Cari Alamat dan Telepon Dealer:

Suzuki Hayabusa Tetap Menjadi Legenda “Pembunuh” Honda CBR1100XX Super Blackbird

Suzuki Hayabusa 2018 tampil di ajang Auto Expo 2018

Otojatim.com (Surabaya) – Meski tidak lagi menyandang sebagai motor tercepat di dunia, Suzuki Hayabusa tetap mendapat tempat di hari para penggila motor kencang. Itu hal yang wajar, karena Hayabusa memang tergolong motor yang amat buas, karena dari dapur pacunya yang dapat menyemburkan tenaga besar, bahkan jauh lebih besar dari mobil berkapasitas 1.500 cc.

Suzuki Hayabusa atau Suzuki GSX1300R, adalah sebuah sepeda motor hyper sport yang dikeluarkan Suzuki pada tahun 1999. Digerakkan oleh mesin 4 silinder segaris dengan 1340 cc, dan telah menjadi sepeda motor yang diproduksi massal tercepat di dunia.

Nama Hayabusa sendiri diambil dari bahasa Jepang, yaitu sejenis burung elang yang mampu menembus kecepatan melebihi 332 kilometer/jam, serta menjadi pemangsa burung hitam.
Oleh karena itu, kehadiran Hayabusa memang ada kaitannya langsung untuk head to head dengan Honda CBR1100XX Super Blackbird.

Pada saat diperkenalkan tahun 1999, Hayabusa berhasil menumbangkan dominasi rekor lama yang dipegang Honda CBR1100XX Super Blackbird. Lewat Suzuki Motor India Private Limited (SMIPL), awal Februari 2018 Suzuki Hayabusa dihadirkan kembali dengan tampilan yang tidak banyak berubah dari sebelumnya.




Dibanderol 13,87 laks atau setara dengan Rp 291,8 juta, motor buas yang tampil dengan warna baru merah/putih dan hitam dan dirakit di India ini telah dipamerkan di ajang Auto Expo 2018.

Selain warna baru, pada buritan belakang New Hayabusa model 2018 juga dilengkapi dengan cover jok yang memiliki desain ala hornet motor cafe racer.

Terlepas dari warna baru, The Times of India melaporkan, jika Hayabusa tetap dibenamkan mesin DOHC berkapsitas 1.340 cc, empat silinder, superbike ini mampu menyeburkan tenaga sebesar 194 Hp dan torsi badak, 154 Nm.



Selain itu, Hayabusa juga sudah dibekali dengan moder berkendara yaitu Suzuki Drive Mode Selector (S-DMS) yang berfungsi agar penunggang Hayabusa bisa lebih leluasa mengatur pengeluaran tenaga.

Rangka Hayabusa menggunakan parimeter alias twin spar, berbahan aluminium yang dicor dan diekstrus agar dapat menyeimbangkan keringanan dan kekuatan yang disalurkan dari mesin buas Hayabusa.

Pada sok depan menggunakan KYB dengan fitur diamond-like carbon (DLC) dengan diameter 43 mm, sedangkan pada bagian belakang menggunakan monoshock yang disesuaikan.

Kestabilan Hayabusa lainnya ditunjang dengan fitur peredam yang ditanamkan pada stang, sehingga tetap stabil saat motor dipacu dalam kecepatan tinggi.

Pada kaki-kaki, Hayabusa menggunakan pelek aluminium palang tiga dengan ban depan radial berukuran 120/70 dan belakang 190/50.

Sistem pengereman depan menggunakan dua cakram berdiameter 310 mm yang dipadukan dengan kaliper Brembo, sedangkan belakang cakram tunggal 260 mm. Biar mengerem mantap, motor ini dipasangi dual channel ABS.

Untuk penggunaan BBM, seperti yang dilaporkan California Air Resources Board (CARB), emisi BBM Hayabusa 2018 masih tetap sama dengan produk sebelumnya.
Share on Google Plus

About Argo Santoso

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Imlek Hyundai