Cari Alamat dan Telepon Dealer:

Motorbaik 2019: Misi Selebritis Untuk Bangkitkan Pariwisata Perbatasan

motorbaik indonesia
Motorbaik Indonesia

Otojatim (Jakarta) - Motorbike adalah bahasa Inggris untuk sepeda motor. Nah, bagaimana kalau ejaannya saja yang ditulis? Akan menjadi "mōdərˌbīk" atau motorbaik. Nah, Motorbaik adalah sebuah wadah artis yang senang dengan dunia bermotor.

Mereka bukan komunitas semata karena mereka  mendirikan kelompok ini untuk turing keliling Indonesia. Misi mereka adalah memperkenalkan pariwisata ke mata dunia melalui turing motor panjang menuju daerah terpencil. Tidak hanya itu, mereka melakukan misi manusiawi yakni memperbaiki pendidikan di daerah terpencil.

"Tujuannya terbentuk Motorbaik sendiri untuk saling berbagi dan menularkan virus berkendara yang baik terutama pengguna motor. Kebetulan saat ini memang isinya public figure dari beberapa artis yang memang memiliki hobi sama berkendara motor," ucap Ananda Omesh selaku pendiri Motorbaik.

Nah, Motorbaik sendiri sudah melancong ke berbagai daerah sejak 2016 dan pada 2019 mereka akan mengarungi daerah wisata di  Nusa Tenggara Timur (NTT), dari Labuan Bajo menuju Atambua, dengan jarak tempuh sekitar 1.000 km sejak 28 September hingga 5 Oktober 2019.

Ada beberapa artis yang berkumpul untuk Motorbaik 2019 seperti Omesh, Imam Darto, Tora Sudiro, David John Scaap, Denny Chasmala, Erix Soekamti, Ferry Maryadi, Eddi Brokoli, Isa Bajaj, Surya Insomnia, Alit Shitlicious Susanto, plus satu figur publik wanita Prisia Nasution.

“Kebetulan kami juga didukung oleh beberapa merek motor. Jadi alhamdulillah semuanya mau menyokong acara ini karena memang untuk kebaikan,” kata Omesh dalam konferensi pers pada Selasa (24/9/2019) di Jakarta. Beberapa motor yang akan dipakai beberapa diantaranya adalah motor BMW G 310, Kawasaki W 175, Royal Enfield Himalaya dan Interceptor, Kawasaki KLX 230, sampai Honda Rebel, CRF dan CBR 150 R.

"Namanya MotorBaik, jadi kami harus menjadi sosok yang baik dalam bermotor. Surat-surat kami sudah selalu siap," kata Imam Darto selaku artis yang terlibat. Mereka akan turing dengan kecepatan yang aman sembari membawa misi kemanusiaan sepanjang NTT sekaligus misi pariwisata di dalamnya selama 8 hari perjalanan.

"Kita lebih ke pergerakan sosial, sebuah gerakan bermotor yang baik kita berupaya menularkan cara berkendara yang baik pada setiap orang. Kami juga membuat film safety riding yang kami kemas secara seru, film itu bisa digunakan bahan edukasi bagi masyarakat," tutup Omesh
Share on Google Plus

About Berto Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Iklan Sticky