-->
close

Honda Indonesia Beri Sinyal Jenis Hybrid untuk Ramaikan Mobil Listrik

Gear Oil 75W-90 GL-4
Konsep mobil listrik Honda Everus

Secara global, Honda menargetkan penjualan mobil elektrifikasi dengan jumlah komposisi sebanyak dua per tiga bagian, pada 2030 nanti. Hal itu dikatakan oleh Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director Honda Prospect Motor (HPM).


Namun begitu, Honda Indonesia (HPM) tetap berhati-hati dalam wacana peluncuran produk mobil listrik tersebut.
"Saat ini Honda sudah mempunyai semua teknologi mobil elektrifikasi. Namun sampai saat ini, kami masih terus melakukan studi, teknologi mana yang paling sesuai diterapkan di Indonesia," jelas Yusak saat tanya jawab bersama awak media di acara press conference secara virtual yang bertajuk CSR Pemasangan Fasilitas Cuci Tangan di Halte TransJakarta, Senin (16/11).

Honda mempunyai teknologi kendaraan ramah lingkungan. Ada Hybrid Plug-in, ada Fuelcell, ada Full Battery.

Yusak mengaku, studi yang dilakukan Honda selain untuk menentukan teknologi mana yang lebih sesuai, juga untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk meluncurkannya.

"Banyak pertimbangan ya, kita lihat dulu kebutuhan masyarakat seperti apa, kesiapan infrastruktur untuk mobil listrik ini bagaimana dan yang terpenting, regulasinya bagaimana. Banyak hal yang masih dalam tahap studi," tambahnya.

Disinggung mengenai PP73 tentang regulasi pajak untuk kendaraan ramah lingkungan dan elektrifikasi. "Ya itu kan masih baru akan berlaku Oktober tahun depan (2021), nanti kita lihat dulu bagaimana juknisnya."

Lantas ketika ditanya kemungkinan teknologi apa yang paling cocok diterapkan Honda. "Ya melihat kondisi kebutuhan masyarakat dan infrastruktur yang ada, teknologi Honda yang paling mendekati untuk diterapkan di Indonesia adalah teknologi hybrid," pungkas Yusak.
LihatTutupKomentar