iklan jual beli mobil

Atasi Bau dan Rembes Air Di Kabin Mobil Dengan Anti Karat, Sepele Tapi Bikin Nyaman

OTOJATIM – Musim hujan bukan cuma soal wiper dan ban. Air yang menggenang, bercampur lumpur, pasir, dan sampah, diam-diam menjadi musuh utama bodi mobil. Terutama bagian bawah kendaraan yang jarang terlihat, tapi paling sering “kena getahnya”. Sekali lengah, karat bisa mulai bekerja pelan tapi pasti.

Proses penyemprotan anti karat pada kolong mobil di bengkel Surabaya
Teknisi melakukan penyemprotan anti karat pada kolong mobil untuk mencegah keropos saat musim hujan.
Bodi mobil yang mayoritas berbahan besi wajib mendapat perhatian ekstra saat curah hujan tinggi. Air yang masuk lewat celah kecil, lubang halus, atau keropos rambut berisiko merembes ke kabin. Dampaknya bukan hanya bau apek, tapi juga biaya perbaikan yang menguras dompet. Di titik inilah proteksi anti karat menjadi langkah krusial.

Perlindungan anti karat bukan sekadar melapisi permukaan luar. Prosesnya menyentuh area rawan seperti kolong mobil, rumah roda, hingga celah retakan kecil yang sering luput dari perhatian. Jika pori-pori bodi mulai terlihat, itu pertanda awal keropos yang tak boleh dibiarkan. Air hujan yang terus menerus menghantam area tersebut bisa mempercepat kerusakan.

Bagian lain yang sering diremehkan adalah jalur pembuangan air atau talang. Meski sudah dilapisi cat pabrikan, kotoran dari genangan bisa menumpuk. Dalam jangka panjang, kondisi ini memicu karat dari dalam.

“Setelah semua dibersihkan dan dicuci dengan cairan khusus maka selanjutnya agar lebih aman di lakukan penyemprotan anti karat,” kata Jason, dari Fit Gloss Auto Care Center, Jemursari Surabaya, Rabu (07/01/2026).

Menurutnya, pabrikan memang sudah membekali mobil dengan lapisan anti karat. Namun paparan air kotor secara terus-menerus tetap berpotensi menimbulkan masalah. Proses anti karat di bengkel tidak memakan waktu lama dan mobil bisa langsung digunakan. Hanya saja, hasil akan lebih optimal jika lapisan tersebut dibiarkan kering sempurna.

“Untuk anti karat kendaraan tidak membutuhkan waktu lama, bisa ditunggu dan mobil bisa langsung di pakai kembali,” ujar Jason.

Banyak pemilik mobil memilih menyemprot sendiri dengan produk yang tersedia di pasaran. Cara ini sah-sah saja, asalkan prosesnya detail. Area kolong mobil dan rumah roda adalah titik paling sering bertemu air, sehingga pengerjaannya ideal dilakukan dengan mobil diangkat.

“Kolong mobil dan rumah roda adalah area yang paling sering bertemu dengan air, untuk proses ini mobil harus diangkat,” imbuhnya.

Perawatan sederhana juga bisa dilakukan sendiri. Setelah mobil kehujanan, bilas dengan air bersih, terutama di sekitar sepakbor dan kolong yang masih terjangkau. Gunakan air bertekanan untuk mengusir pasir dan lumpur. Jangan lupa membersihkan pelek, kaliper, serta cakram rem agar kinerja pengereman tetap optimal.

Biaya proteksi anti karat bervariasi, tergantung jenis mobil dan treatment yang dipilih. Kisaran tarif mulai Rp 1,6 juta hingga Rp 6 juta.
“Khusus untuk bulan ini saat musim hujan ada voucher diskon Rp 500 Ribu sampai Rp 1 juta,“ pungkas Jason.

LihatTutupKomentar

Race 2 Win, Acara Otomotif Tanpa Batas

Komunitas LM400 berpose bersama Koenigsegg CCX di sirkuit Sentul (6/5). Berto/Otojatim Sentul, Otojatim.com - Sabtu (6/5) itu nampak r...

close
harga yamaha nmax turbo