OTOJATIM – Mobil yang baru saja dipakai perjalanan jauh selama liburan sekolah tidak cukup hanya dicuci sampai kinclong. Debu, lumpur, air hujan, beban penumpang dan barang, hingga jalan berlubang bisa membuat sejumlah komponen bekerja lebih keras dari biasanya.
Roni Agung, Kepala Bengkel Astra Peugeot Cilandak, mengatakan perjalanan jarak jauh memberikan beban lebih pada berbagai sistem kendaraan sehingga pemeriksaan setelah perjalanan perlu dilakukan.
“Perjalanan jarak jauh membuat hampir seluruh komponen kendaraan bekerja lebih berat. Oleh karena itu, kami menyarankan pelanggan melakukan pemeriksaan di bengkel resmi Peugeot sebelum berangkat maupun setelah perjalanan selesai,” ujar Roni.
Menurut Roni, pemeriksaan tersebut diperlukan agar kondisi kendaraan tetap optimal setelah digunakan menempuh perjalanan panjang. Bahkan, sejumlah masalah bisa terdeteksi lebih awal sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar.
Berikut lima bagian mobil yang layak diperiksa setelah digunakan untuk perjalanan jauh.
1. Jangan Cuma Cuci Bodi, Kolong Mobil Juga Perlu Diperiksa
Mencuci mobil memang menjadi langkah paling mudah setelah pulang liburan. Namun, perhatian sebaiknya tidak berhenti pada bagian bodi.
Debu, lumpur, sisa air hujan, hingga kerak bisa menempel pada bagian bawah kendaraan. Jika dibiarkan terlalu lama, kotoran tersebut berpotensi memicu korosi.
Bagian interior juga perlu dibersihkan. Pasir, debu, dan sisa makanan yang menumpuk di jok maupun karpet dapat mengurangi kenyamanan kabin.
2. Cek Oli Mesin Setelah Mesin Bekerja Lama
Perjalanan jauh membuat mesin bekerja dalam waktu lebih panjang dan pada temperatur kerja yang tinggi. Karena itu, kondisi oli mesin tetap perlu diperiksa meski mobil sudah melakukan servis sebelum berangkat.
Pastikan volume oli masih berada dalam batas normal dan tidak terdapat tanda-tanda kebocoran.
Kondisi oli yang menurun dapat mempercepat keausan komponen mesin dan berpengaruh terhadap performa kendaraan.
3. Sistem Pendingin Jangan Sampai Luput
Perjalanan panjang, terutama ketika mobil menghadapi lalu lintas padat, membuat sistem pendingin bekerja untuk menjaga temperatur mesin tetap ideal.
Pemeriksaan dapat mencakup cairan radiator, tabung reservoir, kipas pendingin, termostat, hingga selang radiator.
Sistem kelistrikan juga perlu diperiksa untuk memastikan berbagai komponen bekerja normal dan mengurangi risiko gangguan akibat masalah koneksi kelistrikan.
4. Ban dan Kaki-kaki Bisa Kena Imbas Perjalanan
Bagian ini menjadi salah satu yang penting setelah mobil melewati berbagai kondisi jalan selama liburan.
Tekanan angin ban perlu kembali disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan. Pasalnya, selama perjalanan liburan mobil biasanya membawa penumpang dan barang lebih banyak.
Jangan lupa memeriksa seluruh ban, termasuk ban cadangan. Ban dengan keausan tidak merata, retak, benjolan, atau mengalami kebocoran sebaiknya segera ditangani.
Kondisi jalan bergelombang maupun berlubang juga bisa berpengaruh terhadap komponen kaki-kaki kendaraan.
5. Spooring, Balancing dan Rem Perlu Dicek
Mobil yang cukup sering melewati jalan rusak atau berlubang selama perjalanan jauh dapat mengalami perubahan pada posisi roda.
Dalam kondisi seperti itu, spooring dan balancing dapat dilakukan untuk membantu menjaga posisi roda tetap presisi serta mempertahankan kestabilan kendaraan.
Pemeriksaan juga sebaiknya mencakup sistem pengereman. Kampas rem, cakram, dan minyak rem perlu dipastikan masih dalam kondisi yang baik sebelum mobil kembali digunakan untuk aktivitas harian.
Roni mengatakan pemeriksaan setelah perjalanan jauh dapat menjadi langkah preventif untuk mengetahui potensi kerusakan sejak dini.
“Servis berkala bukan hanya menjaga performa kendaraan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemilik mobil dalam penggunaan sehari-hari,” katanya.
Melalui jaringan Bengkel Resmi Astra Peugeot, pemeriksaan kendaraan dapat dilakukan dengan teknisi tersertifikasi, suku cadang asli Peugeot, serta peralatan diagnostik sesuai standar pabrikan.
Bagi pemilik mobil yang baru saja menyelesaikan perjalanan jauh, pemeriksaan tersebut menjadi cara untuk memastikan kendaraan tidak hanya terlihat bersih setelah dicuci, tetapi juga tetap siap digunakan kembali untuk rutinitas sehari-hari.
![]() |
| Pemeriksaan kondisi ban mobil setelah liburan |
“Perjalanan jarak jauh membuat hampir seluruh komponen kendaraan bekerja lebih berat. Oleh karena itu, kami menyarankan pelanggan melakukan pemeriksaan di bengkel resmi Peugeot sebelum berangkat maupun setelah perjalanan selesai,” ujar Roni.
Menurut Roni, pemeriksaan tersebut diperlukan agar kondisi kendaraan tetap optimal setelah digunakan menempuh perjalanan panjang. Bahkan, sejumlah masalah bisa terdeteksi lebih awal sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar.
Berikut lima bagian mobil yang layak diperiksa setelah digunakan untuk perjalanan jauh.
1. Jangan Cuma Cuci Bodi, Kolong Mobil Juga Perlu Diperiksa
Mencuci mobil memang menjadi langkah paling mudah setelah pulang liburan. Namun, perhatian sebaiknya tidak berhenti pada bagian bodi.
Debu, lumpur, sisa air hujan, hingga kerak bisa menempel pada bagian bawah kendaraan. Jika dibiarkan terlalu lama, kotoran tersebut berpotensi memicu korosi.
Bagian interior juga perlu dibersihkan. Pasir, debu, dan sisa makanan yang menumpuk di jok maupun karpet dapat mengurangi kenyamanan kabin.
2. Cek Oli Mesin Setelah Mesin Bekerja Lama
Perjalanan jauh membuat mesin bekerja dalam waktu lebih panjang dan pada temperatur kerja yang tinggi. Karena itu, kondisi oli mesin tetap perlu diperiksa meski mobil sudah melakukan servis sebelum berangkat.
Pastikan volume oli masih berada dalam batas normal dan tidak terdapat tanda-tanda kebocoran.
Kondisi oli yang menurun dapat mempercepat keausan komponen mesin dan berpengaruh terhadap performa kendaraan.
3. Sistem Pendingin Jangan Sampai Luput
Perjalanan panjang, terutama ketika mobil menghadapi lalu lintas padat, membuat sistem pendingin bekerja untuk menjaga temperatur mesin tetap ideal.
Pemeriksaan dapat mencakup cairan radiator, tabung reservoir, kipas pendingin, termostat, hingga selang radiator.
Sistem kelistrikan juga perlu diperiksa untuk memastikan berbagai komponen bekerja normal dan mengurangi risiko gangguan akibat masalah koneksi kelistrikan.
4. Ban dan Kaki-kaki Bisa Kena Imbas Perjalanan
Bagian ini menjadi salah satu yang penting setelah mobil melewati berbagai kondisi jalan selama liburan.
Tekanan angin ban perlu kembali disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan. Pasalnya, selama perjalanan liburan mobil biasanya membawa penumpang dan barang lebih banyak.
Jangan lupa memeriksa seluruh ban, termasuk ban cadangan. Ban dengan keausan tidak merata, retak, benjolan, atau mengalami kebocoran sebaiknya segera ditangani.
Kondisi jalan bergelombang maupun berlubang juga bisa berpengaruh terhadap komponen kaki-kaki kendaraan.
5. Spooring, Balancing dan Rem Perlu Dicek
Mobil yang cukup sering melewati jalan rusak atau berlubang selama perjalanan jauh dapat mengalami perubahan pada posisi roda.
Dalam kondisi seperti itu, spooring dan balancing dapat dilakukan untuk membantu menjaga posisi roda tetap presisi serta mempertahankan kestabilan kendaraan.
Pemeriksaan juga sebaiknya mencakup sistem pengereman. Kampas rem, cakram, dan minyak rem perlu dipastikan masih dalam kondisi yang baik sebelum mobil kembali digunakan untuk aktivitas harian.
Roni mengatakan pemeriksaan setelah perjalanan jauh dapat menjadi langkah preventif untuk mengetahui potensi kerusakan sejak dini.
“Servis berkala bukan hanya menjaga performa kendaraan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemilik mobil dalam penggunaan sehari-hari,” katanya.
Melalui jaringan Bengkel Resmi Astra Peugeot, pemeriksaan kendaraan dapat dilakukan dengan teknisi tersertifikasi, suku cadang asli Peugeot, serta peralatan diagnostik sesuai standar pabrikan.
Bagi pemilik mobil yang baru saja menyelesaikan perjalanan jauh, pemeriksaan tersebut menjadi cara untuk memastikan kendaraan tidak hanya terlihat bersih setelah dicuci, tetapi juga tetap siap digunakan kembali untuk rutinitas sehari-hari.





