iklan jual beli mobil

50 Tahun Bridgestone Indonesia Menguatkan Posisi Ekspor Ban Nasional

OTOJATIM - Setengah abad perjalanan PT Bridgestone Tire Indonesia tidak hanya berbicara soal umur perusahaan. Di balik angka 50 tahun, ada cerita tentang industri ban nasional yang tumbuh dari pasar domestik hingga menembus jalur ekspor global. Dari pabrik di Bekasi yang berdiri sejak 5 Februari 1976, Bridgestone Indonesia berkembang menjadi salah satu basis produksi penting dalam rantai pasok internasional.
Bridgestone Indonesia perkuat ekspor ban nasional pada usia 50 tahun
Produk ban Bridgestone buatan Indonesia telah diekspor ke lebih dari 70 negara.
Langkah ekspansi menjadi fondasi utama penguatan kapasitas industri. Peresmian pabrik kedua di Karawang pada 9 September 1999 menandai fase baru peningkatan volume dan kualitas produksi. Dari fasilitas ini, ban buatan Indonesia tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, tetapi juga bergerak ke luar negeri dengan standar global yang konsisten.

Saat ini, produk Bridgestone Indonesia telah dikirim ke lebih dari 70 negara. Capaian tersebut menunjukkan daya saing manufaktur nasional di tengah ketatnya industri ban global. Konsistensi kualitas dan teknologi menjadi modal utama agar produk lokal mampu diterima di berbagai pasar internasional dengan karakter regulasi dan kebutuhan berbeda.

“Lima puluh tahun bukan sekadar pencapaian usia, tetapi refleksi dari perjalanan panjang kepercayaan,” ujar Mukiat Sutikno, Presiden Direktur Bridgestone Indonesia.
“Sejak awal, Bridgestone Indonesia tumbuh bersama kebutuhan mobilitas masyarakat—menghadirkan kualitas tertinggi, kenyamanan, dan keselamatan sebagai fondasi setiap perjalanan dari generasi ke generasi.”

Di pasar domestik, kekuatan distribusi ikut menopang stabilitas bisnis. Bridgestone Indonesia mengandalkan lebih dari 400 jaringan ritel resmi Toko Model (TOMO) serta sekitar 1.500 toko ban umum. Jaringan ini menjaga ketersediaan produk di berbagai wilayah sekaligus memastikan standar layanan tetap seragam, sebuah faktor penting dalam mempertahankan loyalitas pasar.

Momentum 2026 juga dimanfaatkan untuk mempertebal visibilitas merek di tengah industri otomotif nasional. Bridgestone Indonesia kembali hadir di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 sebagai Official Tire Partner untuk kelima kalinya. Kehadiran ini mempertemukan langsung produsen dengan konsumen, sekaligus memperlihatkan posisi Bridgestone dalam peta industri otomotif Tanah Air.

“Partisipasi Bridgestone di IIMS 2026 merupakan bagian dari upaya kami untuk lebih dekat dengan konsumen, sekaligus menghadirkan pengalaman yang tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga edukasi,” kata Masaki Abe, Marketing Director Bridgestone Indonesia.
“Melalui inovasi produk dan program interaktif, kami ingin membantu konsumen memahami peran ban sebagai elemen penting dalam keselamatan dan kenyamanan berkendara.”

Di pameran ini, Bridgestone membawa lini produk seperti Turanza, Alenza, Potenza, Dueler, serta Ecopia EP300 berteknologi ENLITEN dengan ukuran terbaru 215/60 R17 dan 225/50 R18. Produk tersebut dirancang untuk kendaraan modern, termasuk medium MPV seperti Innova Zenix tipe V dan Q, yang menjadi tulang punggung pasar otomotif nasional.

Tak hanya fokus pada penjualan, Bridgestone Indonesia juga menghadirkan area edukasi “Tire Secrets Unlocked” dengan “Tire Anatomy Experience”. Modul ini membuka pemahaman mengenai struktur internal ban, material, dan teknologi yang menopang performa kendaraan. Bagi industri, pendekatan ini memperkuat persepsi nilai produk di mata konsumen.

Lima dekade Bridgestone Indonesia akhirnya membentuk satu gambaran besar: industri ban nasional yang tidak hanya bertahan di pasar dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di jalur ekspor global dengan standar yang konsisten.
LihatTutupKomentar

Race 2 Win, Acara Otomotif Tanpa Batas

Komunitas LM400 berpose bersama Koenigsegg CCX di sirkuit Sentul (6/5). Berto/Otojatim Sentul, Otojatim.com - Sabtu (6/5) itu nampak r...

close
harga yamaha nmax turbo