Cari Alamat dan Telepon Dealer:

Motogp Belanda: Sirkuit Licin Bukan Untuk Dominator

Yamaha Racing

Otojatim (Amsterdam)- Kalender balap akhir Juni lalu (30/6) memang memberikan tontonan seru, baik untuk F1 atau Motogp. Kedua balapan tidak dimenangkan oleh dominator yang menghuni dominasi balapan.

Jika Max Verstappen dari Red Bull Honda berhasil menjadi jawara F1 seri Austria dan menjadi jawara perdana diluar tim Mercedes yang dihuni Valterri Bottas dan Lewis Hamilton, maka Maverick Vinales menjadi jawara perdana untuk Yamaha di musim 2019.

Joki bernomor 12 ini seakan berhasil menjadi jawara di sirkuit Assen setelah mengandaskan dominator, Marc Marquez dari Repsol Honda. Karakter sirkuit yang lumayan tricky dan licin akibat aspal baru membuat motor Yamaha menjadi raja di negeri kincir angin. Hal itu juga membuat Fabio Quartarraro dari SIC Yamaha meraih podium ketiga setelah sebelumnya di seri Catalunya joki Italia itu meraih podium kedua.

Nasib sial menimpa Valentino Rossi setelah rekan satu tim Vinales ini kecelakaan karena ditabrak oleh motor Taakaki Nakagami dari Idemitsu Honda. Apes bagi Andrea Dovizioso dan Danillo Petrucci, sirkuit yang kurang memiliki lintasan lurus membuat tim Ducati kedodoran. Sempat, rekan satu tim Fabio di SIC Yamaha, Franco Morbidelli berasil menyalip Petrucci di posisi kelima sementara Dovizioso finish keempat di balapan itu.

Angka 160 poin membuat Marquez bermain aman di puncak klasemen joki. disusul Dovizioso dengan 116 poin dan Petrucci dengan 108 poin. Di klasemen konstruktor, Honda masih terdepan dengan 166 poin disusul Ducati dengan 144 poin dan Yamaha dengan 133 poin. Tak ada waktu untuk istirahat, balapan selanjutnya akan bergulir di Sachenring, Jermanpada 7 Juli 2019. Balapan ini tidak akan diikuti Jorge Lorenzo yang harus menjalani perawatan akibat terjatuh di sesi latihan pertama GP Belanda
Share on Google Plus

About Berto Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Test Drive Almaz