OTOJATIM - Kebijakan pemberlakuan solar dengan kandungan bahan 50% nabati atau disebut juga dengan B50 masih hangat di telinga. Hampir semua pabrikan Jepang ternyata sudah siap dengan kebijakan ini, mulai dari Toyota dan Isuzu yang jadi geng Sunter, hingga Mitsubishi FUSO yang jadi geng Pulomas!
"Pemerintah telah melakukan uji bahan bakar B50 (yang dimulai pada 9 Desember 2025), dan Mitsubishi Fuso secara aktif berpartisipasi," buka Aji Jaya, selaku Sales and Marketing Director PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB).
Masih menurut pria yang akrab @Arviansyah23 sapa dengan panggilan Aji ini, saat ini, "Kami menunggu hasil resmi setelah proses pengujian selesai. Pada dasarnya, kami akan mengikuti peraturan pemerintah dan akan selalu menyediakan produk yang sesuai dengan peraturan pemerintah," jelasnya.
Lantas dengan bahan baku solar yang berbeda dan lebih banyak dari nabati apakah ada penyesuaian atau bahkan ubahan seputar interval servis? "Terkait interval servis, kami tidak melihat akan ada perubahan drastis," kata Aji. Tapi bukan berarti tidak ada potensi kerak akibat bahan bakar.
"Namun, kami mungkin akan memberikan penekanan lebih pada komponen tertentu, seperti penggantian filter bahan bakar yang lebih disiplin untuk menjaga kebersihan sistem injeksi Common Rail," yakin Aji.
Ini bertujuan, "Untuk menjaga performa mesin yang yang lebih baik untuk jangka panjang, kami merekomendasikan konsumen untuk menggunakan Injector Cleaner. Rekomendasi resmi kami sangat jelas: percayakan perawatan kendaraan Anda pada jaringan bengkel resmi Mitsubishi Fuso yang didukung oleh mekanik terlatih dan suku cadang asli," tuturnya.
Selain mengkampanyekan program Zero Downtime untuk seluruh truk Mitsubishi FUSO baik Light Duty Truck hingga Medium Duty Truck, masih menurut Aji, "Ini adalah cara terbaik untuk memastikan performa kendaraan tetap optimal dan TCO (Total Cost of Ownership) tetap terjaga di era B50," tutupnya. Jadi secara tidak langsung pabrikan truk yang bermarkas di Pulomas, Jakarta Timur ini sudah siap tenggal Biosolar B50.




