iklan jual beli mobil

Perjalanan Luar Kota Terasa Ringan, TIGGO 8 CSH Tunjukkan Hybrid yang Irit dan Nyaman

Perjalanan ke luar kota biasanya jadi momen yang cukup menguras energi. Kombinasi jalan tol panjang, lalu lintas padat di titik tertentu, hingga kondisi jalan yang berubah-ubah sering membuat konsumsi bahan bakar melonjak. Namun pengalaman berbeda terasa saat redaksi Otojatim.com menjajal Chery TIGGO 8 CSH di rute Surabaya-Madiun.
Pengujian Tiggo 8 CSH di rute luar kota menunjukkan efisiensi tinggi dan kenyamanan untuk perjalanan jauh
“Dalam pengujian kami, setelah menempuh sekitar 160 km, pengisian ulang bensin hanya 4,65 liter. Angka ini menunjukkan efisiensi yang sangat terasa dalam penggunaan nyata," (red).

Dari angka itu, terlihat bagaimana teknologi hybrid yang dibawa TIGGO 8 CSH bekerja efektif. Dalam kondisi kombinasi kota dan tol, konsumsi bahan bakar bisa berada di kisaran 4–5 liter per 100 km. Angka yang sulit dicapai oleh SUV konvensional dengan dimensi besar dan kapasitas tujuh penumpang.

Cerita perjalanan dimulai dari dalam kota Surabaya. Mode EV langsung aktif saat baterai penuh. Mobil melaju tanpa suara mesin, memberikan suasana kabin yang hening. Dalam kondisi ini, TIGGO 8 CSH bisa digunakan layaknya mobil listrik murni hingga jarak 90–100 km. Aktivitas harian pun bisa dijalani tanpa menyentuh bensin.

Ketika perjalanan berlanjut ke tol, sistem mulai bekerja lebih dinamis. Mesin bensin 1.5T masuk secara halus saat dibutuhkan. Tidak ada jeda kasar, tidak ada getaran berlebih. Transisi antarmode berjalan mulus berkat teknologi peredam seperti Dual Mass Flywheel dan mounting hidrolik.
Chery Tiggo 8 CSH saat mengecas daya listrik di jalan tol
Efisiensi mesin ini juga menarik untuk dicermati. Dengan efisiensi termal di atas 44 persen, energi dari bahan bakar bisa dimanfaatkan lebih optimal. Ditambah lagi dengan sistem pengereman regeneratif yang terus mengisi ulang baterai saat deselerasi, energi yang terbuang bisa ditekan.

Perjalanan panjang terasa lebih ringan karena satu hal penting: jarak tempuh. Dalam kondisi baterai dan bahan bakar penuh, TIGGO 8 CSH mampu menjangkau hingga 1.200–1.300 km. Angka ini membuat perjalanan lintas kota tidak lagi bergantung pada frekuensi pengisian bahan bakar atau mencari stasiun pengisian daya.

“Selama perjalanan, kami tidak merasa khawatir soal jarak tempuh. Mobil bisa menyesuaikan sendiri kapan menggunakan listrik dan kapan memanfaatkan mesin bensin,” (red).

Masuk ke area jalan yang lebih padat, karakter hybrid kembali terasa. Mobil tetap efisien saat stop and go. Sistem regeneratif bekerja lebih sering. Energi yang terkumpul membantu menjaga konsumsi tetap rendah meski kondisi lalu lintas tidak ideal.

Kenyamanan juga menjadi bagian penting dari pengalaman ini. Suspensi multi-link memberikan bantingan yang tenang saat melibas sambungan tol maupun jalan bergelombang. Kabin tetap stabil, tidak mudah limbung, dan terasa matang untuk perjalanan jauh.

Kedap suara kabin menjadi nilai tambah lain. Kaca depan double glass dan material peredam membuat suara dari luar minim masuk. Bahkan saat mesin bekerja, suaranya tetap halus. Hal ini membuat perjalanan panjang tidak terasa melelahkan.

Masuk ke interior, nuansa premium langsung terasa. Layar besar 15,6 inci tampil jernih dan responsif berkat chip Snapdragon 8155. Sistem audio Sony dengan 12 speaker menghadirkan kualitas suara yang detail. Kursi penumpang depan dilengkapi fitur pijat dan ventilasi, memberi kenyamanan ekstra saat perjalanan panjang.

Ada juga fitur V2L yang memungkinkan mobil menjadi sumber listrik hingga 3.300 watt. Dalam skenario tertentu, fitur ini bisa sangat berguna, mulai dari aktivitas luar ruang hingga kebutuhan darurat.

Dari sisi performa, kombinasi mesin bensin dan motor listrik menghasilkan tenaga besar. Akselerasi terasa responsif saat dibutuhkan, terutama saat menyalip di tol. Namun karakter tenaga tetap halus, tidak agresif berlebihan.

TIGGO 8 CSH juga dirancang untuk fleksibel. Digunakan di dalam kota tetap efisien dengan mode listrik. Dibawa keluar kota tetap praktis tanpa perlu bergantung penuh pada infrastruktur charging. Kombinasi ini membuatnya relevan untuk berbagai kebutuhan mobilitas.

Dengan harga mulai Rp449,9 juta hingga Rp569,9 juta OTR Jakarta, TIGGO 8 CSH menawarkan paket yang menarik di kelasnya. Teknologi hybrid, kenyamanan kabin, serta efisiensi bahan bakar hadir dalam satu produk yang menyasar keluarga.

Bagi pengguna yang mencari kendaraan untuk aktivitas harian sekaligus perjalanan jarak jauh, TIGGO 8 CSH menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih tenang. Bukan soal fitur semata, tapi bagaimana mobil ini membuat perjalanan terasa lebih ringan dari awal hingga tujuan.
LihatTutupKomentar

Race 2 Win, Acara Otomotif Tanpa Batas

Komunitas LM400 berpose bersama Koenigsegg CCX di sirkuit Sentul (6/5). Berto/Otojatim Sentul, Otojatim.com - Sabtu (6/5) itu nampak r...

close
harga yamaha nmax turbo