21 Tahun Bawa FAW, GM Mobil Perbesar Markas Surabaya

OTOJATIM – PT Gaya Makmur Mobil (GM Mobil) memperbesar pijakannya di Jawa Timur. Perusahaan distributor FAW Truck dan XCMG tersebut meresmikan kantor barunya di kawasan Jalan Raya Gilang No. 113, Taman, Sidoarjo, Jumat (2/10/2026).
Marcom Head Gaya Makmur Mobil Rudolf Ang Dinata bersama Direktur Utama Gaya Makmur Mobil Frankie Makaminang saat acara launching di ShangriLa Surabaya (2/10).
Namun, grand opening ini bukan tanda GM Mobil baru masuk Surabaya. Kantor tersebut merupakan fasilitas baru yang menggantikan kantor sebelumnya yang sudah beroperasi selama beberapa tahun.

Marcom Head Gaya Makmur Mobil, Rudolf Ang Dinata, mengatakan perpindahan dilakukan karena perkembangan bisnis membuat fasilitas lama semakin terbatas.

Menurut Rudolf, jumlah pelanggan terus bertambah. Kebutuhan penjualan, layanan purna jual, suku cadang hingga teknisi ikut meningkat sehingga perusahaan membutuhkan tempat yang lebih luas.

“Bisnis semakin berkembang, makin besar. Customer makin banyak, kebutuhan untuk penjualan, after sales semakin banyak. Jadi kita memutuskan untuk move ke kantor baru yang jauh lebih besar,” kata Rudolf.

Fasilitas baru tersebut disiapkan untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan kendaraan niaga yang selama ini menjadi pasar utama GM Mobil.

Sejak 2005, GM Mobil telah menjadi distributor FAW Truck dan XCMG di Indonesia. Perjalanan selama lebih dari dua dekade itu menjadi bagian penting dalam membangun jaringan layanan untuk kendaraan yang memiliki nilai investasi cukup besar.

Direktur Utama PT Gaya Makmur Mobil, Frankie Makaminang, mengatakan perjalanan panjang tersebut juga berkaitan dengan persoalan kepercayaan konsumen terhadap produk asal China.

Ketika mulai membawa FAW ke Indonesia pada 2005, menurut Frankie, masih ada kekhawatiran konsumen terhadap keberlangsungan merek kendaraan China. Pengalaman sejumlah merek China yang sempat hadir di Indonesia pada awal 2000-an kemudian menghilang membuat konsumen mempertanyakan ketersediaan suku cadang dan layanan setelah pembelian.

GM Mobil memilih menghadapi persoalan tersebut dengan membangun jaringan after-sales.

“Customer boleh percaya kepada kita, kita gak akan lari, karena kita sudah buktikan,” ujar Frankie.

Ia menyebut GM Mobil selama 21 tahun tetap membawa FAW dan XCMG, sementara jaringan layanan terus diperluas. Di Jawa Timur, GM Mobil telah memiliki fasilitas di sejumlah daerah, termasuk Surabaya, Probolinggo dan Tuban, dengan rencana memperluas jangkauan hingga Banyuwangi.
FAW Truck Mixer
Untuk wilayah yang lebih kecil, konsepnya tidak selalu berupa cabang penuh. GM Mobil menempatkan Parts & Service Center agar kebutuhan suku cadang dan mekanik lebih dekat dengan kendaraan yang beroperasi di lapangan.

Jaringan partshop perusahaan di Pulau Jawa, menurut Frankie, kini telah mencapai lebih dari 500 titik.

“Truck yang bagus pun kalau tidak punya jaringan after sales pasti akan rusak juga. Butuh sparepart, butuh mekanik, butuh training. Makanya kita kembangkan terus jaringan kita,” katanya.

Kantor Baru Sekaligus Perkuat Layanan
Kebutuhan terhadap fasilitas yang lebih besar menjadi semakin penting karena kendaraan yang dijual GM Mobil bukan produk dengan nilai transaksi kecil.

Frankie menyebut harga unit FAW dapat berada di kisaran ratusan juta rupiah hingga lebih dari Rp1 miliar, tergantung jenis dan spesifikasinya.

Karena itu, layanan setelah kendaraan berada di tangan pelanggan menjadi bagian penting dalam bisnis kendaraan niaga. Truk yang digunakan untuk logistik, konstruksi, tambang maupun sektor lainnya harus dapat kembali beroperasi secepat mungkin ketika mengalami kendala.

GM Mobil juga menyediakan layanan teknis dan dukungan 24 jam untuk pelanggan.

Dari sisi produk, GM Mobil saat ini masih mengimpor sebagian unit FAW dan XCMG secara utuh. Namun, perusahaan mulai melakukan perakitan lokal untuk beberapa tipe.

Perakitan tersebut dilakukan di Bogor. Salah satu model yang disebut Frankie telah masuk tahap CKD adalah varian 4x4.

Menurutnya, langkah perakitan lokal akan terus dikembangkan seiring kebutuhan pasar dan persyaratan kandungan lokal.

Di Jawa Timur sendiri, Rudolf menjelaskan karakter pasar FAW lebih banyak berasal dari kebutuhan kendaraan on-road. Aktivitas logistik dan distribusi barang membuat truk menjadi salah satu kebutuhan utama.
XCMG Truck EV
Sementara XCMG lebih banyak digunakan pada sektor pertambangan, terutama di wilayah seperti Kalimantan dan Sulawesi.

FAW Mulai Masuk Segmen Truk Lebih Kecil
Perkembangan pasar juga membuat GM Mobil mulai memperluas pilihan produknya. Jika selama ini FAW dikenal melalui truk dengan kapasitas besar, perusahaan mulai masuk ke kategori truk yang lebih kecil.

Di fasilitas grand opening GM Mobil Surabaya, salah satu produk yang diperkenalkan adalah truk listrik XCMG. GM Mobil juga sedang menyiapkan sejumlah produk FAW yang dirakit secara lokal.

Frankie menyebut langkah tersebut menjadi bagian dari perluasan pasar, sekaligus menyesuaikan kebutuhan pelanggan yang semakin beragam.

Menurut klaim perusahaan, kontribusi FAW di pasar truk Jawa Timur saat ini sudah berada di kisaran 10 persen untuk kategori yang mereka bidik. Frankie juga menyebut penjualan GM Mobil tahun ini masih tumbuh sekitar 30 persen.

Angka tersebut, menurut dia, muncul ketika sebagian pasar kendaraan niaga mengalami tekanan.

“Kita tahun ini kira-kira 30 persen, jadi di saat yang lain-lain lagi pada turun kita terus naik,” kata Frankie.

Ia menilai harga pembelian, spesifikasi, konsumsi bahan bakar dan biaya suku cadang menjadi pertimbangan penting bagi pengusaha ketika memilih kendaraan niaga.

Salah satu pelanggan besar yang disebut Frankie adalah Siba Surya di Semarang. GM Mobil akan melakukan seremoni penyerahan unit ke-1.200 untuk perusahaan tersebut pada pekan berikutnya. Jumlah itu diklaim terkumpul dalam kurun empat tahun, atau sekitar 300 unit per tahun.

Dengan kantor baru yang lebih luas, GM Mobil kini memiliki ruang lebih besar untuk menjalankan penjualan sekaligus layanan purna jual di Jawa Timur.

Grand opening tersebut akhirnya bukan sekadar seremoni pembukaan fasilitas. Bagi GM Mobil, kantor baru menjadi penanda bahwa jaringan bisnis yang dibangun sejak 2005 terus diperbesar mengikuti pertumbuhan jumlah kendaraan dan pelanggan di lapangan.
LihatTutupKomentar

Gandeng Produsen Komponen Lokal, Wuling Motor Lengkapi Pabriknya Dengan Fasilitas Supplier Park

Pabrik PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) di Greenland International Industrial Centre (GIIC), Cikarang, Jawa Barat, kini sudah sia...

close
harga yamaha nmax turbo