OTOJATIM - Suasana Car Free Day di Alun-alun Paseban Sidoarjo, Minggu pagi (26/4/2026), terasa berbeda. Ratusan warga memadati area layanan kesehatan gratis yang digelar Auto2000 Waru – Sidoarjo bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo. Sebanyak 100 peserta mendapat kesempatan cek kesehatan, mulai dari pemeriksaan dasar hingga konsultasi langsung dengan dokter.
“Jadi hari ini kita mengadakan acara CSR, yaitu kita memperkenalkan mobil kesehatan kita yang baru kita launch. Harapannya nanti kita bisa bekerjasama dengan timnya Bu Laksmi di Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dimana harapannya bisa membantu seluruh warga di Sidoarjo ini, khususnya untuk yang kesehatan,” ujar Kepala Cabang Auto2000 Waru, Edi Budi Cahyana.
Kegiatan ini berjalan dengan sistem undangan berdasarkan pemetaan dari puskesmas setempat. Peserta dilayani sesuai nomor antrean yang dibagikan di lokasi. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, hingga kolesterol. Obat-obatan juga dibagikan sesuai hasil diagnosa tenaga medis.
Edi menyebut, program ini lahir dari temuan di lapangan. Data menunjukkan penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi masih mendominasi di wilayah Magersari, Sidoarjo. Kondisi itu mendorong pihaknya menghadirkan layanan yang lebih dekat ke masyarakat.
“Karena banyak isu-isu yang kita sudah diskusikan, terkait khususnya sekarang ini kita ada di Sidoarjo, banyak isu penyakit tidak menular. Salah satunya hipertensi, kolesterol, diabetes. Oleh karenanya kita bekerjasama sama Dinas Kesehatan memberikan pengecekan gratis serta obat-obat yang sifatnya untuk pencegahan,” lanjutnya.
Tak hanya pemeriksaan, kegiatan ini juga diisi edukasi kesehatan oleh tenaga medis. Warga diberikan pemahaman soal pentingnya deteksi dini dan pola hidup sehat. Tujuannya jelas, agar masyarakat tidak menunggu sakit untuk datang ke fasilitas kesehatan.
Mobil Kesehatan Auto2000 (MOKES2000) yang diperkenalkan di acara ini juga jadi perhatian. Unit tersebut disiapkan sebagai layanan bergerak yang bisa menjangkau berbagai titik di Sidoarjo. Meski masih dioperasikan oleh Auto2000, ke depan mobil ini diharapkan bisa digunakan lebih luas saat dibutuhkan masyarakat.
“Untuk mobil ini kita prepare untuk seluruh warga Sidoarjo. Harapannya nanti bisa dipakai saat ada yang membutuhkan, baik dari lingkungan Auto2000 maupun warga Sidoarjo,” kata Edi.
Dari sisi Dinas Kesehatan, kehadiran mobil ini dinilai membuka akses yang lebih luas. Layanan kesehatan bisa hadir langsung di tengah masyarakat tanpa harus menunggu warga datang ke fasilitas kesehatan.
“Cek kesehatan gratis itu salah satunya adalah dengan mendekatkan akses fasilitas kesehatan pada masyarakat. Dengan adanya mobil kesehatan ini, ke depan akan menjadi jejaring kami di Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo,” ujar dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, M.Kes.
Ia menambahkan, mobil kesehatan ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk penanganan kasus trauma maupun non-trauma di lapangan. Harapannya, layanan seperti ini bisa terus digelar agar semakin banyak warga yang terjangkau.
Acara ini juga dihadiri Sekda Sidoarjo, Dr. Fenny Apridawati, S.KM., M.Kes., bersama jajaran Dinas Kesehatan dan manajemen Auto2000. Kehadiran para pejabat daerah menunjukkan perhatian terhadap akses kesehatan masyarakat yang masih menjadi pekerjaan rumah.
Dengan antusiasme warga yang tinggi sejak pagi, kegiatan ini memberi gambaran bahwa layanan kesehatan gratis masih sangat dibutuhkan. Kehadiran mobil kesehatan pun membuka peluang baru agar layanan serupa bisa hadir lebih sering di tengah masyarakat.
![]() |
| MOKES Auto2000 untuk cek kesehatan gratis di Alun-alun Sidoarjo |
Kegiatan ini berjalan dengan sistem undangan berdasarkan pemetaan dari puskesmas setempat. Peserta dilayani sesuai nomor antrean yang dibagikan di lokasi. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, hingga kolesterol. Obat-obatan juga dibagikan sesuai hasil diagnosa tenaga medis.
Edi menyebut, program ini lahir dari temuan di lapangan. Data menunjukkan penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi masih mendominasi di wilayah Magersari, Sidoarjo. Kondisi itu mendorong pihaknya menghadirkan layanan yang lebih dekat ke masyarakat.
“Karena banyak isu-isu yang kita sudah diskusikan, terkait khususnya sekarang ini kita ada di Sidoarjo, banyak isu penyakit tidak menular. Salah satunya hipertensi, kolesterol, diabetes. Oleh karenanya kita bekerjasama sama Dinas Kesehatan memberikan pengecekan gratis serta obat-obat yang sifatnya untuk pencegahan,” lanjutnya.
![]() |
| Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati bersama Kacab Auto2000 Waru menyapa warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis di CFD Alun-alun Paseban Sidoarjo, Minggu (26/4/2026). |
Mobil Kesehatan Auto2000 (MOKES2000) yang diperkenalkan di acara ini juga jadi perhatian. Unit tersebut disiapkan sebagai layanan bergerak yang bisa menjangkau berbagai titik di Sidoarjo. Meski masih dioperasikan oleh Auto2000, ke depan mobil ini diharapkan bisa digunakan lebih luas saat dibutuhkan masyarakat.
“Untuk mobil ini kita prepare untuk seluruh warga Sidoarjo. Harapannya nanti bisa dipakai saat ada yang membutuhkan, baik dari lingkungan Auto2000 maupun warga Sidoarjo,” kata Edi.
Dari sisi Dinas Kesehatan, kehadiran mobil ini dinilai membuka akses yang lebih luas. Layanan kesehatan bisa hadir langsung di tengah masyarakat tanpa harus menunggu warga datang ke fasilitas kesehatan.

“Cek kesehatan gratis itu salah satunya adalah dengan mendekatkan akses fasilitas kesehatan pada masyarakat. Dengan adanya mobil kesehatan ini, ke depan akan menjadi jejaring kami di Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo,” ujar dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, M.Kes.
Ia menambahkan, mobil kesehatan ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk penanganan kasus trauma maupun non-trauma di lapangan. Harapannya, layanan seperti ini bisa terus digelar agar semakin banyak warga yang terjangkau.
Acara ini juga dihadiri Sekda Sidoarjo, Dr. Fenny Apridawati, S.KM., M.Kes., bersama jajaran Dinas Kesehatan dan manajemen Auto2000. Kehadiran para pejabat daerah menunjukkan perhatian terhadap akses kesehatan masyarakat yang masih menjadi pekerjaan rumah.
Dengan antusiasme warga yang tinggi sejak pagi, kegiatan ini memberi gambaran bahwa layanan kesehatan gratis masih sangat dibutuhkan. Kehadiran mobil kesehatan pun membuka peluang baru agar layanan serupa bisa hadir lebih sering di tengah masyarakat.





