OTOJATIM - @Arviansyah23 selaku penulis artikel ini sekaligus penguji kendaraan baru berpengalaman hampir selalu menetapkan benchmark mobil yang terbaik sebagai acuan menentukan suatu mobil oke atau enggak. Dan untuk mobil listrik, biasanya ambil produk Hyundai IONIQ series.
Bukan tanpa alasan, sebab sejak menguji mobil listrik dari tahun 2018 produk IONIQ series-lah yang mempunya performa, kenyamanan, serta balance yang baik. Hampir semuanya rata kanan! Terutama di model Hyundai IONIQ 5 dan N, mungkin tak lama lagi IONIQ 3 juga menunjukkan performa serupa.
Memang kalau dibandingkan dengan mobil listrik Jerman seperti BMW i Series untuk driving experience-nya si Hyundai IONIQ 5 masih sedikit di bawahnya, namun harga dari kedua brand tersebut kan berbeda jauh sekali. Enggak jauh memang ibarat langit dan awan, tapi tetap beda kan.
Telah dikonfirmasi oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) bahwa model IONIQ 3 akan mejeng di ajang Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia / GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Bahkan tak menutup kemungkinan untuk dijual di Tanah Air.
Menurut @Arviansyah23 IONIQ 3 hadir dengan desain aero hatch untuk mobilitas EV yang simpel, lapang, namun tetap intuitif. Anggota terbaru dari lini IONIQ ini siap menghadirkan kendaraan listrik yang lebih nyaman, dan relevan untuk kebutuhan sehari-hari di Eropa.
"IONIQ 3 menghadirkan desain yang berani, pengalaman berkendara yang menyenangkan, dan fitur canggih khas IONIQ ke lebih banyak pelanggan di Eropa," ujar Xavier Martinet, President and CEO of Hyundai Motor Europe.
Tipologi baru “Aero Hatch” memadukan aerodinamika yang efisien dengan interior lapang. Anda bisa lihat pada foto yang tersaji di artikel ini, bagaimana Hyundai dengan pintar membuat desain yang tidak hanya enak dilihat namun sudah terlihat 'kencang' walau mobil tersebut sedang berhenti.
"IONIQ 3 dirancang untuk kebutuhan harian berkat jarak tempuh yang siap mengungguli para kompetitor serta aerodinamika yang menciptakan rasa lega, tenang, dan nyaman," lanjut Xavier nama depan Xavier Martinet.
IONIQ 3 hadir dengan teknologi sederhana dan intuitif yang berfokus pada kemudahan penggunaan sehari-hari, lengkap dengan sistem infotainment Pleos Connect berbasis Android Automotive OS (AAOS) yang debut pada model di pasar Eropa.
IONIQ 3 diperkenalkan di Offenbach am Main /MILAN pada tanggal 22 April 2026. Hyundai Motor Corporation memperkenalkan IONIQ 3, compact hatchback listrik yang dirancang untuk menghadirkan mobilitas yang intuitif, nyaman, dan relevan bagi kebutuhan sehari-hari di Eropa.
IONIQ 3 memadukan desain berani yang berakar pada filosofi ‘Art of Steel’ Hyundai, teknologi yang sederhana dan mudah digunakan, serta interior yang luas dan nyaman. Membawa misi dari lini IONIQ untuk memimpin elektrifikasi canggih dan kehidupan yang serba terhubung di bawah visi Hyundai ‘Progress for Humanity’, mobil ini didesain melalui pendekatan yang menyeimbangkan kesederhanaan, ketelitian, dan kualitas material.
IONIQ 3 mengusung tipologi baru “Aero Hatch” dengan siluet yang mengoptimalkan efisiensi dari segi aerodinamika dan menciptakan ruang interior yang tetap lapang. Bagian depannya yang rendah dan ramping bertransisi ke roofline khas yang membentang lurus di atas penumpang depan dan belakang sebelum melandai ke bawah, menyatu mulus dengan spoiler belakang.
Geometri ini memaksimalkan luas kabin, memberikan headroom yang lebih ideal, dan menambah kenyamanan bagi penumpang di bagian belakang. Namun tetap tidak melupakan unsur safety serta enak dipandang oleh mata.
Bukan sekadar gaya saja yang diperhatikan Hyundai dalam menciptakan IONIQ 3. Tipologi baru “Aero Hatch” dibuat untuk mengutamakan efisiensi aerodinamika dan ruang interior, dengan drag coefficient yang diperkirakan terbaik di kelasnya sebesar 0,263.
Bahasa desain ‘Art of Steel’ dari Hyundai melahirkan bodi yang kuat dan presisi, lengkap dengan lampu piksel khas dan empat titik di tengah yang berarti huruf H dalam kode Morse. Ini membuat suasana eksentrik nan unik terhadap mobil ini sendiri.
Platform Electric-Global Modular Platform (E-GMP) dari Hyundai Motor Group yang sudah teruji dan terbukti durabilitasnya pun digunakan di sini. Bedanya bila sang kakak IONIQ 5 dan 6 serta 5N pakai aristektur 800 volt. Untuk IONIQ 3 cukup dengan arsitektur 400 volt yang dipercaya sudah dapat mendukung performa efisien dan kemudahan penggunaan sehari-hari.
Terlebih IONIQ 3 ini akan tersedia dalam dua pilihan baterai. Informasi awal yang didapat IONIQ 3 dengan jarak tempuh WLTP sekitar 344 km (Standard Range) dan 496 km (Long Range) yang diprediksi dapat menjadi jarak tempuh terbaik di kelasnya.
Baterai tersebut dapat diisi ulang dayanya menggunakan arus Direct Current (DC) fast charging dari 10-80% dalam waktu sekitar 29 menit. Untuk isi ulang dari Wallbox atau di rumah juga tak perlu khawatir, sebab ia pun dilengkapi dengan kemampuan AC charging sampai 22 kW.
Masuk ke dalam yang langsung terasa adalah kabin yang lapang setara segmen di atasnya berkat lantai datar dan konsep interior “Furnished Space”. Tiga orang dewasa di baris belakang pun akan benar-benar merasa nyaman. Padahal jika melihat eksteriornya dari foto mobil ini tampak tidak terlalu besar.
Meski hadir dalam format hatchback untuk mobilitas di perkotaan. IONIQ 3 pun tetap tersedia bagasi lega dengan kapasitas 441 liter yang siap menjadi tolok ukur baru di segmen ini. Ditambah dengan Megabox terintegrasi, rutinitas harian benar-benar menjadi lebih praktis.
IONIQ 3 menggunakan sistem infotainment Pleos Connect berbasis Android Automotive OS (AAOS) dengan tampilan intuitif dan fitur konektivitas yang mulus. Dan terdapat sistem bantuan pengemudi canggih Hyundai SmartSense, termasuk Highway Driving Assist 2 (HDA2), Remote Smart Parking Assist (RSPA), dan Blind-Spot View Monitor.

.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

