Cari Alamat dan Telepon Dealer:

Asia GT Festival: Ketika Balapan Dipadu Dengan Pameran

Adinata Pramadya

 Otojatim (Kuala Lumpur)- Balapan F1 di Malaysia sudah tidak ada, begitulah yang ada dibenak kami ketika menjadi media resmi balapan Asia GT Festival pada 15-17 Maret lalu di Sepang, Malaysia. Meski sudah dua tahun tanpa gelaran jet darat, penyelenggara ternyata masih punya asa kalau ada pengganti dari balapan kelas dunia ini meski kelasnya adalah regional.

Ya, dahulu Sepang pernah menggelar balapan Super GT Jepang di medio 2000an sampai 2013. Tapi ketika balapan bergengsi negeri matahari terbit ini pindah ke Thailand pada 2014, seketika Sirkuit sepanjang 5,5 km itu seakan meredup kesuksesannya,padahal sudah ada balapan internasional macam GT World Challenge Asia, Asia Le Mans dan Thailand Super Series untuk kategori mobilnya.

Sirkuit yang kian penuh sesak bagaikan pasar ketika balapan Motogp ini kembali hidup di Asia GT Festival karena penyelenggara yakni Motonation memboyong 30 mobil balap terbaik dari GT4 dan GT3 memenuhi lintasan dalam seri perdana balap China GT Championship. Balapan ini layaknya Super GT karena merupakan kejuaraan nasional balap Gran Touring untuk negeri tirai bambu. Dulunya, balapan ini bernama GT Asia Series dan memulai musim perdana di 2010. Karena minimnya peserta, balapan ini kemudian bergabung dengan China GT Championship sekaligus memulai petualangan baru di Sepang sebagai seri pertama di tahun ini sekaligus ekspansi perdana di negeri jiran.

Gelaran ini dibanjiri 30 ribu penonton dan tidak hanya menonton balapan saja, tapi juga menyambangi booth-booth pameran yang berhubungan dengan otomotif dan non otomotif seperti bazzar kuliner dan wahana bermain anak. Soal balapan, ada dua balapan yang dihelat dan dipisah menjadi tiga kelas yakni GT4, GT3 dan GTM. Jika GT4 merupakan balapan individual maka GT3 dan GTC disatukan ke dalam satu balapan layaknya balap ketahanan. Kedua balapan berlangsung dalam 1 jam saja.


Adinata Pramadya

Pada balapan pertama di kelas GT4 dimenangi Alex Fontana dan Chris Chia dari tim Phantom Pro Racing Mercedes sedangkan di balapan kedua di kelas serupa dimenangi rekan satu tim mereka Rainey He dan Sunny Wong.

Sedangkan di kelas para raja, GT3 dimenangi oleh Nick Yelloly dan Junsan Chen dari FIST Team AAI BMW untuk balapan pertama dan di balapan kedua dimenangi Alessio Picariello dan  Jeffrey Lee dari Craft-Bamboo Mercedes. Untuk kelas GTC yang dihuni berbagai mobil balap dari kejuaraan balap satu merek (Lamborghini Supertrofeo dan Porsche Carrera Cup Asia) dimenangi oleh Evan Chen dari Arrows Racing Lamborghini. Evan mendominasi dua balapan yang dihelat di Sepang ini.

Sepang di tahun ini tidak hanya menggelar ajang Motogp saja sebagai kejuaraan dunia tapi juga kejuaraan balap ketahanan motor (FIM-EWC) dan kejuaraan TCR (balap turing) dunia yakni WTCR di bulan Desember. Selain itu juga, Super Gt akan kembali bergulir di 2020 dengan balap malam di Sepang.


Share on Google Plus

About Berto Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Test Drive Almaz