraan.  Penumpang semakin nyaman dengan kursi depan berventilasi dan punya fungsi pijat, serta layar infotainment berukuran besar.

Setelah dua atau tiga jam berada di jalan, fasilitas seperti ini mulai mendapatkan nilainya. Tubuh bisa mencari posisi duduk yang lebih nyaman, penumpang belakang dapat beristirahat, sementara perjalanan terus berlangsung tanpa kabin yang cepat melelahkan.

Ketika Harus Mengerem Mendadak
Ada situasi yang membuat kita kembali sepenuhnya waspada: kendaraan di depan mengurangi kecepatan mendadak. Jarak antar-mobil makin menyusut dalam hitungan detik.
fitur ADAS Chery TIGGO 8 CSH
Perjalanan Surabaya-Malang menggunakan Chery TIGGO 8 CSH membuat sejumlah fitur seperti ADAS, kamera 540 derajat dan sistem PHEV terasa kegunaannya. 
TIGGO 8 CSH memiliki Autonomous Emergency Braking sebagai salah satu fungsi ADAS yang bisa membantu melakukan pengereman ketika mendeteksi potensi tabrakan dalam kondisi tertentu.

Meskipun begitu, Autonomous Emergency Braking memiliki batas kerja dan tidak menggantikan pengemudi. Fitur ini memberikan lapisan bantuan tambahan ketika perkembangan situasi di depan berlangsung cepat.

Bagi perjalanan bersama keluarga, keberadaan perangkat seperti ini memberi tambahan rasa percaya diri selama pengemudi tetap waspada dan memegang kendali.

Sampai di Malang, Kamera 540 Derajat Mendapat Giliran
Setelah perjalanan panjang, mobil masuk ke area parkir. Ruang gerak menyempit. Ada mobil di kiri-kanan, pembatas parkir, tiang, dan orang yang berjalan di sekitar kendaraan.

Pada kondisi seperti ini, kamera 540 derajat membantu memberikan pandangan tambahan mengenai area di sekitar TIGGO 8 CSH.

Tampilan kamera membantu memperkirakan posisi kendaraan terhadap objek di sekitarnya saat melakukan manuver.

Pengemudi tetap perlu memperhatikan kondisi secara langsung karena kamera hanya menjadi tambahan visual ketika ruang gerak semakin terbatas.

Pulang dari Malang, Baru Terlihat Cara Kerja PHEV
Setelah menikmati waktu di Malang, perjalanan pulang menuju Surabaya dimulai.
Di titik ini, baterai masih memiliki energi yang memungkinkan sebagian perjalanan ditempuh menggunakan motor listrik.

Ketika energi baterai berkurang, sistem hybrid mengatur penggunaan mesin bensin dan motor listrik sesuai kondisi berkendara.

Hal yang menarik justru cara kerjanya. Sebagian rute dapat dilewati tanpa menggunakan bensin ketika baterai tersedia.

Chery mencantumkan jarak tempuh listrik hingga 90 km dan jarak tempuh total lebih dari 1.300 km dalam kondisi tertentu.

Untuk perjalanan antarkota, kombinasi tersebut memberi keleluasaan menggunakan listrik pada sebagian rute sekaligus tetap memiliki mesin bensin ketika perjalanan semakin panjang.

Ada Bagian Mobil yang Bekerja Tanpa Perlu Dipikirkan Penumpang
Perjalanan Surabaya-Malang memberikan konteks berbeda terhadap berbagai teknologi TIGGO 8 CSH.

T1X dan suspensi berperan ketika jalan mulai berkelok dan permukaan berubah. ADAS membantu ketika kendaraan di sekitar bergerak dinamis. Kamera 540 derajat mendapat giliran ketika mobil harus bermanuver di ruang parkir.

Ada pula sistem yang sepanjang perjalanan tidak perlu disentuh, seperti 10 airbag, perlindungan baterai berstandar IP68, serta sistem pemutus tegangan tinggi baterai yang menurut spesifikasi Chery dapat bekerja dalam waktu sampai 2 milidetik saat terjadi benturan yang terdeteksi.

Sistem tersebut menjadi bagian dari rancangan kendaraan dan bekerja tanpa perlu dioperasikan pengemudi dalam penggunaan normal.

Setelah menempuh perjalanan Surabaya-Malang dan kembali ke Surabaya, yang paling mudah diingat justru bukan jumlah fitur yang ada di mobil. Beberapa di antaranya baru terasa penting ketika kondisi jalan memunculkannya.

Sebagian besar perjalanan cukup diisi dengan mengemudi, menikmati jalan, dan membiarkan fitur-fitur tersebut bekerja ketika memang dibutuhkan.
LihatTutupKomentar

Gandeng Produsen Komponen Lokal, Wuling Motor Lengkapi Pabriknya Dengan Fasilitas Supplier Park

Pabrik PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) di Greenland International Industrial Centre (GIIC), Cikarang, Jawa Barat, kini sudah sia...

close
harga yamaha nmax turbo