OTOJATIM - Salah satu cara mudah untuk mendapatkan transfer teknologi balap adalah dengan mengakuisisi kepemilikan brand besar. Dan hal itulah yang dilakukan oleh Geely Group. Geely memamerkan DNA motorsport hasil turunan dari balap TCR kembangan VOLVO & Polestar.
"Teknologi dinilai dari bagaimana sebuah produk bekerja dalam penggunaan sehari-hari dan di berbagai kondisi berkendara," kata Joso sapaan akrab @Arviansyah23 selaku penulis dan penguji kendaraan profesional ke Constantinus Herlijoso, Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia.
Awalnya Geely group turun di balap Touring Car Campionship dengan brand Lynk & Co. Adalah mobil Lynk & Co 03 TCR tahun 2023 yang merupakan hasil rekayasa teknis brand Polestar dan VOLVO yang sudah berpengalaman di balap turing dunia tersebut.
Alhasil Geely bisa mendapatkan transfer teknologi dari dua brand tersebut. Sehingga Geely bisa pamer DNA Motorsport dari sirkuit ke jalan raya, guna menghadirkan performa dan keamanan kelas dunia untuk konsumen. Cara ini sah-sah saja untuk memperkuat reputasi brand dan menambah portofolio.
Geely Preface TCR menjadi salah satu bukti konkrit Geely di ajang balap touring internasional hingga pengembangan kendaraan balap berbahan bakar metanol, Geely Group terus membangun kapabilitasnya di dunia motorsport.
Pengalaman engineering turunan dari brand Swedia tersebut juga diperkuat melalui berbagai brand di bawah naungan Geely Group yang kekinian seperti Lotus, Lynk & Co, ZEEKR, Farizon, Radar, hingga LEVC.
Seluruh pencapaian tersebut mencerminkan komitmen Geely Group dalam menghadirkan inovasi, keselamatan, kualitas, dan performa berstandar global. Melalui pengalaman lintas segmen, mulai dari kendaraan performa tinggi, premium electric vehicle, kendaraan komersial, hingga solusi mobilitas masa depan, Geely Group terus mengembangkan teknologi otomotif secara berkelanjutan.
Teknologi tersebut mengedepankan engineering excellence, keselamatan, kualitas, elektrifikasi, dan intelligent mobility. Sinergi lintas brand tersebut menjadi fondasi pengembangan berbagai teknologi yang diterapkan pada kendaraan Geely di berbagai pasar dunia, termasuk Indonesia.
Salah satu pencapaian terbaru datang dari Geely Preface TCR pada ajang 2026 Kumho FIA TCR World Tour. Setelah mencatat kemenangan perdana pada debut musimnya di Sirkuit Misano, Italia, Geely Preface TCR kembali mencetak sejarah di Portugal dan Spanyol.
Pada akhir pekan tersebut, Santiago Urrutia menjadi pembalap pertama dalam sejarah balap touring internasional yang berhasil meraih tiga kemenangan dalam satu akhir pekan balap. Keberhasilan tersebut melanjutkan rekam jejak Geely Group di dunia motorsport melalui program Lynk & Co Cyan Racing.
Sejak debutnya di ajang TCR pada 2019, program tersebut berhasil meraih berbagai gelar juara dunia dan regional, menjadikannya salah satu program touring car paling sukses di era modern. Dunia balap menjadi laboratorium pengembangan untuk menyempurnakan karakter handling, kestabilan, dan daya tahan komponen yang kemudian diadaptasi pada kendaraan produksi Geely.
Inovasi Multi-Energy untuk Mobilitas Masa Depan
Selain elektrifikasi, Geely Group juga menjadi salah satu pelopor dalam pengembangan kendaraan berbahan bakar metanol. Dengan pengalaman riset lebih dari dua dekade, Geely memanfaatkan dunia motorsport sebagai laboratorium pengembangan untuk menguji performa, efisiensi, dan daya tahan teknologi metanol sebagai bagian dari strategi multi-energy perusahaan.
Pendekatan tersebut melengkapi pengembangan Battery Electric Vehicle (BEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), sekaligus diperkuat oleh kolaborasi teknologi bersama Renault Group melalui Horse Powertrain Limited yang berfokus pada solusi powertrain rendah emisi dan efisien untuk kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE).
Melalui ekosistem ini, Geely mampu menghadirkan pilihan powertrain metanol, hybrid, hingga ICE konvensional yang relevan dengan kebutuhan mobilitas di berbagai pasar. Pada intinya brand China seperti Geely juga sudah mulai sadar bahwa listrik bukan satu-satunya jalan mencapai Net Zero Emission. Which is good!
Apalagi ketika artikel ini tayang Geely Indonesia sedang memperkenalkan model ICE terbaru mereka di Sirkuit Mandalika yakni Geely Coolray. Serta fokus Geely Group terhadap keselamatan dan kualitas diperkuat melalui Geely Safety Centre di Ningbo, Tiongkok, fasilitas pengujian keselamatan kendaraan terbesar di dunia dengan investasi lebih dari RMB 2 miliar.
Fasilitas ini mendukung beragam pengujian, mulai dari uji tabrak kecepatan tinggi, keselamatan baterai dan powertrain listrik, active safety, hingga simulasi cuaca ekstrem dan keamanan siber, untuk memastikan setiap kendaraan memenuhi standar keselamatan global.
Upaya tersebut tercermin melalui berbagai pengakuan internasional yang diraih kendaraan Geely Group, yang kini memiliki sembilan model dengan Euro NCAP Five-Star Safety Rating. Di antaranya adalah Geely Starray EM-i dan ZEEKR 7GT yang menjadi salah satu model pertama yang lolos protokol Euro NCAP 2026 yang lebih ketat.
Setiap kendaraan juga melalui proses validasi global yang mencakup pengujian ketahanan, kualitas, performa, dan sistem elektronik sebelum dipasarkan ke berbagai negara. Inovasi yang dikembangkan oleh Geely Group dihadirkan dalam bentuk pengalaman berkendara yang dapat dirasakan langsung oleh konsumen. Pengembangan berbasis motorsport dan pengujian global diterjemahkan ke dalam karakter kendaraan yang responsif dan stabil dalam berbagai kondisi jalan di Indonesia.
Kekuatan riset dan pengembangan global tersebut menjadi fondasi bagi Geely dalam menghadirkan produk yang kompetitif di pasar domestik. Hal ini tercermin melalui karakter kendaraan yang mengedepankan performa, kenyamanan, dan efisiensi, serta disesuaikan dengan kebiasaan berkendara dan kondisi jalan di Indonesia.
Seiring dengan ekspansi bisnisnya di Indonesia, Geely akan terus menghadirkan berbagai inovasi yang didukung oleh kemampuan engineering dan fasilitas pengujian kelas dunia milik Geely Group. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk Geely yang telah memperoleh pengakuan di berbagai belahan dunia.
"Karena itu, kami berfokus menghadirkan kendaraan dengan performa yang konsisten, didukung jaringan sales dan layanan aftersales yang kuat. Dengan landasan riset dan pengembangan global Geely Group, kami ingin memastikan setiap kendaraan Geely di Indonesia dapat digunakan dengan nyaman dan terpercaya oleh konsumen," tutup Joso.








