Cari Alamat dan Telepon Dealer:

Parjo Movement: Lebih Besar Dan Lebih Jadul

pasar jongkok
Parjo

Otojatim (Jakarta)- Meski keadaan belum kondusif akibat demonstrasi bertubi-tubi di Gedung DPR, Parjo Movement tak gentar membawa berbagai macam hiburan otomotif yang diadakan di Parkir Timur Senayan pada 27-29 September.

“Sebenarnya tidak ada beda antara Parjo yang di TMII dengan yang diselenggarakan di GBK saat ini, hanya untuk yang saat ini, karena kita berkolaborasi, maka menggunakan istilah Movement di belakang kata Parjo," ungkap Gusno, selaku pihak penyelenggara Pasar Jongkok otomotif.

Acara ini bisa dibilang Parjo seri Jakarta dengan wilayah lebih luas jika dibandingkan dengan Parjo di Purna Bakti Pertiwi, TMII pada Juli lalu.

Baca: Parjo Kedelapan: Semakin Bergaya Dengan Industri Kreatif 

Acara Parjo Movement ini dibanderol harga Rp 35 ribu dan bagi anak-anak dibawah 5 tahun sekaligus lansia panitia menggratiskan mereka untuk masuk ke acara. Berbeda dengan acara di TMII, acara Parjo Movement lebih besar dengan banyaknya mobil klasik yang dijual maupun dipajang di Parkir Timur Senayan.

Suasana jaman dahulu (jadul) merupakan kata kunci untuk Parjo Movement tahun ini dengan menghadirkan Bandung Vintage Market yang merupakan surga bagi pecinta barang klasik. Bagi pecinta kustom culture, Parjo Movement juga menghadirkan artworker show sebagai bagian dari karya seni "nakal" ala budaya custom dari seni grafiti oleh Garduhouse.

Baca: Parjo 2019: Lebih Ramah Pengunjung Dan Lebih Suci 

Beberapa konten menarik lainnya adalah  Distinguished Gentlemans Ride (DGR) yang akan mendatangkan sekitar 2.000 biker pada 29 September untuk menggalang dana bagi penderita kanker prostat yang akan memulai start di Blok S sampai ke acara Parjo di Parkir Timur Senayan.

Tidak hanya itu, pentingnya kesehatan akan dilakukan di ajang wawancara dengan  tim dokter RSCM Jakarta yang turut didukung komunitas AM PM Jakarta dan komunitas Sekepal Aspal yang dinaungi oleh Parjo saat acara  Distinguished Gentlemans Ride (DGR)  nanti.

“Jadi event ini bisa jadi ajang berkumpulnya komunitas sambil melihat pameran, kontes dan transaksi jual beli kendaraan maupun spare parts,” tutup Agus Gusno selaku penyelenggara. Untuk hiburan, penyelenggara menyiapkan beberapa band seperti Gugun Blues Shelter, OM PMR, Tehe Riot Club, Diskopantera, dan Rocket Rockers.
Share on Google Plus

About Berto Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Iklan Sticky