OTOJATIM - Daftar tunggu yang panjang terhadap mobil listrik viral J5 EV mendapat perhatian khusus dari Jaecoo Indonesia. Di sela-sela acara serah terima simbolis 3.000 unit J5 EV ke konsumen beberapa waktu lalu, Jaecoo Indonesia menjamin lock price J5 EV dengan cara beli asuransi seharga Rp8 juta.
"Melalui Price Lock Insurance, kami ingin memberikan rasa aman bagi konsumen dengan memastikan harga kendaraan tetap terjaga meskipun terjadi kenaikan harga." yakin Jim Ma, Business Unit Director JAECOO Indonesia.
Hal ini dilakukan Jaecoo Indonesia sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan konsumen, program khusus ini bertajuk “Price Lock Insurance”. Dengan membeli asuransi senilai Rp 8.000.000, konsumen akan mendapatkan perlindungan dari potensi kenaikan harga.
Menurut @Arviansyah23 sebagai penulis dan penguji kendaraan, hal ini cukup penting untuk dilakukan oleh calon konsumen. Sebab harga JAECOO J5 EV apabila insentif kendaraan listrik tidak dilanjutkan, dimana unit J5 EV akan dikenakan PPN sebesar 10%.
Price Lock Insurance dapat diikuti oleh konsumen yang telah membayarkan tanda jadi hingga 31 Desember 2025. Jika insentif EV dihentikan, konsumen tetap hanya membayar Rp 299.900.000 tanpa dikenakan tambahan biaya akibat pengenaan PPN.
Menurut keyakinan Saya sebagai Test Driver and New Car Validator yang sudah menguji jalan J5 EV. Adalah worthed menambah asuransi seharga tersebut untuk menjamin harga pasti. Sebab dengan performa mobil tersebut, bila dijual seharga Rp400 jutaan pun masih layak.
"Namun, khusus bagi konsumen yang telah membayarkan tanda jadi sekaligus membayar harga kendaraan, maka harga unit J5 EV akan tetap sebesar Rp 299.900.000 tanpa perlu mengikuti program Price Lock Insurance," ujar Jim nama depan dari Jim Ma.
Saat ini, JAECOO Indonesia tengah mengambil langkah-langkah konkret untuk mengoptimalkan kapasitas produksi serta memperkuat kesiapan distribusi, sehingga proses pengiriman unit dapat berjalan lebih optimal bagi seluruh konsumen yang telah melakukan pemesanan pada tahun 2025, agar unit dapat dikirim sebelum Lebaran 2026 tanpa mengurangi standar kualitas produk maupun layanan purna jual.
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada calon konsumen yang terdampak waktu tunggu pengiriman. Namun demikian, JAECOO saat ini tengah melakukan peningkatan kapasitas produksi serta optimalisasi rantai pasok agar unit JAECOO J5 EV dapat segera diterima oleh konsumen," tutupnya.


