OTOJATIM - Jetour T1 mulai dipasarkan di Indonesia per hari ini (3/6). Terdapat dua varian Jetour T1, yakni Jetour T1 ICE (Internal Combustion Engine) dan Jetour T1 i-DM (intelligent-Double Motor). Mobil ini dibanderol dengan harga menarik untuk 1.000 pembeli pertama.
Jetour T1 ICE bisa dibeli dengan harga Rp388 juta dari normalnya Rp408 juta. Sementara Jetour T1 i-DM harganya Rp538 juta dari pricelist normal di angka Rp558 juta. Strategi ini umum digunakan oleh pabrikan Tiongkok yang baru launching seperti Jetour dengan tujuan menarik pelanggan.
Model ini bersaing di kelas C-Segment sport utility vehicle (SUV) dan akan melawan beberapa rivalnya yang sudah meluncur terlebih dahulu di pasar mobil Indonesia. Bahkan Jetour T1 akan bersilangan langsung dengan produk satu mereknya yakni Jetour X70.
Adapun rival Jetour T1 ada mulai dari sesama Tiongkok yakni BAIC BJ30e, HAVAL H6, Chery Tiggo 8 Pro, Jaecoo J7 SHS lalu ada dari Korea Selatan Hyundai Tucson Hybrid, hingga dari Jepang seperti Mazda CX-5, Subaru Forester, Toyota Corolla Cross, dan Honda CR-V.
Untuk Jetour T1 ICE menggendong mesin 1.500 cc turbo dengan tenaga 170 PS dan torsi 270 NM. Untuk T1 iDM mesinnya 1.500 cc dengan tambahan sistem i-DM yang pada dasarnya adalah sebuah hybrid yang bisa dicolok (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Output tenaga mesin serta torsi T1 versi i-DM di 136 PS dan 220 NM. serta motor yang menghasilkan tenaga 204 PS dan Torsi 310 Nm. Mesin ini diklaim menghasilkan efisiensi thermal hingga 44,5%, menjadikannya salah satu teknologi mesin hybrid dengan efisiensi baik dikelasnya.
Sementara itu, baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh telah mendukung DC fast charging dari 30 hingga 80 persen hanya dalam 27 menit. Baterai ini juga memiliki sertifikasi IP68 yang membuatnya tahan terhadap air dan debu, sekaligus dirancang untuk mendukung penggunaan jangka panjang dalam berbagai kondisi jalan dan cuaca.
Berkat integrasi ketiga komponen tersebut, Jetour T1 i-DM diklaim mampu menghadirkan mode berkendara listrik murni hingga 100 kilometer berdasarkan standar WLTC. "Jetour T1 hadir dengan sistem yang tidak hanya memilih antara efisiensi atau performa, tapi mampu menghadirkan keduanya dalam satu pengalaman berkendara yang seamless dan efisien," kata Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia.
Lantas berhasilkah peruntungan model ini di Indonesia? Melihat spesifikasi dan model yang disajikan Jetour T1 @Arviasnsyah23 selaku penulis artikel dan penguji coba kendaraan baru menilai bahwa SUV bermodel boxy ini seharusnya bisa diterima pasar dengan baik.



.jpg)
.jpg)

