Cari Alamat dan Telepon Dealer:

Blancpain GT Asia: Kemenangan Bagi Pengguna Mobil Jerman

SRO


Otojatim (Shanghai)- Berakhir sudah gelaran akbar Blancpain GT Asia 2019. Kejuaraan balap GT yang merupakan rebranding dari GT Asia Series ini melahirkan jawara untuk musim ketiganya setelah digelar perdana pada 2017 silam. Adalah tim Solite Indigo Racing yang beranggotakan MG Choi dan Manuel Metzger menjadi jawara musim ini untuk kelas GT3 Silver Cup dan BMW Team Studie untuk kelas GT4 dengan beranggotakan Sunako Juukucho dan Takayuki Kinoshita. Baik tim Indigo dan tim Studie menggunakan mobil Jerman karena tim Indigo menggunakan Mercedes AMG GT3 sedangkan BMW M4 GT4 digunakan oleh tim Studie.

Seri terakhir di Shanghai, Cina pada 28-29 September lalu merupakan seri dimana pemakai mobil Jerman menjadi jawara. Di balapan pertama, Absolute Racing Audi yang beranggotakan Martin Rump dan Weiron Tan menjadi jawara di kelas Silver setelah mengandaskan Yuya Sakamoto dan Marcos Gomes dari Hub Auto Corsa sementara Philip Hamprecht dan Tanart Sathienthirakul dari Absolute Racing Porsche finish ketiga. Di kelas Pro Am dimenangi Panther AAS Motorsport dengan Alexander Imperatori dan Vutthikorn Inthraphuvasak sebagai pebalapnya. Bendera merah putih berkibar di negeri tirai bambu setelah Ringo Chong dan Setiawan Santoso berhasil menjadi jawara di kelas GT4.

Di balapan kedua, tim tuan rumah Absolute Racing Porsche menjadi jawara kelas Silver setelah dua pebalap mereka Leo Ye dan Bo Yuan mengalahkan Craft Bamboo Racing dengan Jeffrey Lee dan Alessio Picariello yang menggunakan Mercedes sekaligus menjadi jawara kelas Pro Am. Imperatori dan Intraphuvasak dari Panther AAS Motorsport finish ketiga di belakang tim Craft Bamboo. Baik di balapan pertama dan kedua, tim Phantom Pro yang beranggotakan dua pebalap kandang Chris On Chia dan Wei Lu tak tergoyahkan sekaligus menguasai dua balapan. Adapun, BMW Team Studie dengan Sunako Jukucho berhasil merayakan kemenangan kelas GT4 di balapan kedua ini.

Dengan ini, MG Choi menjadi jawara Asia dengan 159 poin disusul Vutthikorn Inthraphuvasak dengan 141 poin. Choi yang merupakan pebalap Korea-Belanda ini meraih angka 203 poin di kelas Silver setelah mengandaskan  Philip Hamprecht dan  Tanart Sathienthirakul yang mengumpulkan 189 poin. Vutthikorn Inthraphuvasak menjadi jawara kelas Pro Am dengan 204 poin disusul Alexander Imperatori dengan 171 poin.

Sementara, Sunako Jukucho meraih juara Asia di kelas GT4 dengan 249 poin disusul Takayuki Kinoshita dengan 233 poin. Perolehan impresif diraih Setiawan Santoso dengan meraih posisi ketiga atau mengumpulkan 180 poin di klasemen pebalap. Tim T2 Motorsport yang beranggotakan Rio Haryanto, David Tjiptobiantoro dan Gregory Teo hanya mampu meraih posisi ke-16 di balapan pertama dan ke-8 di balapan kedua. Untuk klasemen pebalap, Rio mengumpulkan 62 poin atau posisi ke-12 kelas Pro Am sementara David mengumpulkan 57 poin atau posisi ke-15 kelas Pro Am sedangkan Gregory hanya mengumpulkan 5 poin atau berada di posisi ke-28.
Share on Google Plus

About Berto Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Iklan Sticky