OTOJATIM – Pebalap muda Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Bintang Pranata Sukma dan Resky Yusuf Hermawan, sukses meraih podium kedua pada dua balapan Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat, 10–11 Oktober 2026.
Bintang naik podium pada race pertama, Sabtu (10/10), sedangkan Resky mengamankan posisi kedua pada race kedua, Minggu (11/10). Hasil tersebut menjadi modal penting bagi para pebalap Indonesia untuk menghadapi putaran berikutnya di Malaysia.
Bintang Pranata Start dari Pole Position
Persaingan pebalap binaan AHM sudah terlihat sejak sesi kualifikasi. Bintang tampil sebagai pebalap tercepat dengan catatan waktu 1 menit 42,492 detik dan berhak menempati pole position.
Rekan setimnya, Resky Yusuf, memulai balapan dari posisi keempat. Sementara itu, Muh Badly Ayatullah berada di urutan keenam dan M. Maulana Malik Ibrahim menempati posisi kedelapan. Dua pebalap wildcard Indonesia, Abimanyu Fermadi dan Valera Octavianuz, masing-masing memulai balapan dari posisi ke-14 dan ke-18.
Pada race pertama, Bintang terlibat persaingan ketat di barisan depan bersama Badly, Malik, dan Resky. Balapan sempat dihentikan dengan red flag pada lap kedua akibat kondisi lintasan sebelum dilanjutkan kembali dalam format 10 lap.
Bintang mampu mempertahankan persaingan hingga lap terakhir dan finis di posisi kedua. Maulana Malik menyelesaikan balapan di urutan kelima, sedangkan Badly finis ke-12. Resky gagal menyelesaikan balapan. Adapun Abimanyu dan Valera masing-masing finis di posisi ke-10 dan ke-16.
Resky Bangkit dan Raih Podium Pertama
Hasil berbeda diraih Resky pada race kedua. Memulai balapan dari posisi keempat, pebalap muda tersebut langsung terlibat aksi salip-menyalip untuk merebut posisi terdepan.
Persaingan di rombongan depan berlangsung ketat dengan perubahan posisi sepanjang balapan. Resky mampu menjaga ritme hingga melewati garis finis di posisi kedua. Capaian ini menjadi podium pertamanya pada musim 2026 di ajang IM4AC.
“Di Race kedua, saya bangkit dari hasil race pertama dan berusaha tampil maksimal hingga bisa mendapatkan podium kedua. Podium ini menjadi capaian podium pertama bagi saya. Untuk seri di Sepang, saya akan berjuang mengumpulkan poin sebanyak mungkin dan meraih podium,” ujar Resky.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas doa dan dukungan yang diberikan selama balapan di Mandalika.
Bintang Catatkan Fastest Lap
Bintang kembali tampil kompetitif pada race kedua. Meski memulai balapan dari pole position dan beberapa kali memimpin persaingan, ia harus puas finis di posisi keempat setelah mengalami insiden di tikungan terakhir.
Bintang sempat mencatatkan fastest lap dengan waktu 1 menit 42,271 detik. Namun, kesalahan jalur di penghujung balapan membuatnya melebar dan kehilangan kesempatan untuk kembali naik podium.
“Pada race kedua sudah sesuai strategi yang telah saya rencanakan, namun terdapat insiden pada tikungan terakhir yang menyebabkan saya sedikit melebar dan membuat saya hanya finis di posisi keempat. Terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas doa dan dukungannya. Semoga bisa meraih hasil lebih baik di seri berikutnya,” kata Bintang.
Sementara itu, Muh Badly Ayatullah finis di posisi kelima dan mencatatkan fastest lap dengan waktu 1 menit 42,190 detik. M. Maulana Malik Ibrahim menyelesaikan balapan di urutan ketujuh. Valera Octavianuz finis ke-13, sedangkan Abimanyu Bintang Fermadi gagal menuntaskan balapan.
Bintang Tempati Posisi Empat Klasemen
Hasil balapan di Mandalika turut memengaruhi posisi para pebalap Indonesia dalam klasemen sementara IM4AC 2026.
Bintang menempati posisi keempat dengan koleksi 89 poin. Resky berada di urutan kedelapan dengan 58 poin, disusul Badly di posisi ke-11 dengan 54 poin. Sementara itu, Malik menempati posisi ke-14 dengan raihan 38 poin.
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, menilai hasil para pebalap Indonesia menunjukkan kemampuan mereka untuk bersaing di level internasional.
“Prestasi pebalap muda Indonesia di ajang internasional membuktikan talenta Tanah Air dapat bersaing dengan pebalap mancanegara. Dukungan masyarakat di Mandalika menjadi motivasi tambahan bagi para pebalap untuk tampil maksimal. AHM akan terus menemani perjalanan mereka melalui pembinaan berjenjang untuk meraih prestasi tertinggi, hingga ke panggung MotoGP,” ujar Andy.
AHM menjalankan pembinaan balap secara berjenjang untuk mengembangkan kemampuan pebalap muda Indonesia agar dapat menapaki kompetisi internasional hingga jenjang MotoGP.
Perjuangan Bintang, Resky, Badly, dan Malik selanjutnya berlanjut ke putaran kelima Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026 di Petronas Sepang International Circuit, Malaysia, yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

Bintang naik podium pada race pertama, Sabtu (10/10), sedangkan Resky mengamankan posisi kedua pada race kedua, Minggu (11/10). Hasil tersebut menjadi modal penting bagi para pebalap Indonesia untuk menghadapi putaran berikutnya di Malaysia.
Bintang Pranata Start dari Pole Position
Persaingan pebalap binaan AHM sudah terlihat sejak sesi kualifikasi. Bintang tampil sebagai pebalap tercepat dengan catatan waktu 1 menit 42,492 detik dan berhak menempati pole position.
Rekan setimnya, Resky Yusuf, memulai balapan dari posisi keempat. Sementara itu, Muh Badly Ayatullah berada di urutan keenam dan M. Maulana Malik Ibrahim menempati posisi kedelapan. Dua pebalap wildcard Indonesia, Abimanyu Fermadi dan Valera Octavianuz, masing-masing memulai balapan dari posisi ke-14 dan ke-18.
Pada race pertama, Bintang terlibat persaingan ketat di barisan depan bersama Badly, Malik, dan Resky. Balapan sempat dihentikan dengan red flag pada lap kedua akibat kondisi lintasan sebelum dilanjutkan kembali dalam format 10 lap.
Bintang mampu mempertahankan persaingan hingga lap terakhir dan finis di posisi kedua. Maulana Malik menyelesaikan balapan di urutan kelima, sedangkan Badly finis ke-12. Resky gagal menyelesaikan balapan. Adapun Abimanyu dan Valera masing-masing finis di posisi ke-10 dan ke-16.
Resky Bangkit dan Raih Podium Pertama
Hasil berbeda diraih Resky pada race kedua. Memulai balapan dari posisi keempat, pebalap muda tersebut langsung terlibat aksi salip-menyalip untuk merebut posisi terdepan.
Persaingan di rombongan depan berlangsung ketat dengan perubahan posisi sepanjang balapan. Resky mampu menjaga ritme hingga melewati garis finis di posisi kedua. Capaian ini menjadi podium pertamanya pada musim 2026 di ajang IM4AC.
“Di Race kedua, saya bangkit dari hasil race pertama dan berusaha tampil maksimal hingga bisa mendapatkan podium kedua. Podium ini menjadi capaian podium pertama bagi saya. Untuk seri di Sepang, saya akan berjuang mengumpulkan poin sebanyak mungkin dan meraih podium,” ujar Resky.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas doa dan dukungan yang diberikan selama balapan di Mandalika.
Bintang Catatkan Fastest Lap
Bintang kembali tampil kompetitif pada race kedua. Meski memulai balapan dari pole position dan beberapa kali memimpin persaingan, ia harus puas finis di posisi keempat setelah mengalami insiden di tikungan terakhir.

Bintang sempat mencatatkan fastest lap dengan waktu 1 menit 42,271 detik. Namun, kesalahan jalur di penghujung balapan membuatnya melebar dan kehilangan kesempatan untuk kembali naik podium.
“Pada race kedua sudah sesuai strategi yang telah saya rencanakan, namun terdapat insiden pada tikungan terakhir yang menyebabkan saya sedikit melebar dan membuat saya hanya finis di posisi keempat. Terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas doa dan dukungannya. Semoga bisa meraih hasil lebih baik di seri berikutnya,” kata Bintang.
Sementara itu, Muh Badly Ayatullah finis di posisi kelima dan mencatatkan fastest lap dengan waktu 1 menit 42,190 detik. M. Maulana Malik Ibrahim menyelesaikan balapan di urutan ketujuh. Valera Octavianuz finis ke-13, sedangkan Abimanyu Bintang Fermadi gagal menuntaskan balapan.
Bintang Tempati Posisi Empat Klasemen
Hasil balapan di Mandalika turut memengaruhi posisi para pebalap Indonesia dalam klasemen sementara IM4AC 2026.
Bintang menempati posisi keempat dengan koleksi 89 poin. Resky berada di urutan kedelapan dengan 58 poin, disusul Badly di posisi ke-11 dengan 54 poin. Sementara itu, Malik menempati posisi ke-14 dengan raihan 38 poin.
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, menilai hasil para pebalap Indonesia menunjukkan kemampuan mereka untuk bersaing di level internasional.
“Prestasi pebalap muda Indonesia di ajang internasional membuktikan talenta Tanah Air dapat bersaing dengan pebalap mancanegara. Dukungan masyarakat di Mandalika menjadi motivasi tambahan bagi para pebalap untuk tampil maksimal. AHM akan terus menemani perjalanan mereka melalui pembinaan berjenjang untuk meraih prestasi tertinggi, hingga ke panggung MotoGP,” ujar Andy.
AHM menjalankan pembinaan balap secara berjenjang untuk mengembangkan kemampuan pebalap muda Indonesia agar dapat menapaki kompetisi internasional hingga jenjang MotoGP.
Perjuangan Bintang, Resky, Badly, dan Malik selanjutnya berlanjut ke putaran kelima Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026 di Petronas Sepang International Circuit, Malaysia, yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.


