OTOJATIM - Penjualan Daihatsu selalu kokoh di posisi ke-2 di belakang Toyota, bahkan hingga bulan September 2026 lalu. Lantas apa sih yang menjadi rahasia kokohnya penjualan Daihatsu di Tanah Air? Mari simak artikel analisis singkat by @Arviansyah23 selaku penulis dan penguji kendaraan baru profesional ini hingga tuntas.
Pertama Daihatsu memiliki fasilitas Research and Development di Indonesia. Fasilitas R&D ini sangat penting, sebab di sinilah proses awal untuk menentukan apakah suatu produk bisa dibuat fit for Indonesian customer atau tidak. Banyak aspek, serta data di lapangan yang dilihat dan dipertimbangkan sebelum pabrikan ini mendesain sebuah mobil yang benar-benar sesuai untuk kebutuhan masyarakat di Indonesia.
Hal itu membuat mobil Daihatsu yang dijual di Tanah Air rata-rata buatan lokal dan telah disesuaikan dengan kondisi real di Indonesia. Baik kesesuaian untuk iklimnya, jenis jalanannya, hingga comply dengan emisi, bahan bakar serta kebiasaan konsumen di Indonesia. Hal ini yang sulit disaingi dengan mudah oleh brand lain terutama merek-merek baru dari maindland China.
Kedua mobil-mobil Daihatsu punya durabilitas baik, serta keterjangkauan bengkel resmi yang tersebar di sebagian besar wilayah Tanah Air. Keterjaminan tersedianya spare part juga tak kalah penting, apalagi untuk mobil yang digunakan di luar daerah. Pasti enggak mau dong, amit-amit ada kejadian di jalan, misal mobil ditabrak terus parts-nya perlu inden berbulan-bulan? Di mobil Daihatsu hal ini enggak akan kejadian.
Pola aftersales yang melayani juga menjadi faktor tambahan mengapa mobil-mobil Daihatsu digemari di Indonesia. Pola melayani ini penting, sebab sebagai customer merasa 'diorangkan' dan juga merasa aman dalam sebuah journey kepemilikan mobil.
Hal ini beda jauh dengan brand Tiongkok yang polanya jualan banyak tapi aftersales kemudian. Ingat, membangun aftersales tidak sama dengan membangun banyak diler. Pengamatan penulis hanya beberapa brand saja yang memikirkan hal ini, yang lain seakan doktrinnya hanya fokus jualan.
Maka tak heran produk-produk mobil Daihatsu diterima dengan baik di pasaran. Mulai Daihatsu Gran Max yang menjadi mobil terlaris, Daihatsu Sigra sebagai mobil sampai mobil yang menurut @Arviansyah23 pas untuk in this economy yakni Daihatsu Rocky Hybrid serta All-new Ayla yang konsumsi bahan bakarnya bisa bejaban mobil-mobil Hybrid.
Di samping, memang pasar otomotif nasional sedang menunjukkan tren positif. Hingga September 2026, pasar ritel otomotif nasional mencapai sekitar 676 ribu unit, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 585 ribu unit.
"Capaian ini terus memotivasi kami dalam menghadirkan kendaraan bernilai terbaik serta layanan yang mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat Indonesia yang sejalan dengan semangat Karena Kamu Ada, Semua Jadi Mudah," kata Rokky Irvayandi, Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).
Sejalan dengan pertumbuhan pasar tersebut, penjualan ritel Daihatsu juga mengalami tren positif dengan total sekitar 109 ribu unit, atau tumbuh 9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian ini menjadikan Daihatsu mempertahankan posisi nomor dua dalam penjualan ritel otomotif nasional, dengan pangsa pasar sebesar 16,2%.
Selain itu, Daihatsu juga menjadi pilihan utama di segmen kendaraan dengan harga hingga Rp300 juta, dengan market share sebesar 29%. Dari sisi model, Gran Max Series menjadi kontributor terbesar penjualan Daihatsu sampai dengan bulan September 2026 dengan raihan 56.230 unit, atau sekitar 51% dari total penjualan Daihatsu.
Jumlah tersebut terdiri atas Gran Max Pick Up sebanyak 38.333 unit dan Gran Max Minibus sebanyak 17.897 unit. Gran Max Series juga menjadi mobil terlaris di Indonesia pada periode Januari – September 2026, sekaligus memperkuat perannya sebagai kendaraan niaga untuk mendukung berbagai kebutuhan usaha masyarakat Indonesia.
Di segmen LCGC, Daihatsu mencatatkan penjualan sebanyak 32.710 unit, berkontribusi sekitar 30% terhadap total penjualan Daihatsu pada Januari - September 2026. Capaian ini memperlihatkan kontribusi segmen LCGC dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan kendaraan yang fungsional dan terjangkau untuk mobilitas sehari-hari.
Sementara itu, Daihatsu Terios membukukan penjualan sebanyak 11.120 unit pada periode Januari - September 2026. Terios juga menjadi model nomor satu di segmen SUV medium dengan harga hingga Rp300 juta, memperkuat pilihan Daihatsu bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan berkarakter tangguh untuk mendukung mobilitas keluarga. "Bagi kami, capaian penjualan merupakan wujud kepercayaan pelanggan yang terus memilih Daihatsu sebagai solusi mobilitasnya," tutup Rokky sapaan akrab penulis ke Rokky Irvayandi.
.jpeg)
.jpeg)
.png)
.jpeg)
.jpeg)

