OTOJATIM – Aksi panas langsung tersaji di seri pembuka Asia Road Racing Championship 2026 di Sepang International Circuit, 11-12 April. Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil menggigit dan berhasil mengamankan dua podium dari kelas AP250 dan SS600.
“Saya bersyukur atas pencapaian podium hari ini. Di awal race dua saya mencoba beradaptasi dengan lintasan akibat hujan beberapa jam sebelum race. Saya coba atur strategi terutama di tikungan terakhir, bersyukur dapat berjalan dengan baik hingga meraih podium,” ujar Rheza Danica Ahrens.
Di kelas AP250, Rheza tampil tajam sejak start. Ia membuka balapan dari posisi terdepan, sementara Muhammad Badly Ayatullah berada di baris keenam. Race pertama berjalan ketat. Rheza bertahan di lima besar dan finis kelima. Badly sempat memimpin lomba, tapi harus keluar lintasan di lap terakhir akibat insiden.
Kondisi berubah di race kedua. Hujan yang mengguyur lintasan membuat balapan makin sulit ditebak. Rheza sempat tercecer di posisi kedelapan pada lap awal. Namun perlahan ia merangsek naik. Momen krusial terjadi di tikungan terakhir. Tiga pebalap langsung disalip dalam satu manuver. Hasilnya, Rheza mengunci posisi kedua. Badly absen di race ini karena cedera.
Tambahan poin dari Sepang membuat Rheza kini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 31 poin. Modal penting untuk lima seri berikutnya.
Di kelas SS600, Herjun Atna Firdaus tampil stabil sejak awal. Start dari posisi keempat, ia menjaga ritme hingga lap-lap akhir. Duel sengit terjadi saat perebutan podium. Herjun akhirnya finis ketiga di race pertama. Sementara Fadillah Arbi Aditama menutup balapan di posisi keenam pada debutnya di kelas ini.
“Saya bersyukur atas capaian race pertama setelah mendapatkan podium ketiga. Pada race kedua saya mencoba tampil maksimal dan saya bisa finis untuk mengamankan tiga teratas klasemen. Saya berharap bisa kembali podium di seri selanjutnya,” ujar Herjun.
Race kedua memberi hasil berbeda. Arbi tampil lebih tajam. Start dari posisi ke-10, ia merangsek naik hingga finis kelima. Herjun menutup balapan di posisi ketujuh. Dari dua race, Herjun kini duduk di posisi ketiga klasemen dengan 25 poin. Arbi menguntit di posisi kedelapan dengan 21 poin.
Di kelas ASB1000, M. Adenanta Putra menjalani debut sebagai rookie dengan cukup meyakinkan. Mengandalkan CBR1000RR-R, ia start dari posisi kelima. Persaingan di kelas tertinggi berlangsung keras. Adenanta mampu bertahan di kelompok depan dan finis ketujuh di dua balapan.
“Di race kedua saya sudah memiliki feeling dan percaya diri yang jauh lebih baik dari race pertama. Dari race kemarin saya banyak perbaikan dari berbagai hal. Menghadapi seri selanjutnya saya akan lebih banyak persiapan terutama beradaptasi bersama CBR1000RR-R,” ujar Adenanta.
Hasil tersebut menempatkan Adenanta di posisi keenam klasemen sementara dengan 18 poin.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menyebut hasil seri pembuka jadi pijakan penting untuk musim panjang tahun ini.
“Kami sangat mengapresiasi semangat juang tinggi para pebalap AHRT pada putaran pertama di balapan bergengsi ARRC. Pencapaian para pebalap pada seri perdana ini menjadi awal yang baik dalam menghadapi musim balap 2026,” ujar Andy.
Musim masih panjang. Lima seri tersisa siap jadi ajang pembuktian berikutnya. Putaran selanjutnya bakal digelar di Chang International Circuit pada 8–10 Mei 2026.
![]() |
| Rheza Danica Ahrens dan Herjun Atna Firdaus sukses membawa AHRT naik podium di seri pembuka ARRC 2026 Sepang. |
Di kelas AP250, Rheza tampil tajam sejak start. Ia membuka balapan dari posisi terdepan, sementara Muhammad Badly Ayatullah berada di baris keenam. Race pertama berjalan ketat. Rheza bertahan di lima besar dan finis kelima. Badly sempat memimpin lomba, tapi harus keluar lintasan di lap terakhir akibat insiden.
Kondisi berubah di race kedua. Hujan yang mengguyur lintasan membuat balapan makin sulit ditebak. Rheza sempat tercecer di posisi kedelapan pada lap awal. Namun perlahan ia merangsek naik. Momen krusial terjadi di tikungan terakhir. Tiga pebalap langsung disalip dalam satu manuver. Hasilnya, Rheza mengunci posisi kedua. Badly absen di race ini karena cedera.
Tambahan poin dari Sepang membuat Rheza kini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 31 poin. Modal penting untuk lima seri berikutnya.
Di kelas SS600, Herjun Atna Firdaus tampil stabil sejak awal. Start dari posisi keempat, ia menjaga ritme hingga lap-lap akhir. Duel sengit terjadi saat perebutan podium. Herjun akhirnya finis ketiga di race pertama. Sementara Fadillah Arbi Aditama menutup balapan di posisi keenam pada debutnya di kelas ini.
“Saya bersyukur atas capaian race pertama setelah mendapatkan podium ketiga. Pada race kedua saya mencoba tampil maksimal dan saya bisa finis untuk mengamankan tiga teratas klasemen. Saya berharap bisa kembali podium di seri selanjutnya,” ujar Herjun.
Race kedua memberi hasil berbeda. Arbi tampil lebih tajam. Start dari posisi ke-10, ia merangsek naik hingga finis kelima. Herjun menutup balapan di posisi ketujuh. Dari dua race, Herjun kini duduk di posisi ketiga klasemen dengan 25 poin. Arbi menguntit di posisi kedelapan dengan 21 poin.
![]() |
| Pebalap AHRT merayakan podium ARRC 2026 di Sepang |
“Di race kedua saya sudah memiliki feeling dan percaya diri yang jauh lebih baik dari race pertama. Dari race kemarin saya banyak perbaikan dari berbagai hal. Menghadapi seri selanjutnya saya akan lebih banyak persiapan terutama beradaptasi bersama CBR1000RR-R,” ujar Adenanta.
Hasil tersebut menempatkan Adenanta di posisi keenam klasemen sementara dengan 18 poin.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menyebut hasil seri pembuka jadi pijakan penting untuk musim panjang tahun ini.
“Kami sangat mengapresiasi semangat juang tinggi para pebalap AHRT pada putaran pertama di balapan bergengsi ARRC. Pencapaian para pebalap pada seri perdana ini menjadi awal yang baik dalam menghadapi musim balap 2026,” ujar Andy.
Musim masih panjang. Lima seri tersisa siap jadi ajang pembuktian berikutnya. Putaran selanjutnya bakal digelar di Chang International Circuit pada 8–10 Mei 2026.





