Cari Alamat dan Telepon Dealer:

Persiapan F1 2019: Scuderia Toro Rosso Ubah Formasi, Tak Ubah Wujud Mobil


Scuderia Toro Rosso

Otojatim (Faenza)- Musim lalu, Scuderia Toro Rosso melakukan terobosan dengan menjadi satu-satunya tim yang menggunakan mesin Honda di tahun 2018. Honda meninggalkan nama Mclaren yang gagal bersinar karena berbagai masalah mekanikal sepanjang 2015-2017 silam. Berbekal Pierre Gasly dan Brendon Hartley tidak membuat peformanya sebaik 2014-2017 dengan finish di posisi ketujuh klasemen konstruktor, malah makin buruk dengan finish kesembilan di klasemen akhir.

Tim yang pernah membuat nama Sebastian Vettel memenangi lomba di Italia pada 2008 sekaligus meraih posisi keenam konstruktor terbaik (keenam di klasemen akhir) ini kembali menggunakan mesin Honda dan meluncurkan mobil bernama STR14 pada 11 Februari di Faenza, Italia.

Meski nampak sama seperti STR13, tapi logo tim dan sponsor menggunakan warna perak menggantikan warna merah dan putih. Untuk susunan pebalap, mereka kembali menggunakan nama Daniel Kvyat yang pernah balapan di musim 2014,2016-2017 dengan Alexander Albon sebagai pebalap baru. "Target kami adalah terus membuat kemajuan untuk berkompetisi di level yang setinggi mungkin. Musim dingin ini kami telah bekerja secara intensif, melakukan perubahan kecil pada struktur organisasi yang diharapkan bisa memuluskan kami dalam memecahkan masalah yang kami alami sebelum-sebelumnya," ucap team principal Toro Rosso, Franz Tost via motorsport.

Albon sendiri merasa senang bisa membalap di F1. Ia adalah pebalap kedua dari Asia Tenggara yang membalap di balapan berjuluk Jet Darat itu setelah Rio Haryanto dari Indonesia di 2016 bersama Manor Racing. "Ini perasaan yang luar biasa untuk mengetahui bahwa saya berada di Formula 1 tahun depan," kata pebalap yang lahir di Inggris itu usai pengumuman resmi Toro Rosso. Ia mematahkan rumor keikutsertaan di Formula E 2018-2019 dengan Nissan. "Sepanjang karier single seater saya, saya mengalami beberapa pasang surut. "Saya dijatuhkan oleh Red Bull pada tahun 2012, jadi sejak saat itu saya tahu jalan saya menuju Formula 1 akan jauh lebih sulit." tambah pebalap Thailand itu. Sejak kecil, pebalap blasteran Thailand- Inggris ini

"Alexander memiliki musim Formula 2 yang mengesankan pada 2018. Ia memenangkan empat balapan dan menyelesaikan kejuaraan ketiga," kata Tost. Scuderia Toro Rosso sangat menantikan 2019, seperti Daniil dan Alex kami memiliki dua pebalap muda yang kuat dan kompetitif." ungkap Franz Tost selaku bos tim.  Pada musim lalu, Albon meraih posisi ketiga di Formula 2 dengan raihan 212 poin. Sementara Kvyat merupakan pebalap Rusia satu satunya di musim 2019 yang turun di F1 setelah Sergey Sirotkin tidak memperpanjang kontrak bersama Williams.

Share on Google Plus

About Adinata Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Imlek Hyundai