OTOJATIM - Kebijakan Biodiesel B50 alias Solar B50 seharusnya sudah mulai berlaku mulai awal bulan ini (1/7/2026). Solar dengan campuran bahan baku nabati ini segera didistribusikan bertahap hingga bulan Oktober 2026. Nah ternyata truk dan mobil diesel racikan Geng Sunter (Isuzu & Toyota) sudah siap tenggak solar jenis baru ini.
Hal itu diketahui oleh @Arviansyah23 selaku penulis artikel ini dan penguji kendaraan baru berpengalaman yang terhubung langsung dengan narasumber dari PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) maupun PT Toyota-Astra Motor (TAM).
"Isuzu pada prinsipnya mendukung kebijakan pemerintah dalam mendorong ketahanan energi nasional, termasuk rencana implementasi B50," buka Puti Annisa Moeloek, selaku Communication Management Dept Head PT IAMI.
Dirinya menambahkan, "Sebagai bentuk kesiapan, Isuzu telah melakukan berbagai uji coba secara internal dan turut berpartisipasi dalam rangkaian pengujian yang dilakukan bersama pemerintah untuk memastikan kendaraan dapat beroperasi dengan baik menggunakan bahan bakar B50," tambahnya.
Memang, "Hingga saat ini, proses pengujian masih berlangsung. Berdasarkan hasil sementara, kendaraan Isuzu menunjukkan performa yang baik dengan beberapa aspek yang masih terus dievaluasi, seperti penyesuaian pada interval penggantian filter bahan bakar," jelasnya.
Wanita yang akrab disapa Annisa ini pun menambahkan, "Oleh karena itu, kami akan terus menyesuaikan pengembangan produk dan teknologi agar tetap sesuai dengan regulasi serta kebutuhan pasar di Indonesia," kata Annisa.
"Bagi pelanggan, baik pemilik Isuzu TRAGA, ELF, maupun GIGA, kami menyarankan untuk selalu mengikuti jadwal perawatan berkala di Bengkel Resmi Isuzu serta menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi dan standar yang ditetapkan. Pemeriksaan berkala terhadap sistem bahan bakar, termasuk filter bahan bakar, juga menjadi hal yang penting agar performa kendaraan tetap optimal," jelasnya.
Toyota yang juga memiliki beberapa line-up produk bermesin tanpa busi mulai dari Toyota Hilux Rangga, Toyota Kijang Innova Reborn, Toyota All-new Hilux 2.8, Toyota Fortuner, Toyota HiACE, hingga Toyota Land Cruiser ternyata juga menunjukkan kesiapannya.
"Toyota Indonesia konsisten mendukung inisiatif Pemerintah Indonesia untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil melalui implementasi biofuel, salah satunya B50," kata Jap Ernando Demily, selaku Vice President Director PT TAM ke @Arviansyah23.
Pria yang akrab disapa Ernando ini pun menjelaskan bahwa, "Rencana inipun telah melewati banyak pengetesan yang juga dikabarkan memiliki hasil positif. Mari kita sama-sama tunggu tanggal implementasinya secara nasional. Semoga kebijakan ini bisa menghasilkan dampak positif yang lebih masif," jelasnya.
"Meski demikian, kami juga selalu mengajurkan pengguna untuk menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi yang tertera di buku manual serta melakukan perawatan berkala untuk menjaga kondisi kendaraan agar tetap prima," tukasnya.
Lantas apa sih itu biodiesel B50 alias solar B50? Singkatnya B50 adalah bahan bakar diesel yang mengandung 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit atau Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dan 50 persen solar konvensional. Dibandingkan program B40, penggunaan biodiesel B50 meningkatkan porsi energi terbarukan dalam setiap liter bahan bakar.






