SUARAJATIM – Edukasi keselamatan berkendara menyasar tenaga pendidik di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) menggelar pelatihan di Safety Riding Lab Astra Honda pada 16 April 2026. Kegiatan ini jadi bagian dari persiapan menuju Safety Riding Camp tingkat nasional di Jakarta pada Juli 2026.
“Guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa. Melalui edukasi ini, kami berharap para pendidik dapat menjadi penggerak dalam menanamkan budaya keselamatan berkendara di lingkungan sekolah, sekaligus mempersiapkan siswa untuk berprestasi di tingkat nasional. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan sinergi bagi negeri,” ujar Suhari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim.
Materi yang diberikan mencakup teknik dasar berkendara aman, cara membaca potensi bahaya di jalan, hingga pemahaman rambu dan etika berlalu lintas. Guru juga dikenalkan metode penyampaian materi agar lebih mudah diterima siswa di kelas maupun kegiatan sekolah.
Pendekatan edukasi dibuat lebih komunikatif. Guru diajak mengembangkan cara penyampaian yang relevan dengan keseharian pelajar. Harapannya, pesan keselamatan bisa lebih cepat dipahami dan diterapkan.
Peran guru juga penting dalam mendampingi siswa yang mengikuti seleksi Duta Keselamatan Berkendara. Pendampingan ini diarahkan pada peningkatan keterampilan berkendara serta kemampuan komunikasi. Bekal tersebut dibutuhkan saat menghadapi kompetisi tingkat nasional.
Kegiatan ini mendorong lahirnya lingkungan sekolah yang lebih peduli keselamatan. Guru diharapkan menjadi fasilitator sekaligus inspirator. Dari ruang kelas hingga aktivitas digital, pesan keselamatan diharapkan terus bergulir.
MPM Honda Jatim menempatkan edukasi sebagai langkah penting dalam membangun kebiasaan berkendara yang aman sejak usia sekolah. Pelibatan guru menjadi jalur efektif agar pesan sampai secara konsisten kepada siswa.
![]() |
| Guru SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen mengikuti pelatihan keselamatan berkendara di Safety Riding Lab Astra Honda |
Materi yang diberikan mencakup teknik dasar berkendara aman, cara membaca potensi bahaya di jalan, hingga pemahaman rambu dan etika berlalu lintas. Guru juga dikenalkan metode penyampaian materi agar lebih mudah diterima siswa di kelas maupun kegiatan sekolah.
Pendekatan edukasi dibuat lebih komunikatif. Guru diajak mengembangkan cara penyampaian yang relevan dengan keseharian pelajar. Harapannya, pesan keselamatan bisa lebih cepat dipahami dan diterapkan.
![]() |
| Pelatihan safety riding untuk guru SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen oleh MPM Honda Jatim |
Kegiatan ini mendorong lahirnya lingkungan sekolah yang lebih peduli keselamatan. Guru diharapkan menjadi fasilitator sekaligus inspirator. Dari ruang kelas hingga aktivitas digital, pesan keselamatan diharapkan terus bergulir.
MPM Honda Jatim menempatkan edukasi sebagai langkah penting dalam membangun kebiasaan berkendara yang aman sejak usia sekolah. Pelibatan guru menjadi jalur efektif agar pesan sampai secara konsisten kepada siswa.





