iklan jual beli mobil

Azimut Group Resmikan Showroom KIA di Surabaya Barat. Jemursari dan Malang Siap Menyusul

KIA Buka Showroom Pertama di Surabaya, Carens EV dan Model Baru Siap Meluncur
OTOJATIM - Kehadiran merek mobil Korea Selatan di Surabaya makin ramai. Setelah lama bermain lewat jaringan diler, kini bisnis KIA di Indonesia resmi dikendalikan langsung prinsipal asal Korea Selatan melalui PT KIA Sales Indonesia. Langkah itu langsung ditandai dengan pembukaan showroom perdana di Surabaya yang berada di Spazio Tower, Surabaya Barat, Senin (11/5/2026).
KIA Sales Indonesia resmi membuka showroom pertamanya di Surabaya dan menyiapkan ekspansi jaringan serta model baru untuk pasar Indonesia.
“Perluasan jaringan ini untuk memperkuat komitmen jangka panjang kami untuk tumbuh dan berkontribusi secara berkelanjutan di Indonesia,” ujar Presiden Direktur PT KIA Sales Indonesia, Jong Sung Park.

Showroom tersebut menjadi pintu awal KIA untuk memperbesar pasar Jawa Timur. Indonesia disebut menjadi salah satu wilayah penting bagi pertumbuhan KIA di Asia Tenggara. Karena itu, perusahaan mulai memperkuat jaringan sekaligus meningkatkan layanan untuk konsumen.

Menurut Jong Sung Park, kehadiran showroom di Surabaya dibuat agar merek KIA semakin dekat dengan pasar nasional. KIA juga ingin membangun kepercayaan konsumen lewat layanan yang lebih terintegrasi.

“Kami ingin lebih dekat dengan konsumen melalui layanan yang terintegrasi dan adaptif terhadap kebutuhan pasar Indonesia,” katanya.

Langkah KIA kali ini terasa berbeda. Sejak awal 2026, pengelolaan bisnis di Indonesia langsung berada di bawah kendali prinsipal Korea Selatan. Perubahan itu membuat arah pengembangan produk, jaringan penjualan, hingga layanan purnajual mulai dibenahi ulang.

Presiden Direktur KIA Azimut Group, Rudy Surjanto mengatakan showroom di Spazio Tower memiliki luas 199 meter persegi. Area itu mampu menampilkan tiga unit mobil display sekaligus menyediakan kendaraan test drive bagi calon konsumen.

“Showroom di sini masih melayani penjualan, dan kami juga memiliki layanan mobil dealing home untuk mendukung aktivitas sales jemput bola ke konsumen,” ujar Rudy.

KIA juga sedang menyiapkan diler 3S berkonsep 2.0 di kawasan Jalan Raya Jemursari, Surabaya. Fasilitas tersebut nantinya melayani penjualan, servis, dan penyediaan suku cadang dalam satu lokasi. Operasionalnya ditargetkan dimulai pada Desember 2026.

“Nantinya diler itu akan melayani penjualan, servis, dan spare part secara lengkap,” katanya.

Ke depan, layanan servis dan spare part juga berpotensi melayani mobil-mobil KIA lama yang sudah beredar di Indonesia. Hal itu disiapkan seiring penguatan rantai logistik dan penyediaan suku cadang.
Showroom pertama KIA Sales Indonesia di Spazio Tower Surabaya Barat
“Ketika jaringan 3S sudah berjalan penuh, bukan tidak mungkin kami juga melayani kendaraan existing karena KIA memiliki komitmen kuat terhadap konsumen serta investasi pada rantai logistik dan suku cadang,” jelas Rudy.

Ekspansi KIA di Jawa Timur juga belum berhenti di Surabaya. Tahun ini, perusahaan membidik Malang sebagai wilayah berikutnya untuk pengembangan jaringan penjualan. Jika pasar terus bertumbuh, kota-kota lain di Jawa Timur juga masuk radar pengembangan.

Rudy menyebut optimisme itu muncul karena pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dinilai lebih tinggi dibandingkan nasional pada kuartal I/2026. Kondisi tersebut dianggap memberi sinyal positif bagi industri otomotif.

“Ini menambah kepercayaan bahwa market Jawa Timur tumbuh positif dan memiliki potensi besar untuk pengembangan bisnis otomotif,” ujarnya.

KIA juga mulai menyiapkan line-up baru untuk pasar Indonesia. Model yang disiapkan mencakup kendaraan mesin bensin hingga mobil listrik berbasis battery electric vehicle (EV).

“Kami akan memiliki line-up yang semakin lengkap, baik model global maupun model yang dikembangkan khusus untuk pasar Indonesia,” kata Rudy.

Salah satu model yang segera hadir ialah Carens EV dengan tingkat kandungan dalam negeri di atas 70 persen. Selain itu, KIA juga menyiapkan Carens transmisi manual untuk pasar nasional.

Head of Sales PT KIA Sales Indonesia, Tommy Handoko mengatakan periode 2026 hingga 2027 menjadi fase penting untuk pengembangan bisnis KIA di Indonesia. Perusahaan sedang menyusun ulang line-up produk agar lebih sesuai dengan karakter konsumen lokal.

“Kami sedang menyusun ulang line-up produk dengan menghadirkan beberapa model baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar,” katanya.

Bahkan pada 2027 mendatang, KIA menargetkan menghadirkan model lokal Indonesia yang dirancang mengikuti karakter pasar domestik. Langkah itu diharapkan memperbesar peluang KIA bersaing di pasar otomotif nasional, termasuk Jawa Timur yang kini menjadi salah satu wilayah incaran utama.
LihatTutupKomentar

Modifikasi Ringan Suzuki GSX-S150 Versi Street Touring

Modifikasi kecil kecilan GSX-S150  Surabaya, Otojatim.com – Sejak diperkenalkan November 2016 di Indonesia Motor Show 2016 (IMOS), ke...

close
harga yamaha nmax turbo