iklan jual beli mobil

Changan LUMIN Jadi Solusi Mobilitas Murah Di Dalam Kota, Tawarkan Cost Per Kilometer Rendah


OTOJATIM - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) makin kesini makin kesana, alias semakin mahal. Mau pakai Pertalite atau Bio Solar yang bersubsidi? Semoga semangatnya tak lantas surut, sebab mencari kedua BBM bersubsi tersebut makin sulit karena stok banyak kosong. Di sinilah Changan Lumin hadir sebagai solusi jitu, karena biaya per kilometer alias Cost Per Kilometernya cukup rendah.


Biaya penggunaan kendaraan listrik Changan Lumin benar-benar bisa diandalkan untuk mobilitas yang efisien. Dengan biaya penggunaan mulai dari Rp158 per kilometer di Changan Lumin membuatnya menawarkan efisiensi berkendara yang luar biasa.


"Dengan biaya operasional yang kompetitif serta dukungan layanan purnajual yang komprehensif, Changan Lumin dapat menjadi solusi mobilitas yang praktis dan ekonomis untuk jangka panjang," buka Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia.


Apalagi Lumin yang jadi Best Seller Model di lini produk Changan Indonesia ini juga didukung kemudahan pengisian daya serta layanan purnajual yang komprehensif. Sebagai informasi Changan, merek otomotif global asal Tiongkok yang berada di bawah naungan Indomobil Group.


"Banyak konsumen kini mempertimbangkan biaya penggunaan kendaraan secara menyeluruh, bukan hanya harga beli. Karena itu, kami ingin memberikan gambaran mengenai efisiensi penggunaan kendaraan listrik dalam mobilitas sehari-hari," tambah Surya nama belakang Setiawan Surya.


Selain memberikan pengalaman berkendara yang lebih ramah lingkungan, kendaraan listrik juga dinilai memberikan biaya operasional yang lebih terkendali, perawatan yang lebih sederhana, serta fleksibilitas penggunaan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas harian.


Seiring hal tersebut, pertimbangan konsumen dalam memilih kendaraan kini tidak lagi berhenti pada harga pembelian awal. Bagi banyak pengguna, terutama masyarakat urban dengan mobilitas tinggi, Total Cost of Ownership (TCO) atau total biaya kepemilikan dalam penggunaan sehari-hari menjadi faktor yang semakin penting dalam pengambilan keputusan.


Kendaraan listrik berpotensi membutuhkan biaya energi yang lebih efisien, terutama di tengah fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM) yang kerap memengaruhi biaya pengeluaran konsumen. Tak heran, sebab harga per kWh listrik memang jauh lebih murah dari BBM jenis apapun.


Dari sisi efisiensi energi, line up EV Changan menawarkan keunggulan yang terukur. Pengisian daya di rumah (home charging) mengacu pada tarif dasar non-subsidi PLN yang berkisar Rp1.700 per kWh, sedangkan pengisian di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) berada pada kisaran Rp2.475 per kWh untuk tarif dasar reguler atau medium charging.


Sebagai gambaran, Changan Lumin yang dibekali baterai berkapasitas 28,08 kWh dan memiliki jarak tempuh hingga 301 km (berdasarkan pengujian NEDC). Menurut klaim internal, konsumsi energinya tercatat 9,3 kWh per 100 km atau setara 10,75 km/kWh.


Dengan tarif listrik rumah tangga non-subsidi sebesar Rp1.700 per kWh, biaya energi murni berada di kisaran Rp158 per kilometer, sementara pengisian di SPKLU berkisar Rp230 per kilometer. Dengan demikian, pengisian penuh baterai menggunakan home charging membutuhkan sekitar Rp48.000 atau berkisar Rp70.000 untuk pengisian cepat (DC fast charging) di SPKLU.


Keunggulan kendaraan listrik juga semakin terasa saat digunakan di lalu lintas perkotaan yang padat. Berbeda dengan kendaraan berbahan bakar fosil, motor listrik tetap bekerja efisien dalam kondisi macet maupun stop and go. 


Efisiensi ini juga didukung oleh fitur regenerative braking yang tersedia pada Changan Lumin untuk membantu mengoptimalkan penggunaan energi selama berkendara. Nantinya @Arviansyah23 selaku penulis artikel ini dan penguji kendaraan baru berpengalaman akan coba bila mobil ini sudah tersedia unit Test Drive-nya yang bisa diuji secara proper.


Selain hemat biaya operasional, kendaraan listrik Changan juga menawarkan kenyamanan penggunaan melalui fleksibilitas pengisian daya, baik di rumah maupun melalui jaringan pengisian daya umum dan swasta yang terus berkembang. 


Untuk mendukung kebutuhan pengguna yang membutuhkan pengisian cepat, Changan Lumin juga dilengkapi fitur fast charging yang memungkinkan pengisian daya dari 30 persen ke 80 persen dalam waktu 35 menit. 


Hal ini memberi kemudahan bagi pengguna untuk mengisi daya secara efisien saat beristirahat di area peristirahatan atau pusat perbelanjaan. Dari sisi perawatan, kendaraan listrik juga memiliki struktur yang lebih sederhana karena tidak menggunakan mesin pembakaran internal. 


Dalam jangka panjang, karakteristik ini berpotensi menekan biaya perawatan dan menjadi bagian penting dalam perhitungan Total Cost of Ownership. Istilah katanya pantang rugi ketika membeli Changan Lumin dan memaksimalkannya sebagai kendaraan harian.


Untuk memberikan peace of mind selama masa kepemilikan EV, Changan turut menghadirkan program purnajual yang komprehensif. Changan Lumin dilengkapi garansi baterai hingga 8 tahun atau 120.000 km, garansi kendaraan 6 tahun atau 120.000 km, serta free service hingga 6 bulan atau 10.000 km. Tentu itu berlaku untuk mana yang tercapai lebih dahulu dengan syarat dan ketentuan.


Bagi pengguna di DKI Jakarta, kendaraan listrik juga memberikan nilai tambah berupa bebas ganjil-genap yang mendukung fleksibilitas mobilitas sehari-hari. Kombinasi antara biaya operasional yang lebih rendah, potensi penghematan biaya perawatan, kemudahan pengisian daya, serta dukungan garansi jangka panjang menjadikan kendaraan listrik sebagai pilihan yang semakin menarik bagi masyarakat yang mengutamakan efisiensi dan nilai ekonomi dalam jangka panjang.

LihatTutupKomentar

Demi Menarik Pembeli, Yamaha Luncurkan 12 Aksesoris Original All New Vixion

Berikut beberapa aksesoris All New Vixion Jakarta, Otojatim.com – Yamaha secara resmi meluncurkan 11 aksesoris All New Vixion dan All ...

close
harga yamaha nmax turbo