-->
close
Sepeda Jakarta-Surabaya

Seri Terakhir Formula E; Balapan Perpisahan Jani dan Massa

MFE


 Otojatim- Dua balapan terakhir Formula E Yang dihelat di Berlin, Jerman pada Agustus (12-13/8) menjadi dua balapan terakhir bagi Neel Jani.Pebalap asal Swiss ini resmi mundur dari Porsche setelah Pascal Wehrlein masuk ke tim asal Jerman itu. Wehrlein sendiri merupakan tester Ferrari F1 sejak 2019 dan pernah membalap di Manor bersama Rio Haryanto/Esteban Ocon pada 2016 dan Sauber di 2017. Ia juga menjadi pebalap Mahindra pada musim 2018-2019 dan 2019-2020. Selain itu, Felipe Massa juga mengakhiri balapan dengan Venturi sebagai tanda pensiunnya pebalap Brasil ini sejak membalap di musim 2018-2019, sama dengan Wehrlein saat debut bersama Mahindra.

Pada dua balapan ini, pebalap Mitch Evans yang membela Jaguar harus berlaga di ajang WEC sehingga dirinya digantikan Tom Blomqvist. Tom bukanlah nama asing karena dirinya pernah satu tim bersama Sean Gelael di F3 Eropa bersama tim Carlin KFC sekaligus meraih posisi kedua klasemen pebalap. 

Di balapan kelima, Oliver Rowland yang merupakan rekan setim Evans/Tom meraih kemenangan setelah mengalahkan Robin Frijns dari Virgin dan pebalap tuan rumah, Rene Rast dari Audi. Pada balapan terakhir, tim tuan rumah Mercedes mengantarkan Stoffel Vandoorne dan Nick De Vries ke puncak podium setelah melengserkan Sebastian Buemi dari E Dams Nissan.

Sebastien Buemi mengaku kegagalannya dalam memenangkan E-Prix Berlin Race 6 tadi malam berasal dari settingan mobilnya. Buemi sempat berada di posisi kedua di awal balapan namun disalip Nyck de Vries di menit-menit akhir. Ketika ditanya apa penyebabnya, Buemi mengaku masalah settingan mobil membuatnya sedikit lebih lambat.

"Aku menyadari di awal bahwa kami tidak cukup kencang. Kami tidak bicara mengenai perbedaan yang besar, tapi sekitar 0.1-0.15 detik per lap. Aku hanya sedikit terlalu lambat." ujar Buemi dikutip dari Autosport. "Kami mencoba set-up berbeda dibandingkan beberapa hari yang lalu dan kupikir kami membuat performa mobil sedikit lebih buruk." Buemi juga mengaku kesulitan mengira-ngira performa bannya dalam balapan yang berlangsung 36 lap itu. "Kami juga mencoba (memikirkan ban) dan sayangnya tidak terlalu berhasil." Buemi juga kecewa dengan hasil kualifikasinya. Ia harus puas start kedua setelah kalah 0.059 detik dari Stoffel Vandoorne.

Pada akhirnya di perolehan akhir klasemen pebalap, Antonio Felix Da Costa dari Techeetah meraih 158 poin atau menjadi jawara musim 2019/20 disusul Stoffel Vandoorne dengan 87 poin dan rekan satu tim Da Costa, Jean Eric Vergne meraih 86 poin. Pada klasemen konstruktor, DS Techeetah menjadi jawara dengan 244 poin disusul Nissan E Dams dengan 167 poin dan Mercedes dengan 147 poin bertengger di posisi ketiga. (BER)

LihatTutupKomentar