-->
close
Sepeda Jakarta-Surabaya

Asian Le Mans: Kondisi Kurang Sempurna Tetap Jalan Terus

Adinata Pramadya


Otojatim (Jakarta)- Seri Asian Le Mans kembali bergulir di tahun 2020 dengan menyisakan
Sepang (Malaysia) dan Buriram (Thaland) sebagai dua seri terakhir di musim 2019-2020. Balapan
di Sepang pada 15 Februari mungkin berdekatan dengan hari Valentine tapi balapan ini memberikan beberapa hal tidak mengenakkan di dalamnya yang membuat balapan menjadi sedikit berkurang pesertanya.

Akibat dari Virus Corona yang menyebar di kawasan Cina, beberapa tim seperti FIST Team AAI dan Astro Veloceyang berasal dari negeri tirai bambu gagal bertanding. Sementara beberapa tim besar seperti ARC Bratislava dan RLR M Sport juga gagal tanding akibat keperluan keluarga bagi pendiri tim ARC, Miro Koropka dan kerusakan pada kendaraan saat bertempur di seri Australia pada bulan Januari lalu
bagi tim M Sport. Alhasil, Dengan ini, kelas LMP2 Am tinggal menyisakan tim Rick Ware Racing asal Amerika Serikat. Rick Ware Racing hanya perlu hadir di dua seri berikutnya, yakni 4 Hours of Sepang di Malaysia dan 4 Hours of Buriram di Thailand untuk mengamankan satu tempat di ajang Le Mans 24 Jam edisi 2020.

Ronde ketiga Asian Le Mans Series berlangsung di sirkuit Sepang, Malaysia pada gelaran 4 Hours of Sepang. Ronde kali ini menjadi pertama kalinya balapan Asian Le Mans Series diselenggarakan pada malam hari. Start sempat tertunda akibat badai petir yang melanda Sepang. Di kelas LMP2, setelah mobil Eurasia Motorsport no. 36 (Nick Foster, Roberto Merhi, Aidan Read) dijatuhi hukuman penalti tambahan waktu 36 detik akibat tidak sempat memperbaiki lampu belakang mobil mereka jelang finish, kemenangan menjadi milik Thunderhead Carlin Racing no. 45 (Jack Manchester, Harry Tincknell, Ben Barnicoat) yang finish di belakang mereka. Posisi kedua otomatis menjadi milik Eurasia no. 36, sedangkan posisi ketiga menjadi milik G-Drive Racing with Algarve no. 26 (Roman Rusinov, James French, Leonard Hoogenboom). 

Di kelas LMP2 Am, karena dua dari tiga peserta kelas ini undur diri dari kejuaraan, kemenangan otomatis menjadi milik Rick Ware Racing no. 52 (Cody Ware dan Gustaf Grinbergas). Kemenangan kelas LMP3 menjadi milik Graff Racing no. 9 (David Droux, Eric Trouillet, Sebastien Page), mengungguli Nielsen Racing no. 2 (Colin Noble dan Anthony Wells) dan Inter Europol Competition no. 13 (Martin Hippe dan Nigel Moore). Di kelas GT, satu-satunya perwakilan Lamborghini di kejuaraaan ini, Team JLOC no. 88 (Yuya Motojima, Yusaku Shibata, Takashi Kogure) merebut kemenangan dari HubAuto Corsa no. 27 (Morris Chen, Marcos Gomes, Davide Rigon) setelah HubAuto ditimpa penalti drive-through jelang finish akibat melanggar batas kecepatan prosedur FCY. Podium kelas GT dilengkapi oleh Spirit of Race no. 51 (Oswaldo Negri Jr., Alessandro Pier Guidi, Francesco Piovanetti). Tirai kejuaraan Asian Le Mans Championship akan ditutup pada ronde berikutnya di 4 Hours of Buriram, Thailand. Di kelas LMP2, tinggal G-Drive, Thunderhead Carlin dan Eurasia no. 36 yang dapat merebut tiket ke Le Mans 24 Jam. Rick Ware Racing hanya perlu hadir untuk menerima tiket kelas LMP2 Am.Tiket dari kelas LMP3 akan diperebutkan oleh Inter Europol no. 13, Nielsen Racing no. 2 dan Graff. JLOC harus menahan gempuran Car Guy Racing, HubAuto Corsa dan Spirit of Race di kelas GT.

Adinata Pramadya

Sementara, hal kurang mengenakan terjadi pada tim T2 Motorsport di seri Sepang ini. Ferrari 488 GT3 yang dikendarai oleh David Tjiptobiantoro, Rio Haryanto dan Christian Colombo memulai lomba dari posisi ke-5 dan mengakhiri lomba di posisi ke-4 di kelas GT. Pada awal balapan, David memulai lomba untuk T2 Motorsports. Karena kondisi lintasan yang basah akibat hujan, David sempat tergelincir dari lintasan. Untungnya, David dapat kembali ke lintasan tanpa halangan sebelum menyerahkan kendali mobil pada Christian. Saat hari sudah menjelang malam,  Christian perlahan mencoba memperbaiki posisi, dan setelah datangnya beberapa Full Course Yellow sukses merebut posisi ke-3 di kelas GT sebelum menyerahkan mobil kepada Rio.Rio mencoba mempertahankan posisi ke-3 selama gilirannya, namun setelah pit stop terakhir untuk isi bensin dirinya turun ke posisi ke-5. Seiring dengan tersingkirnya D'Station Racing AMR yang berada di depannya, Rio otomatis naik ke posisi ke-4, namun tidak dapat mengejar Alessandro Pier Guidi yang terpaut lebih dari 2 menit di depannya hingga akhir lomba.

LihatTutupKomentar