iklan jual beli mobil

Suzuki Fronx Mudik Perdana: Iritnya Bikin Kaget, Nyamannya Nempel di Badan

OTOJATIM - Perjalanan mudik Lebaran 2026 jadi momen pas buat menguji langsung Suzuki Fronx SGX, varian tertinggi dengan fitur paling lengkap. SUV kompak bergaya coupe ini dibekali mesin 1.500 cc K15C mild hybrid, transmisi otomatis 6-percepatan dengan paddle shift, serta sederet fitur keselamatan aktif.
Suzuki Fronx SGX diuji dalam perjalanan mudik dengan rute beragam di Jawa Timur
Dengan banderol di kisaran Rp 320 jutaan untuk tipe Two Tone, mobil ini langsung diajak menempuh rute Surabaya, Mojokerto hingga Malang, lengkap dengan kondisi lalu lintas padat dan jalur beragam.

“Dengan seluruh fitur termasuk AC dinyalakan dan gaya berkendara normal tanpa teknik khusus, Suzuki Fronx SGX Hybrid mencatat konsumsi BBM rata-rata 18,2 km per liter. Bahkan angka AVG bisa makin baik bila jarak tempuhnya lebih jauh.” (Redaksi)
Suzuki Fronx SGX saat uji jalan mudik Lebaran 2026
Dari tampilan, Fronx SGX langsung mencuri perhatian. Dimensinya kompak dengan panjang 3.995 mm, lebar 1.755 mm, dan tinggi 1.550 mm. Radius putar 4,8 meter membuatnya lincah saat harus bermanuver di jalan kota. Ground clearance 170 mm cukup memberi rasa aman saat melibas jalan tidak rata. Bagian depan tampil agresif dengan lampu bertingkat dan tiga titik LED DRL. Grill besar beraksen krom berpadu kisi hitam, ditambah bumper tebal yang memberi kesan kokoh.
Nanjak tipis-tipis di area Pacet, Mojokerto
Masuk ke samping, siluet atap melandai ala coupe memberi sentuhan modern. Velg alloy 16 inci berwarna hitam terlihat serasi dengan ban 195/60. Di belakang, lampu LED yang menyatu kiri ke kanan membuat tampilannya makin futuristik.
Dasbor Suzuki Fronx Hybrid
Kabin Suzuki Fronx Hybrid
Masuk ke kabin, nuansa modern terasa dari kombinasi warna dual-tone, layar sentuh besar, dan panel instrumen digital. Joknya ergonomis, kabin juga cukup senyap sehingga perjalanan terasa lebih rileks.
Mesin Suzuki Fronx Hybrid
Saat diajak jalan, karakter mesin 1.5 liter mild hybrid ini terasa halus. Tenaga 103 hp dan torsi 138 Nm disalurkan lewat transmisi otomatis 6-percepatan. Perpindahan gigi terasa mulus, hampir tanpa hentakan. Paddle shift memberi kontrol tambahan saat butuh akselerasi cepat. Di kemacetan, sistem Engine Auto-Stop bekerja otomatis mematikan mesin saat berhenti, lalu menyala lagi dengan halus saat pedal rem dilepas.
Jok ergonomis, kabin senyap perjalanan terasa lebih rileks.
Fitur keselamatan jadi salah satu bagian yang ikut diuji di perjalanan ini. Fronx SGX sudah dibekali ADAS dengan 12 fungsi keselamatan aktif. Salah satu yang paling terasa adalah Adaptive Cruise Control (ACC). Saat digunakan di jalan tol dengan arus lalu lintas yang berubah-ubah, sistem ini mampu menjaga jarak dengan kendaraan di depan secara stabil. Sensor radar bekerja cukup presisi membaca pergerakan kendaraan lain, bahkan saat mobil di depan melakukan deselerasi mendadak. Mobil bisa melambat dengan halus tanpa membuat penumpang terasa tersentak, lalu kembali berakselerasi saat kondisi jalan kembali lengang. Pengalaman ini terasa membantu, terutama saat perjalanan jauh yang cenderung melelahkan.

Handling jadi salah satu nilai plus. Dimensi kompak membuat mobil ini lincah. Suspensi terasa empuk namun tetap stabil di kecepatan lebih tinggi. Body roll minim saat menikung. Setir responsif, rem juga terasa pakem. Dalam kondisi jalan campuran, performanya tetap konsisten tanpa terasa berat.

Untuk konsumsi BBM Suzuki Fronx Hybrid, hasilnya cukup menarik. Dalam pengujian berkendara normal tanpa teknik khusus sejauh 400 km di rute Surabaya-Sidoarjo-Mojokerto-Malang plus kemacetan dan beberapa tanjakan, angka 18,2 km per liter berhasil dicapai. Efisiensi ini didukung sistem mild hybrid yang bekerja optimal saat kondisi stop-and-go.

Pengujian akselerasi 0–100 km/jam mencatat waktu 13,6 detik. Saat menggunakan paddle shift, waktunya sedikit membaik menjadi 13,1 detik. Bukan yang tercepat di kelasnya, tapi masih cukup untuk kebutuhan harian.
Kamera parkir 360° view memudahkan saat parkir
Dari sisi kenyamanan, kabin terasa lega untuk lima penumpang. Posisi duduk ergonomis, jok empuk, dan visibilitas luas ke segala arah. Fitur seperti 360 View Camera membantu saat parkir. Head unit 9 inci, wireless charger, dan USB port melengkapi kebutuhan modern. Peredaman kabin juga baik, suara dari luar minim terasa.
Besaran pajak tahunan Suzuki Fronx Hybrid
Biaya perawatan jadi poin menarik lain. Suzuki memberi servis gratis hingga 50.000 km atau 30 bulan. Yang bikin heran, pajak tahunan Suzuki Fronx SGX Hybrid di Jawa Timur berada di kisaran Rp2,6 juta (PKB Rp1,6 juta + Opsen Rp1 jutaan).

Secara keseluruhan, Suzuki Fronx SGX menawarkan kombinasi desain modern, efisiensi bahan bakar, dan kenyamanan berkendara. Tenaganya memang tidak agresif, namun cukup untuk mobilitas harian. Cocok untuk pengguna yang mencari SUV kompak dengan tampilan beda dan biaya operasional yang masih masuk akal.
LihatTutupKomentar

Race 2 Win, Acara Otomotif Tanpa Batas

Komunitas LM400 berpose bersama Koenigsegg CCX di sirkuit Sentul (6/5). Berto/Otojatim Sentul, Otojatim.com - Sabtu (6/5) itu nampak r...

close
harga yamaha nmax turbo