OTOJATIM – Perayaan ulang tahun ke-25 menjadi momen spesial bagi PT Jaya Kreasi Indonesia (JKIND). Bertepatan dengan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, perusahaan distributor kaca film dan Paint Protection Film (PPF) itu kembali hadir sebagai sponsor sekaligus memperkenalkan teknologi perlindungan kendaraan melalui tiga merek andalannya, yakni LLumar, CPF1, dan Duratect.
"Perjalanan 25 tahun ini adalah bukti dari kepercayaan mendalam yang diberikan oleh masyarakat, mitra bisnis, dan jaringan dealer resmi kami di seluruh Indonesia. Kehadiran kami di GIIAS 2026 bukan sekadar pameran produk, melainkan bentuk apresiasi kami secara langsung kepada konsumen. Menginjak usia perak ini, kami berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan standar pelayanan maksimal dan memastikan seluruh produk kami yaitu LLumar, CPF1, dan Duratect menjadi investasi terbaik bagi setiap penggunanya," ujar Herrys Winata, National Sales & Marketing Manager PT Jaya Kreasi Indonesia.
Momentum GIIAS 2026 dimanfaatkan JKIND bukan hanya untuk memamerkan produk terbaru, tetapi juga memperlihatkan bagaimana teknologi kaca film dan pelindung bodi kendaraan berkembang mengikuti kebutuhan pengguna mobil modern. Selama 25 tahun berkiprah di Indonesia, perusahaan ini terus memperluas jaringan distribusi sekaligus meningkatkan layanan purnajual bagi konsumennya.
Di booth JKIND, pengunjung dapat melihat langsung performa kaca film LLumar yang dikenal memiliki kemampuan menolak panas matahari (TSER), menjaga kejernihan pandangan, sekaligus memberikan perlindungan terhadap sinar ultraviolet (UV). Produk ini juga direkomendasikan oleh Skin Cancer Foundation karena dinilai mampu membantu mengurangi risiko paparan sinar UV terhadap kulit.
Selain kaca film premium, JKIND juga menghadirkan LLumar Paint Protection Film (PPF). Lapisan pelindung berbahan Thermoplastic Polyurethane (TPU) tersebut dibekali teknologi self-healing, sehingga goresan halus pada permukaan film dapat pulih dengan sendirinya. Ditambah teknologi HydroGard, permukaan kendaraan menjadi lebih mudah dibersihkan karena air dan kotoran tidak mudah menempel.
Pilihan lain datang dari CPF1, kaca film yang menawarkan perlindungan panas sekaligus aspek keamanan dengan harga yang lebih kompetitif. Produk ini telah lama digunakan sebagai pemasok OEM sejumlah merek otomotif di Indonesia dan terus dikembangkan melalui berbagai inovasi, termasuk sistem e-warranty serta QR Code untuk mencegah pemalsuan produk.
Sementara itu, Duratect Paint Protection Film hadir sebagai solusi menjaga kondisi cat kendaraan dari risiko goresan, benturan kerikil, polusi hingga kotoran yang dapat menurunkan tampilan sekaligus nilai jual mobil. Produk tersebut menjadi alternatif bagi pemilik kendaraan yang ingin mempertahankan kondisi eksterior tetap prima dalam penggunaan sehari-hari.
Selama penyelenggaraan GIIAS 2026, JKIND juga menyiapkan berbagai program promosi, konsultasi mengenai pemasangan kaca film maupun PPF, hingga demonstrasi langsung mengenai kemampuan produk-produk yang dipamerkan. Konsep booth dibuat lebih modern dan edukatif agar pengunjung dapat memahami manfaat setiap teknologi perlindungan kendaraan yang ditawarkan.
Dengan pengalaman seperempat abad di industri kaca film otomotif dan pelindung bodi kendaraan, JKIND menegaskan langkahnya untuk terus menghadirkan inovasi sekaligus memperluas jaringan layanan di Indonesia. Kehadiran di GIIAS 2026 menjadi penanda bahwa perusahaan ingin terus menjadi pilihan konsumen yang mengutamakan perlindungan kendaraan dalam jangka panjang.
![]() |
| JKIND merayakan ulang tahun ke-25 pada GIIAS 2026. |
Momentum GIIAS 2026 dimanfaatkan JKIND bukan hanya untuk memamerkan produk terbaru, tetapi juga memperlihatkan bagaimana teknologi kaca film dan pelindung bodi kendaraan berkembang mengikuti kebutuhan pengguna mobil modern. Selama 25 tahun berkiprah di Indonesia, perusahaan ini terus memperluas jaringan distribusi sekaligus meningkatkan layanan purnajual bagi konsumennya.
Di booth JKIND, pengunjung dapat melihat langsung performa kaca film LLumar yang dikenal memiliki kemampuan menolak panas matahari (TSER), menjaga kejernihan pandangan, sekaligus memberikan perlindungan terhadap sinar ultraviolet (UV). Produk ini juga direkomendasikan oleh Skin Cancer Foundation karena dinilai mampu membantu mengurangi risiko paparan sinar UV terhadap kulit.
Selain kaca film premium, JKIND juga menghadirkan LLumar Paint Protection Film (PPF). Lapisan pelindung berbahan Thermoplastic Polyurethane (TPU) tersebut dibekali teknologi self-healing, sehingga goresan halus pada permukaan film dapat pulih dengan sendirinya. Ditambah teknologi HydroGard, permukaan kendaraan menjadi lebih mudah dibersihkan karena air dan kotoran tidak mudah menempel.
![]() |
| Booth JKIND menghadirkan LLumar, CPF1, dan Duratect di GIIAS 2026. |
Sementara itu, Duratect Paint Protection Film hadir sebagai solusi menjaga kondisi cat kendaraan dari risiko goresan, benturan kerikil, polusi hingga kotoran yang dapat menurunkan tampilan sekaligus nilai jual mobil. Produk tersebut menjadi alternatif bagi pemilik kendaraan yang ingin mempertahankan kondisi eksterior tetap prima dalam penggunaan sehari-hari.
Selama penyelenggaraan GIIAS 2026, JKIND juga menyiapkan berbagai program promosi, konsultasi mengenai pemasangan kaca film maupun PPF, hingga demonstrasi langsung mengenai kemampuan produk-produk yang dipamerkan. Konsep booth dibuat lebih modern dan edukatif agar pengunjung dapat memahami manfaat setiap teknologi perlindungan kendaraan yang ditawarkan.
Dengan pengalaman seperempat abad di industri kaca film otomotif dan pelindung bodi kendaraan, JKIND menegaskan langkahnya untuk terus menghadirkan inovasi sekaligus memperluas jaringan layanan di Indonesia. Kehadiran di GIIAS 2026 menjadi penanda bahwa perusahaan ingin terus menjadi pilihan konsumen yang mengutamakan perlindungan kendaraan dalam jangka panjang.






