OTOJATIM - Mitsubishi XForce Hybrid datang membawa bekal yang cukup menarik untuk segmen compact SUV. Sebelum dicoba Redaksi Otojatim, mobil ini lebih dulu menunjukkan efisiensi bahan bakarnya lewat pengujian Rifat Sungkar yang mampu menempuh perjalanan lebih dari 1.000 kilometer dari Jakarta menuju Bali hanya dengan satu tangki penuh berkapasitas 42 liter tanpa pengisian ulang.
"Mitsubishi XForce Hybrid memberi karakter berkendara yang berbeda. Perpindahan tenaga dari motor listrik ke mesin bensin terasa halus, kabinnya lebih senyap, sementara konsumsi bahan bakarnya tetap efisien meski dipakai dalam berbagai kondisi jalan," menjadi kesan Redaksi Otojatim setelah mengikuti media test drive bersama Sun Star Motor Ngagel Surabaya, Minggu (19/7/2026).
Pengujian dilakukan dengan rute Surabaya menuju Taman Dayu, Pasuruan, kemudian kembali ke Surabaya. Total perjalanan mencapai sekitar 150 kilometer pulang pergi. Jalur yang dilewati cukup beragam, mulai jalan perkotaan, ruas tol dengan kecepatan hingga 120 km/jam, hingga tanjakan di kawasan Hutan Cempaka.
Dari perjalanan tersebut, layar Multi Information Display mencatat konsumsi bahan bakar rata-rata sekitar 18 km/liter. Angka itu diperoleh tanpa perlakuan khusus. Mobil dipacu mengikuti kondisi lalu lintas, termasuk beberapa kali melakukan akselerasi saat berada di jalan tol.
Hasil tersebut memperlihatkan bagaimana sistem hybrid terbaru Mitsubishi bekerja dalam penggunaan sehari-hari. Motor listrik menjadi penggerak utama ketika kondisi memungkinkan, sedangkan mesin bensin bekerja saat membutuhkan tenaga tambahan maupun ketika melaju pada kecepatan tinggi.
Mitsubishi membekali XForce Hybrid dengan mesin 1.600 cc berkode 4A92 Atkinson Cycle yang dipadukan motor listrik. Mesin menghasilkan tenaga 107 PS, sementara motor listrik menyumbang tenaga 116 PS dengan torsi instan 255 Nm. Karakter ini langsung terasa saat pedal gas diinjak dari posisi diam karena responsnya berlangsung spontan.
Sistem transaxle Parallel High dan Parallel Low membantu distribusi tenaga tetap efisien di berbagai kecepatan. Ketika mobil melaju stabil di jalan tol, fitur Motor Disconnect mengurangi hambatan mekanis sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan.
Selama perjalanan menuju Taman Dayu, kabin terasa lebih tenang dibanding generasi sebelumnya. Perpindahan tenaga dari motor listrik ke mesin bensin berlangsung halus sehingga penumpang hampir tidak merasakan perubahan sumber penggerak.
Karakter suspensi juga berubah lebih nyaman. Saat melewati sambungan beton jalan tol maupun permukaan bergelombang, bantingan terasa lebih lembut. Memasuki tanjakan dan tikungan Hutan Cempaka, bodi tetap stabil dengan gejala limbung yang minim.
Perubahan tersebut didukung penempatan baterai di bawah lantai kendaraan yang membuat pusat gravitasi lebih rendah. Efeknya, mobil terasa lebih mantap ketika diajak bermanuver.
Masuk ke dalam kabin, Mitsubishi menghadirkan dashboard berlapis kulit, tuas transmisi elektrik bergaya joystick, panoramic roof, electric seat delapan arah, Multi Around Monitor 360 derajat, serta sistem audio premium Yamaha.
Ada pula fitur Charge Mode yang memungkinkan mesin mengisi baterai ketika dibutuhkan. Saat baterai kembali penuh, mobil dapat memanfaatkan tenaga listrik untuk menjaga kabin tetap sejuk ketika berhenti tanpa mesin terus bekerja.
Mitsubishi juga memberi fleksibilitas penggunaan bahan bakar.
"Recommended-nya 95 tapi dia bisa minimal Oktan 90 saja... mobil ini masih bisa berjalan dengan aman."
Kemampuan tersebut memberi keleluasaan bagi pengguna ketika berada di daerah yang belum menyediakan BBM dengan angka oktan tinggi.
Hasil perjalanan bersama Sun Star Motor Ngagel Surabaya memperlihatkan Mitsubishi XForce Hybrid mampu menyuguhkan perpaduan performa, kenyamanan, dan efisiensi. Catatan konsumsi sekitar 18 km/liter pada rute Surabaya-Taman Dayu yang memadukan jalan kota, tol berkecepatan tinggi, dan tanjakan menjadi gambaran bagaimana teknologi hybrid Mitsubishi bekerja dalam penggunaan harian.
![]() |
| Mitsubishi XForce Hybrid saat media test drive Sun Star Motor Ngagel Surabaya menuju Taman Dayu Pasuruan. |

Pengujian dilakukan dengan rute Surabaya menuju Taman Dayu, Pasuruan, kemudian kembali ke Surabaya. Total perjalanan mencapai sekitar 150 kilometer pulang pergi. Jalur yang dilewati cukup beragam, mulai jalan perkotaan, ruas tol dengan kecepatan hingga 120 km/jam, hingga tanjakan di kawasan Hutan Cempaka.
Dari perjalanan tersebut, layar Multi Information Display mencatat konsumsi bahan bakar rata-rata sekitar 18 km/liter. Angka itu diperoleh tanpa perlakuan khusus. Mobil dipacu mengikuti kondisi lalu lintas, termasuk beberapa kali melakukan akselerasi saat berada di jalan tol.
![]() |
| Mitsubishi XForce Hybrid diuji Redaksi Otojatim bersama Sun Star Motor Ngagel Surabaya dengan rute Surabaya-Taman Dayu sejauh sekitar 150 km PP. |
Mitsubishi membekali XForce Hybrid dengan mesin 1.600 cc berkode 4A92 Atkinson Cycle yang dipadukan motor listrik. Mesin menghasilkan tenaga 107 PS, sementara motor listrik menyumbang tenaga 116 PS dengan torsi instan 255 Nm. Karakter ini langsung terasa saat pedal gas diinjak dari posisi diam karena responsnya berlangsung spontan.

Sistem transaxle Parallel High dan Parallel Low membantu distribusi tenaga tetap efisien di berbagai kecepatan. Ketika mobil melaju stabil di jalan tol, fitur Motor Disconnect mengurangi hambatan mekanis sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan.
Selama perjalanan menuju Taman Dayu, kabin terasa lebih tenang dibanding generasi sebelumnya. Perpindahan tenaga dari motor listrik ke mesin bensin berlangsung halus sehingga penumpang hampir tidak merasakan perubahan sumber penggerak.
Karakter suspensi juga berubah lebih nyaman. Saat melewati sambungan beton jalan tol maupun permukaan bergelombang, bantingan terasa lebih lembut. Memasuki tanjakan dan tikungan Hutan Cempaka, bodi tetap stabil dengan gejala limbung yang minim.
Perubahan tersebut didukung penempatan baterai di bawah lantai kendaraan yang membuat pusat gravitasi lebih rendah. Efeknya, mobil terasa lebih mantap ketika diajak bermanuver.

Masuk ke dalam kabin, Mitsubishi menghadirkan dashboard berlapis kulit, tuas transmisi elektrik bergaya joystick, panoramic roof, electric seat delapan arah, Multi Around Monitor 360 derajat, serta sistem audio premium Yamaha.
Ada pula fitur Charge Mode yang memungkinkan mesin mengisi baterai ketika dibutuhkan. Saat baterai kembali penuh, mobil dapat memanfaatkan tenaga listrik untuk menjaga kabin tetap sejuk ketika berhenti tanpa mesin terus bekerja.
Mitsubishi juga memberi fleksibilitas penggunaan bahan bakar.
"Recommended-nya 95 tapi dia bisa minimal Oktan 90 saja... mobil ini masih bisa berjalan dengan aman."
Kemampuan tersebut memberi keleluasaan bagi pengguna ketika berada di daerah yang belum menyediakan BBM dengan angka oktan tinggi.
![]() |
| Electic seat adjuster |
Hasil perjalanan bersama Sun Star Motor Ngagel Surabaya memperlihatkan Mitsubishi XForce Hybrid mampu menyuguhkan perpaduan performa, kenyamanan, dan efisiensi. Catatan konsumsi sekitar 18 km/liter pada rute Surabaya-Taman Dayu yang memadukan jalan kota, tol berkecepatan tinggi, dan tanjakan menjadi gambaran bagaimana teknologi hybrid Mitsubishi bekerja dalam penggunaan harian.






