5 Alasan Suzuki Baleno Layak Ditunggu di Indonesia

Suzuki Baleno

Setelah diperkenalkan di ajang Frankfurt Motor Show 2014 dengan nama konsep iK-2, Suzuki pada akhirnya memastikan bahwa hatchback terbarunya tersebut akan dijual dengan nama Baleno di pasar global.

September 2015, Maruti Suzuki memperkenalkan secara perdana Baleno di pasar India dan pada awal 2016, mereka mulai mengekspornya ke pasar global. Rencananya, Baleno yang diproduksi di India ini akan dipasarkan di 100 negara dunia, termasuk negara asalnya, Jepang dan tak ketinggalan, Indonesia.

Interior Baleno makin futuristik. Perbesar
Sejarah Suzuki Baleno sendiri, pernah menjadi salah satu mobil pilihan keluarga di Indonesia. Saat model sedan masih menjadi pilihan favorit konsumen mobil Tanah Air, Suzuki mendapatkan keuntungan dengan larisnya Baleno. Sedan kecil ini pertama kali hadir di Indonesia tahun 1996 dengan mengusung mesin 1,6 liter. Setahun kemudian, Suzuki memperkenalkan Baleno dengan mesin, 1,5 liter yang menjadikannya semakin laris. Namun di 2002, Suzuki menghadirkan Baleno Next-G, yang ternyata justru mengalami masa suram soal penjualannya. Setelah menghadirkan Neo Baleno di tahun 2004, Suzuki akhirnya menyudahi penjualan sedan compact ini di Indonesia.

Peluncuran Baleno di India langsung disambut hangat oleh konsumen mobil di sana. Tercatat, hanya dalam waktu satu minggu setelah diluncurkan, konsumennya di India harus menunggu hingga dua bulan untuk mendapatkannya. Diluar begitu populernya merek Maruti Suzuki di sana, Baleno juga menyuguhkan beberapa keunggulan yang diusungnya. Keunggulan tersebut bisa jadi merupakan modal yang berharga untuk dapat menjadikannya salah satu mobil terlaris di Indonesia.  Berikut ini adalah beberapa alasan yang menjadikan Baleno layak ditunggu kehadirannya di Indonesia:

1. Dimensi lebih besar, kabin lebih lapang

Sebelumnya, Suzuki menawarkan Swift sebagai pilihan di kelas small hatchback untuk melawan Honda Jazz dan Toyota Yaris. Namun dengan kehadiran Baleno, konsumen di kelas ini mendapatkan pilihan yang menawarkan keleluasaan kabin lebih baik. Dari dimensinya, Baleno (3.995x1.745x1.500 mm) lebih panjang 145 mm dan lebih lebar 50 mm dibandingkan Swift (3.850x1.695x1.530 mm), termasuk jarak sumbu roda yang lebih panjang 90 mm dibandingkan Swift. Hal ini jelas menjanjikan ruang kabin yang juga lebih lapang dibandingkan Swift, yang menjadi kekurangan Swift selama ini.

Selain itu, kapasitas bagasi yang mencapai 339 liter juga menjadikannya unggul jauh dibandingkan Swift (204 liter). Di kelas small hatchback, hal ini jelas menjadikan Baleno lebih siap untuk menghadapi komnpetitornya yaitu Jazz dan Yaris.

2. Ruang kabin yang mewah

Tak hanya keleluasaan ruang kabin, di bagian dalam Suzuki juga menjanjikan kemewahan yang lebih baik Dengan material dashboard yang diklaim lebih premium di bagian tengah dashboard kini terdapat sistem hiburan terbaru yang lebih modern. Dengan head unit berlayar sentuh 7 inci, Baleno menawarkan berbakai konektivitas multimedia di dalam kabin, termasuk Bluetooth, sistem navigasi, kamera mundur dan Apple CarPlay. Panel instrumen juga sudah menggunakan layar MID TFT berwarna, serta sistem penyejuk ruangan sudah menggunakan sistem digital dan otomatis.

3. Mesin Yang Efisien

Saat diperkenalkan di India, hanya ada dua pilihan mesin yang tersedia, yaitu mesin bensin 1,2 liter dan diesel 1,3 liter. Dari kapasitas yang tersedia, hal ini jelas menunjukkan bahwa Suzuki menawarkan keunggulan soal efisiensi yang dimiliki mesin ini. Mesin 1,2 liter bensin serupa yang digunakan oleh Swift, bertenaga 84,3 ps. Mesin ini diklaim mampu mencatat angka konsumsi bahan bakar hingga 20,4 kpl. Dengan bobot Baleno yang diklaim lebih ringan 75 kg dibandingkan Swift, maka konsumsi bahan bakarnya juga diklaim memiliki efisiensi lebih baik hingga 10 persen dibanding Swift. Untuk mesin bensin ini, Suzuki menawarkan pilihan transmisi manual 5-speed atau otomatis CVT.

Sayangnya, pilihan mesin diesel 1,3 liter tampaknya tidak akan dibawa oleh Suzuki ke Indonesia. Besar kemungkinan, mesin 1,5 liter serupa yang diusung oleh MPV Suzuki Ertiga akan menjadi salah satu opsi untuk digendong oleh Baleno saat masuk ke Tanah Air, mengingat dalam persaingan di kelasnya, rival-rivalnya juga menggunakan mesin 1,5 liter.

4. Fitur Keselamatan Lengkap

Baleno yang dipasarkan di India mendapatkan pujian berkat tersedianya fitur keselamatan yang lengkap. Pada varian terendahnya sekalipun, Suzuki telah memberikan Baleno dengan sistem pengereman yang dilengkapi Anti-lock Brake System (ABS) dan Electronic Brakeforce Distribution (EBD) serta sistem kantung udara (airbag) ganda di bagian depan. Pada varian yang paling mahal, bahkan telah dilengkapi dengan lampu utama otomatis, lampu kabut dan sensor parkir, termasuk kamera belakang.

5. Harga Yang Lebih Terjangkau

Seperti yang telah disebutkan di atas, nama Baleno pernah menjadi idola konsumen mobil Indonesia. Kembalinya nama serupa dapat mempermudah Suzuki untuk memasarkannya di Indonesia. Selain itu, kendala soal mahalnya pajak yang dibebankan pada model sedan juga dapat dieliminasi berkat bentuk hatchback yang dimiliki oleh Baleno. Hasilnya adalah harga yang tentunya dapat lebih terjangkau.

Apalagi, bila Suzuki memutuskan untuk mengusung mesin 1,2 liter yang tersedia. Baleno bisa mengisi celah di antara Suzuki Celerio dan Swift yang sekarang masih ditempati oleh Suzuki Splash. Saat ini, banderol harga Celerio berada di kisaran Rp 166 juta sementara Swift dimulai dari Rp 209 juta (keduanya on the road Jakarta), jika Suzuki bisa menempatkan harga Baleno pada kisaran harga tersebut, maka bukan tidak mungkin hatchback ini akan memiliki daya tarik yang lebih baik dibanding rival sekelasnya.

Perbesar
Share on Google Plus

About Handi Cahyono

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen