OTOJATIM – Karyawan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) mengikuti simulasi penanganan gempa bumi dalam pelatihan Emergency Response Team (ERT) pada 28–29 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di area kantor dan gudang MPM Kupang ini melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Pelatihan tersebut membekali karyawan dengan keterampilan menghadapi keadaan darurat, mulai dari perlindungan diri ketika gempa terjadi, proses evakuasi, hingga koordinasi untuk memastikan keselamatan seluruh personel.
Sebagai distributor sepeda motor Honda untuk wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur (NTT), MPM Honda Jatim menyelenggarakan pembekalan ini sebagai bagian dari penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan operasional perusahaan.
Dalam simulasi bersama BPBD, peserta mempraktikkan tahapan yang harus dilakukan ketika terjadi gempa bumi. Karyawan juga mendapatkan pemahaman mengenai prosedur evakuasi dan cara berkoordinasi agar proses penyelamatan berlangsung tertib.
Materi pelatihan tidak berhenti pada simulasi bencana. Peserta turut mempelajari prosedur tanggap darurat, pembagian tugas dan tanggung jawab, serta komunikasi antarpersonel ketika menghadapi kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.
HCGS Division Head MPM Honda Jatim, Rita Djohar, mengatakan kemampuan karyawan dalam merespons keadaan darurat perlu dibangun melalui pembekalan dan latihan langsung.
“Pelatihan ERT ini menjadi upaya kami untuk membekali karyawan dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi situasi darurat, termasuk gempa bumi. Kemampuan memahami prosedur, tetap tenang, dan berkoordinasi dengan baik menjadi kunci untuk meminimalkan risiko serta melindungi seluruh personel,” ujar Rita.
Melalui pelatihan tersebut, MPM Honda Jatim berharap karyawan di area kantor dan gudang Kupang semakin memahami tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi keadaan darurat.
Kesiapan personel dan penerapan prosedur K3 menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan lingkungan kerja sekaligus memastikan kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan dengan baik.
![]() |
| Karyawan MPM Honda Jatim mengikuti pelatihan Emergency Response Team dan simulasi gempa bersama BPBD di Kupang. |
Sebagai distributor sepeda motor Honda untuk wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur (NTT), MPM Honda Jatim menyelenggarakan pembekalan ini sebagai bagian dari penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan operasional perusahaan.
Dalam simulasi bersama BPBD, peserta mempraktikkan tahapan yang harus dilakukan ketika terjadi gempa bumi. Karyawan juga mendapatkan pemahaman mengenai prosedur evakuasi dan cara berkoordinasi agar proses penyelamatan berlangsung tertib.
Materi pelatihan tidak berhenti pada simulasi bencana. Peserta turut mempelajari prosedur tanggap darurat, pembagian tugas dan tanggung jawab, serta komunikasi antarpersonel ketika menghadapi kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.
HCGS Division Head MPM Honda Jatim, Rita Djohar, mengatakan kemampuan karyawan dalam merespons keadaan darurat perlu dibangun melalui pembekalan dan latihan langsung.
“Pelatihan ERT ini menjadi upaya kami untuk membekali karyawan dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi situasi darurat, termasuk gempa bumi. Kemampuan memahami prosedur, tetap tenang, dan berkoordinasi dengan baik menjadi kunci untuk meminimalkan risiko serta melindungi seluruh personel,” ujar Rita.
Melalui pelatihan tersebut, MPM Honda Jatim berharap karyawan di area kantor dan gudang Kupang semakin memahami tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi keadaan darurat.
Kesiapan personel dan penerapan prosedur K3 menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan lingkungan kerja sekaligus memastikan kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan dengan baik.



