Cari Alamat dan Telepon Dealer:

Blancpain GT Asia Sepang: Balapan Di Dua Kondisi Berbeda Persulit Pebalap Indonesia

Adinata Pramadya

Otojatim (Sepang)- Memang, kami sangat senang sekali bisa kembali hadir di Sepang, Malaysia untuk kedua kalinya setelah menjadi official media untuk GT Asia Festival di bulan Maret lalu. Tapi, kehadiran kami untuk kedua kalinya ini agak berbeda dari biasanya karena pada 6-7 April lalu adalah menjadi official media untuk Blancpain GT Asia World Challenge 2019.

Berbeda dengan GT Asia Festival yang merupakan kejuaraan nasional balap GT dari Cina, maka Asia World Challenge adalah kejuaraan regional dari Stephane Ratel Organization (SRO). Menggunakan nama World Challenge, SRO melakukan berbagai kejuaraan dari level regional sampai dunia dengan nama Blancpain GT Series. Awalnya nama world challenge dipakai di kejuaraan GT Amerika, tapi pada akhirnya SRO menggunakan nama tersebut sebagai nama global untuk kejuaraan regional berbasis sprint race (balap berdurasi pendek sekitar 1 jam). Sementara, SRO juga melakukan kejuaraan interkontinental dengan melibatkan banyak balap ketahanan yang masuk ke ronde Intercontinental GT Challenge.

Tidak seperti GT Asia Festival yang memisahkan kelas GT3 dan GT4, di Blancpain World Challenge keduanya disatukan dalam balap berdurasi 1 jam. Tercatat 25 mobil GT3 dan 5 mobil GT4 ikut serta dalam balapan. Di 2019, Hadir Mclaren 720S GT3 sebagai pemain baru
melalui tim Abbsa. 720S GT3 menggantikan jasa 650S GT3 yang sudah habis masa bermainnya sejak 2018 silam.

Di balapan pertama di hari Sabtu (6/4), tim Craft Bamboo Racing menjadi jawara setelah harus mengarungi balapan dalam kondisi gerimis. Jeffrey Lee dan Alessio Picariello yang bergantian menunggangi Mercedes AMG GT3 tampil solid sepanjang lomba untuk meraih juara overall. Adapun, tim penunggang AMG GT3 lainnya, Solite Indigo Racing meraih posisi kedua dalam balapan tersebut. Dengan jasa MG Choi dan Gabriele Piana, mereka berhasil menjadi juara kelas silver. Sementara tim Hub Auto Corsa meraih posisi ketiga dengan duet Yuya Sakamoto and David Russell. Di kelas GT4, Duet pebalap Jepang Sunako Jukuchou dan Takayuki Kinoshita menjadi jawara kelas dengan tim BMW Team Studie. Mereka mengalahkan para pengguna AMG GT4 yakni tim GTO Racing (Tony Fong dan Brian Lee) serta tim I Race Win (Ringo Chong dan Setiawan Santoso). Dengan Setiawan Santoso, pebalap Indonesia merebut podium kelas GT4 serta Michael Soeryadjaya bersama pebalap Hongkong Francis Tjia meraih podium kedua kelas GT AM dengan Openroad Porsche setelah gagal menghadang Andrew Macpherson dan William Ben Porter dari AMAC Motorsport. Meski beberapa nama beken seperti T2 Motorsport (Rio Haryanto-David Tjiptobiantoro) dan Andrew Haryanto (Hub Autocorsa), mereka gagal meraih podium.

Pada balapan kedua, cuaca sangat mendukung menjadi kunci kemenangan Tanart Sathienthirakul dan  Philip Hamprecht dari Absolute Racing. Duet pengguna Porsche ini berhasil mengalahkan Vutthikorn Inthraphuvasak dan Alex Imperatori dari Phanter/AAS Porsche yang menjadi juara kelas Pro/Am. Adapun  Darryl O’Young dan Christina Nielsen
berhasil membawa tim Craft Bamboo Mercedes menduduki podium ketiga. Kembali lagi tim BMW Team Studie menjadi jawara kelas GT4 setelah mengalahkan tim I Race Win. Selangkah lebih baik dari sebelumnya, kembali Setiawan Santoso meraih podium dan naik posisi dari ketiga menjadi kedua. Hebatnya dalam balapan kedua kelas AM, tim Open Road berhasil menjadi juara sekaligus mengibarkan merah putih melalui Michael Suryajaya dan Andrew Haryanto dari Hub Autocorsa harus puas finish keempat atau ke 21 overall.

Kondisi agak sulit diperoleh tim T2 Motorsport dikarenakan kurangnya adaptasi mobil dari sirkuit Sepang. Hal ini mengakibatkan Rio Haryanto dan David Tjiptobiantoro gagal tampil maksimal sehingga harus finish ke-17 di balapan pertama dan ke-18 di balapan kedua. “Hasil kali ini memang belum memuaskan. Saya bisa maklum karena Rio dan David baru melakukan penyesuaian dengan mobil para Selasa lalu, jadi hasil ini sudah lumayan untuk mereka,” kata Irmawan Poedjoadi, Ketua Tim T2 Motorsports.“Sekarang kami harus lebih berkonsentrasi untuk menghadapi balapan seri kedua di Sirkuit Buriram, Thailand bulan depan,” ujar Irmawan lagi.
Share on Google Plus

About Berto Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Test Drive Almaz