-->

Tradisi Mobil Baru Saat Lebaran Masih Berjalan, UMC Suzuki Jatim Kewalahan

penjualan mobil suzukiFoto: Dok

Otojatim.com - Kondisi pasar otomotif saat ini seperti membalik telapak tangan. Tahun lalu hampir semua dealer babak belur dihantam pandemi, namun kini pasar kembali bergairah. Ada dua faktor yang mempengaruhi hal tersebut.

#ppnbm #ppnbmsuzuki #umcsuzuki #umcsuzukijatim @umcsuzukijatim

Di antaranya adalah tradisi membeli mobil baru menjelang lebaran yang sampai saat ini masih belum luntur. Kedua adalah pulihnya perekonomian serta stimulus berupa insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) yang dianggap sebagai trigger konsumen untuk membeli kendaraan.

Hal itu dikatakan Fredy Teguh, Direktur of Sales and Marketing PT United Motors Centre (UMC) selaku main dealer mobil Suzuki wilayah Jatim, pada acara Virtual Bukber UMC bersama media pada Kamis (5/5/2021).

"Pandemi telah mengubah kebiasaan dan budaya masyarakat dalam hal pembelian mobil, termasuk menjelang Lebaran. Ditambah kebijakan PPnBM untuk mobil baru membuat penjualan mobil di Jawa Timur menjadi naik secara signifikan," katanya.
virtual bukber umc suzukiBukber virtual bersama UMC Suzuki Jatim diikuti 30 awak media

Menurutnya, sejak pandemi, konsep penjualan otomotif mengalami perubahan. Yang biasanya membutuhkan tatap muka antara konsumen dan sales, kini cukup dilayani secara online atau digital.

Fredy menyebutkan, penjualan mobil Suzuki di Jatim di tahun 2021 bisa dikatakan kembali normal seperti sebelum pandemi. "Tahun ini penjualan kami meningkat sekitar 22 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebelum pandemi," ungkapnya. Hal ini diamini Yuanita Christanti, Marketing Manager UMC.

Sementara itu Wiyarso Adiwibowo selaku Area Sales Manager Jatim PT UMC, mengaku optimis program insentif PPnBM dari pemerintah akan meningkatkan gairah pasar otomotif.

"Adanya subsidi PPnBM otomatis membuat daftar harga kendaraan terkoreksi cukup signifikan dari harga normal pabrik dan tentu saja yang diuntungkan adalah konsumen," tegasnya.

Namun dengan tingginya permintaan tersebut, beberapa konsumen yang telah SPK (pemesanan) harus rela menunggu alias inden. Hal ini disebabkan peningkatan permintaan ini terjadi pada skala nasional, tidak hanya di Jatim saja. Meski produksi pabrik sudah digenjot, namun suplai ke masing-masing dealer belum bisa maksimal.

"Untuk tipe Ertiga dan XL7 harus inden. Terutama yang tipe matik. Kami upayakan agar bisa segera terkirim ke konsumen sebelum jangka waktu insentif PPnBM berakhir. Sedangkan untuk tipe manual, konsumen masih banyak pilihan yang ready. Tipe lain seperti Suzuki Ignis dan Baleno Hatchback ready," pungkas Wiyarso.

Suzuki Ertiga dan XL7 termasuk dalam daftar kendaraan yang masuk dalam program relaksasi pajak yang digagas pemerintah.(*)
LihatTutupKomentar
close
pasang iklan otojatim