iklan jual beli mobil

Fitur ADAS di Mobil Modern Makin Dicari, Astra Peugeot Ungkap Cara Kerja yang Bikin Berkendara Lebih Tenang

Fitur ADAS di Mobil Modern Makin Dicari, Astra Peugeot Jelaskan Fungsi dan Cara Kerjanya
OTOJATIM - Teknologi keselamatan kini menjadi salah satu pertimbangan utama saat masyarakat memilih mobil baru. Konsumen tidak lagi hanya melihat desain atau performa mesin, tetapi juga fitur yang mampu membantu pengemudi mengurangi risiko kecelakaan di berbagai kondisi jalan. Salah satu teknologi yang semakin banyak digunakan adalah Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), termasuk pada jajaran SUV premium Peugeot yang dipasarkan Astra Peugeot. 
Teknologi ADAS pada Peugeot SUV memanfaatkan kamera dan sensor untuk membantu pengemudi mendeteksi potensi bahaya selama perjalanan.
"Teknologi ADAS di mobil keluaran terbaru pada umumnya memiliki beberapa fitur seperti Adaptive Cruise Control (ACC), Automatic Emergency Braking (AEB), Lane Departure Warning (LDW), Lane Keeping Assist (LKA), Traffic Sign Recognition hingga Blind Spot Monitoring (BSM). Beberapa fitur tersebut sudah hadir pada jajaran Peugeot SUV seperti 5008, 3008, dan 2008 yang telah dipasarkan di Indonesia sejak beberapa tahun lalu," ujar Head of After Sales Astra Peugeot, Rafii Sinurat. 

ADAS merupakan sistem bantuan berkendara yang memanfaatkan kamera, radar, sensor ultrasonik, serta komputer kendaraan untuk memantau kondisi di sekitar mobil secara real time. Sistem tersebut dirancang membantu pengemudi mengambil keputusan lebih cepat ketika muncul potensi bahaya di jalan. Teknologi ini kini banyak diaplikasikan pada kendaraan bermesin konvensional, hybrid, hingga mobil listrik. 

Setiap fitur di dalam ADAS memiliki fungsi berbeda. Adaptive Cruise Control (ACC) membantu menjaga kecepatan kendaraan sekaligus mengatur jarak aman dengan mobil di depan secara otomatis. Fitur tersebut sangat membantu saat melintasi jalan tol dalam perjalanan jarak jauh. 

Automatic Emergency Braking (AEB) akan melakukan pengereman otomatis ketika sistem mendeteksi potensi tabrakan dan pengemudi belum memberikan respons. Sementara Lane Departure Warning (LDW) memberi peringatan ketika kendaraan keluar jalur tanpa menyalakan lampu sein. Lane Keeping Assist (LKA) kemudian membantu mengoreksi arah kemudi agar mobil kembali berada di jalur yang benar. 

ADAS juga dilengkapi Blind Spot Monitoring (BSM) yang mampu mendeteksi kendaraan di area titik buta spion. Ada pula Traffic Sign Recognition yang bekerja membaca rambu lalu lintas melalui kamera, termasuk batas kecepatan dan berbagai tanda larangan di jalan. 

"Seluruh fungsi ADAS sangat mengandalkan sensor dan kamera untuk membaca kondisi sekitar kendaraan. Data tersebut kemudian dianalisis komputer kendaraan untuk memberikan peringatan ataupun tindakan otomatis jika diperlukan. Karena itulah teknologi ADAS yang telah diaplikasikan pada Peugeot SUV menjadi salah satu fitur penting pada kendaraan modern saat ini," tambah Rafii. 

Meski memiliki kemampuan membantu pengemudi, ADAS bukan sistem autopilot. Pengemudi tetap wajib fokus mengendalikan kendaraan selama perjalanan. Pada kondisi tertentu, seperti marka jalan yang kurang jelas, hujan deras, atau lalu lintas sangat padat, kemampuan sistem dapat mengalami keterbatasan. 

Secara umum, ADAS dinilai mampu membantu mengurangi kelelahan saat berkendara, terutama dalam perjalanan jauh maupun ketika menghadapi kemacetan. Teknologi tersebut juga berpotensi meminimalkan human error yang menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas. Astra Peugeot mengimbau konsumen melakukan pemeriksaan kendaraan secara berkala di bengkel resmi agar seluruh sensor dan fitur ADAS tetap bekerja optimal.
LihatTutupKomentar

Demi Menarik Pembeli, Yamaha Luncurkan 12 Aksesoris Original All New Vixion

Berikut beberapa aksesoris All New Vixion Jakarta, Otojatim.com – Yamaha secara resmi meluncurkan 11 aksesoris All New Vixion dan All ...

close
harga yamaha nmax turbo