-->

Innova Community: 3M yang Harus Dihindari dalam Berkendara Saat Hujan

aquaplaning

Otojatim.com
- Mengemudi di kala hujan bisa saja menjadi berbahaya, karena daya pandang berkurang, daya cengkram ban berkurang dan beberapa hal lainnya. Bisa sangat sulit untuk tetap mengontrol kendaraan saat berkendara di kala hujan.
Apalagi menurut ramalan BMKG, bulan Januari merupakan puncak musim hujan di Indonesia.
 

Untuk itu Innova Community, terus berkomitmen untuk mengampanyekan gerakan keselamatan berkendara melalui kegiatan sekolah kaki kanan Innova Community, yang saat ini dilakukan secara daring. 

Baca: Bakti Sosial di 6 Lokasi. Innova Community Peduli Korban Banjir 2020


Berikut adalah 3M yang harus di hindari menurut INNOVA COMMUNITY saat berkendara dalam kondisi hujan.

  1. Mengabaikan kondisi ban. Ban merupakan factor penting dalam kendaraan, banyak sekali pengendara kurang memperhatikan dan tidak mengenali type ban yang digunakan. Seperti di utarakan oleh Deputy Head of OE PT Bridgestone Tire Indonesia Fisa Rizqiano saat acara Sekolah kaki Kanan Innova Community SKS 5 bersama Bridgestone, “Kondisi ban harus diperiksa secara rutin. Pastikan telapak ban cukup tebal dan terpompa dengan tekanan angin yang sesuai, agar ban bisa bekerja secara maksimal pada permukaan jalan yang basah, licin atau tergenang air”. Selain  itu, kenali juga type ban yang digunakan, apakah ban AT, MT, HT atau ban semi slick karena tiap ban punya daya cengkram berbeda di jalan yang berbeda. Selain itu ban juga punya batasan kecepatan maksimun, bisa dilihat dari kode ban yang tercetak di samping ban.

  2. Menyetir dengan agresif. Banyak kecelakaan disebabkan menyetir dengan agresif saat kecepatan tinggi. “Karena saat kecepatan tinggi traksi antara ban dengan jalan yang licin bisa hilang/berkurang, sehingga menyebabkan efek aquaplanning dan mobil bisa oversterr atau understeer tidak terkendali” ujar Marcell kurniawan konsultan safety driving dari Real Driving Course (RDC).
  3. Menyalakan lampu hazard. Masih banyak pengendara menyalakan lampu hazard saat berkendara dalam hujan. Padahal dengan menyalakan lampu hazard malah membahayakan pengendara lain karena saat akan maneuver ke kiri atau kanan, pengendara lain tidak akan bisa meilihat sein sehingga resiko menyebabkan tabrakan. Sebagai pengganti lampu hazard, cukup nyalakan foglamp dan lampu kecil saja.
innova comuunity zoom

Terakhir, apabila kondisi jalan tidak memungkinan, seperti hujan sangat lebat atau jalan banjir. Ada baiknya untuk tidak memaksakan berkendara dan berhenti sejenak di tempat yang aman menunggu kondisi lebih baik.

LihatTutupKomentar